
Tanpa menghiraukan ucapan Ha Ru, Won langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan terlihat jelas dari raut wajahnya Won kalau dia sangat marah dengan Ha Ru. Ha Ru pun tidak berani mengatakan apa pun karena dia tau bahwa dia telah melakukan kesalahan.
Sesampainya dirumah, Won langsung menyeret Ha Ru untuk masuk kedalam rumah. Ha Ru yang kesakitan beberapa kali meronta-ronta meminta untuk dilepaskan tapi Won sama sekali tidak peduli. Won membuka kamar dan melemparkan tubuh Ha Ru dia atas kasur.
"Coba jelaskan apa maksud dari tanda yang ada ditubuhmu?" tanya Won dengan marah sambil memegang wajah Ha Ru sehingga mata mereka saling bertemu.
"Apa kamu berselingkuh dari ku? JAWAB!!! " teriak Won kepada Ha Ru dengan posisi yang sama.
Seketika Ha Ru merasa ketakutan karena mata Won yang berubah. Mata Won berubah seolah-olah dia akan membunuh Ha Ru. Tubuh Ha Ru bergetar dengan hebat karena merasa ketakutan dan bibir nya bungkam tanpa sepatah kata pun.
"Kenapa kamu diam saja? Siapa laki-laki brengsek itu?" tanya Won yang semakin marah.
Won pun mencekik leher Ha Ru dan meminta Ha Ru untuk menjawab semua pertanyaan nya tapi Ha Ru yang bahkan bernafas pun sulit tidak bisa menjawab pertanyaan Won.
Saat Won melepaskan cekik an dari leher Ha Ru, Ha Ru mencoba untuk bernafas karena dia merasa dia akan mati. Won melepas sabuk yang ada dipinggang nya.
"Apa yang akan kamu lakukan?" tanya Ha Ru ketika melihat Won melepaskan sabuknya.
"Aku akan menjawab pertanyaan mu tolong letaknya sabuk itu" pinta Ha Ru sambil mencoba menjauh dari Won.
"Kalau begitu cepat jawab pertanyaan ku" perintah Won kepada Ha Ru.
"Dia adalah Young Min dan kami melakukannya kemarin saat aku tidak pulang kerumah" jawab Ha Ru dengan jujur.
"Aku minta maaf padamu dan aku benar-benar menyesal" tambah Ha Ru.
Won yang mendengar hal itu tambah marah dan dia memukuli Ha Ru sampai Ha Ru memohon ampun pada Won.
Ha Ru yang terkejut dengan perubahan Won, merasa tidak mengenal Won lagi dan merasa takut.
"Tolong hentikan.... Aku mohon..." pinta Ha Ru kepada Won tapi Won tidak berhenti melampiaskan amarah nya kepada Ha Ru.
"Apa kamu tidak tau bagaimana pengorbanan ku? tapi kamu malah berselingkuh dengan polisi sialan itu" ucap Won yang kemudian menendang perut Ha Ru.
"Jangan perut ku, aku sedang hamil anak mu" ucap Ha Ru ketika Won akan menendang perutnya lagi.
Mendengar hal itu Won langsung berhenti memukuli Ha Ru.
"Apa yang kamu katakan?" tanya Won kepada Ha Ru.
"Aku sedang hamil dan ini adalah anak mu" ucap Ha Ru sekali lagi dengan muka nya yang berdarah-darah.
__ADS_1
"Sial, apa kamu yakin ini anak ku dan bukan anak dari polisi sialan itu?" tanya Won yang tidak percaya dengan perkataan Ha Ru.
"Kalau kamu tidak percaya kita bisa melakukan tes DNA" ucap Ha Ru.
"Baiklah aku akan melakukan nya" jawab Won sambil mendekati Ha Ru dan menyuntikkan obat tidur kepada Ha Ru.
Ha Ru pun tertidur dan Won mulai mengobati luka yang ada di wajah dan tubuh Ha Ru karena perbuatan yang dia lakukan. Selagi dia mengobati Ha Ru, Won juga membelai wajah Ha Ru dan sesekali mencium wajah Ha Ru.
Keesokan harinya Ha Ru meminta ijin untuk tidak masuk karena luka-luka yang berada di tubuh dan wajah nya. Dia tidak ingin orang lain tau apa yang terjadi dengan dia.
"Bagaimana kabar mu hari ini?" tanya Won yang masuk kedalam kamar.
