Bloody Scarf

Bloody Scarf
Bab 56 (Flashback Ha Ru dan Young Min)


__ADS_3

Won masih belum melepaskan tangannya dari tubuh Ha Ru dan malah makin erat mencengkram kedua pundak Ha Ru. Beruntung suara tangisan Sae In membuat Ha Ru bisa kabur dari cengkraman Won.


"Aku tidak akan mengijinkan mu bekerja lagi" teriak Won saat Ha Ru berlari kearah Sae In.


Ha Ru menggendong Sae In sambil menangis dia merasa kalau mereka berdua tidak akan aman saat tinggal bersama Won. Akhirnya malam itu Ha Ru memutuskan untuk kabur dari rumah saat Won pergi besok pagi.


Saat mereka tidur, Won memeluk Ha Ru dari belakang dengan penuh kasih sayang.


"Maafkan aku karena menyakiti mu. Aku tidak bermaksud melakukan hal itu" ucap Won sambil mencium punggung Ha Ru.


Bukannya merasa tenang tapi Ha Ru malah semakin takut dengan Won setelah apa yang terjadi.


Keesokan hari nya Ha Ru bersikap seperti biasa agar bisa menyakinkan Won kalau dia baik-baik saja.


"Apa lengan mu masih sakit?" tanya Won yang memeluk Ha Ru dari belakang saat dia sedang menyiapkan jus untuk Won.


"Iya, aku tidak apa-apa" ucap Ha Ru.


"Aku benar-benar minta maaf" balas Won lagi.


"Apa kamu akan pergi hari ini?" tanya Ha Ru mengalihkan pembicaraan.


"Tidak hari ini. Mungkin besok. Ada apa. memangnya?" tanya Won yang masih memeluk Ha Ru.


"Aku hanya ingin meminta ijin untuk keluar. Aku ingin berjalan-jalan dan mengenal tetangga kita siapa tau aku punya teman jadi aku tidak akan bosan" ucap Ha Ru.


"Baiklah. Aku juga akan ikut dengan mu. Aku juga ingin mengenal tetangga kita" jawab Won.


"Baiklah" ucap Ha Ru dengan terpaksa.


Ha Ru yang sebenarnya ingin menghindari Won terpaksa harus pergi bersama Won. Mereka pun pergi berjalan-jalan di sekitar komplek dan saat mereka melewati rumah Ro Ha, Ro Ha yang berada di veranda lantai dua berteriak memanggil Ha Ru yang membuat mereka berhenti.


"Apa kamu kenal dia?" tanya Won kepada Ha Ru.


"Iya, kemarin aku bertemu dengannya dan dia sangat baik kepada ku" balas Ha Ru.


Tak lama kemudian Ro Ha keluar dan memeluk Ha Ru karena dia senang bisa bertemu dengan Ha Ru lagi.


"Oh, ya aap kamu sudah mendapat balasan?" tanya Ro Ha dengan polosnya.


"Balasan apa?" tanya Won.


"Bukan apa-apa" jawab Ha Ru dengan cepat sebelum Ro Ha menjawab.


"Perkenalkan ini pacar ku dan ini adalah tetangga kita bernama Ro Ha" jelas Ha Ru mengalihkan pembicaraan dengan memperkenalkan mereka berdua.

__ADS_1


"Halo, senang bertemu dengan mu" ucap Ro Ha sambil mengulurkan tangannya berkenalan dengan Won.


"Senang bertemu dengan mu. Nama ku Won" jelas Won yang menjabat tangan Ro Ha.


"Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?" tanya Ro Ha yang merasa tidak asing dengan wajah Won.


"Ini pertama kali nya bertemu anda" ucap Won.


"Benarkah? Mungkin hanya perasaanku saja" balas Ro Ha.


"Kalau begitu kami permisi dulu" ucap Won yang merasa jika Ro Ha mengetahui sesuatu tentang dirinya.


Ditempat lain, Young Min masih memikirkan plat nomor itu karena dia yakin kalau dia pernah melihat plat nomor itu.


"Apa yang kamu pikirkan?" tanya Man Ho yang melihat Young Min termenung.


"Aku masih memikirkan plat nomor itu" jawab Young Min.