Seketika Ha Ru langsung merasa takut akan kedatangan Won dan menjauh dari Won.
"Jangan takut aku tidak akan menyakiti mu. Asalkan kamu menurut dan tidak mengkhianati ku, aku akan memperlakukan mu seperti dulu lagi" tambah Won sambil membelai rambut Ha Ru.
"Coba kulihat wajah mu" ucap Won lagi sambil melihat luka yang ada di wajah Ha Ru.
Ha Ru masih diam saja dan membiarkan Won mengobati luka nya.
"Katakan lah sesuatu! Kamu membuat ku khawatir" ucap Won setelah mengobati Ha Ru.
"Terima kasih" ucap Ha Ru yang masih trauma dengan kejadian tadi malam.
"Aku akan membuat kan mu sarapan karena kamu tidak berkerja hari ini maka kita akan bersama seharian" jelas Won.
"Kenapa?" tanya Ha Ru spontan karena dia tidak ingin bersama Won.
"Karena aku juga mengambil cuti hari ini" jelas Won kepada Ha Ru lalu pergi meninggalkan Ha Ru.
Mendengar hal itu Ha Ru langsung tertunduk lesu. Dia tak menyangka akan mengahbiskan hari bersama Won.
Sementara itu di kantor polisi Young Min mencari-cari Ha Ru yang tidak kunjung datang.
"Kalau kamu mencari Ha Ru dia tidak masuk hari ini" ucap Jang Man yang dari tadi memperhatikan tingkah Young Min.
"Kenapa? Apa yang terjadi dengan nya? Kenapa dia tidak masuk?" tanya Young Min yang khawatir.
"Aku tidak terlalu tau, dia hanya bilang sedang sakit" jelas Jang Man.
Mendengar hal itu Young Min langsung berdiri dan bergegas pergi tapi sebelum dia pergi jauh Jang Man memanggil Young Min.
__ADS_1
"Kamu mau kemana?" tanya Jang Man kepada Young Min.
"Kerumah Ha Ru" jelas Young Min.
"Kamu tidak bisa pergi, saat ini kita sedang kekurangan orang. Kamu harus mengintrogasi pria rongsok itu" ucap Jang Man.
Mendengar hal itu Young Min pun tidak jadi pergi dan bersiap untuk mengintrogasi pria tersebut. Kali ini pria rongsok itu ditemani oleh pengacara dan juga di amati oleh seorang psikiater.
"Baiklah saya akan mulai. Siapa namamu?" tanya Young Min kepada pria itu.
"Ada bisa menjawab pertanyaan ini" ucap pengacara yang mendampingi pria rongsok itu.
"Hwang Hyun Moo" ucap pria itu.
"Kamu tinggal dimana?" tanya Young Min lagi.
"Aku tinggal di apartemen xxx" ucap Hyun Moo.
"Kenapa kamu pura-pura tidak ingat saat saya bertanya kemarin?" tanya Young Min.
"Saya benar-benar tidak ingat dan saya juga ketakutan jadi saya tidak berani berbicara apa pun" jelas Hyun Moo.
"Apakah anda mengenal gadis ini?" tanya Young Min sambil menunjukkan foto Yu Ri.
"Tidak saya tidak kenal" ucap Hyun Moo berbohong.
"Apa kamu yakin? Lihat baik-baik foto ini?" perintah Young Min yang semakin kesal.
"Aku benar-benar tidak mengenal dia" balas Hyun Moo setelah melihat foto Yu Ri lagi.
Disaat Young Min sedang mencoba untuk membuat Young Min berkata jujur. Ki Bum dan ibu nya tiba di kantor polisi bertemu dengan Man Ho dan masuk ke ruang pengawasan. Disana Ki Bum di suruh memperhatikan Hyun Moo yang sedang di introgasi oleh Young Min.
"Ki Bum, bisakah kamu melihat pria itu? Apakah kamu tau siapa dia?" tanya Man Ho kepada Ki Bum.
"Iya" jawab Ki Bum yang dengan mata tertunduk.
"Apa kah dia yang orang yang menyakiti Yu Ri?" tanya Man Ho sekali lagi.
"iya" jawab Ki Bum.
"Ma, aku ingin keluar dari sini" pinta Ki Bum kepada ibunya.
__ADS_1
Man Ho pun mengantarkan Ki Bum dan ibunya keluar lalu dia masuk kedalam ruang introgasi dan memberitahu Young Min tentang keterangan yang diberikan oleh Ki Bum.