"Apa kamu yakinn pernah melihat plat nomor itu?" tanya Man Ho lagi.


"Aku yakin sekali. Plat nomor mobil itu terlihat sangat familiar" jelas Young Min yang yakin.


Young Min merasa sangat frustasi karena tidak bisa mengingat hal penting seperti itu.


Sedangkan dirumah Won, Ha Ru juga merasa frustasi karena dia tidak bisa memberitahu Ro Ha tentang rencana nya.


"Baiklah" jawab Ha Ru.


Saat Won sedang mandi tiba-tiba ponsel milik Won berbunyi. Ha Ru yang melihat ponsel itu tampak ragu untuk memberitahu Won. Akhirnya dia mengangkat panggilan yang ada di ponsel Won. Ha Ru hanya diam saja menunggu orang yang menelponnya berbicara.


"Aku sudah bisa menemukan wanita tua yang cocok untuk di jadikan nenek itu. Saya akan segera menjadwalkan operasi nya" jelas orang yang menelpon itu.


Ha Ru yang terkejut dengan apa yang dikatakan oleh orang itu langsung menutup telepon nya.


"Apa yang dia maksud?" ucap Ha Ru kepada dirinya sendiri.


Ha Ru merasa jika orang itu membicarakan tentang neneknya.


"Apa dia berbohong tentang nenek ku yang masih hidup? " ucap Ha Ru yang merasa marah sekaligus takut dengan Won.


Setelah mendengar hal itu, keputusan Ha Ru semakin bulat untuk pergi meninggalkan Won. Tapi sebelum dia menghilang, dia harus menyembunyikan anaknya terlebih dahulu karena dia tidak ingin anak nya dalam bahaya. Ha Ru juga menghapus riwayat panggilan tersebut berharap Won tidak mengetahui nya.


Keesokan harinya Won pergi ke rumah sakit milik keluarga nya lagi.


"Aku rasa, aku akan mulai kerja secepatnya" ucap Won kepada Ha Ru sebelum dia pergi.

__ADS_1


"Benarkah? Aku ikut senang. Kamu tidak bisa menyia-nyiakan bakat mu" jawab Ha Ru.


"Aku tau. Kalau begitu sampai jumpa nanti malam" ucap Won kepada Ha Ru sambil mencium bibir Ha Ru sekilas.


Setelah Won pergi, Ha Ru segera membereskan sedikit pakaian anak nya. Dia langsung keluar dari rumah karena Ha Ru tidak memiliki uang, dia terpaksa pergi ke rumah Ro Ha.


"Ting... Tong... " bunyi bel yang di tekan oleh Ha Ru.


Ro Ha langsung membuka pintu nya dan Ha Ru pun masuk ke dalam rumahnya.


"Aku sangat senang karena kamu datang kesini" ucap Ro Ha saat melihat Ha Ru.


"Tapi kamu mau kemana?" tanya Ro Ha setelah melihat barang bawaan Ha Ru.


"Aku tidak punya waktu untuk menjelaskan tapi bisakah anda membantu ku?" ucap Ha Ru.


"Apa yang bisa kubantu?" tanya Ro Ha.


"Bisakah anda meminjamkan aku uang?" tanya Ha Ru.


"Tunggu sebentar" ucap Ro Ha yang pergi masuk ke kamarnya untuk mengambil uang.


"Ini" Ro Ha memberikan uang sebanyak 1 juta Won untuk Ha Ru.


"Aku tidak perlu uang sebanyak ini" ucap Ha Ru.


"Ambil saja siapa tau kamu butuh" jawab Ro Ha yang memaksa Ha Ru menerima uang itu.


"Terima kasih" ucap Ha Ru.


"Aku juga ingin minta tolong, jika pacarku kesini katakan saja padanya kalau aku hanya meminjam uang dan kamu tidak tau aku pergi kemana dan juga ini" ucap Ha Ru sambil memberikan secarik kertas.


"Tolong datang kesini dan carilah ibu Kim Myung Rae seminggu setelah hari ini" pinta Ha Ru.


"Baiklah. Apa hanya ini yang kamu perlukan?" tanya Ro Ha berharap dia bisa membantu Ha Ru.


"Iya. Maaf sudah merepotkan anda padahal kita baru saja bertemu. Kalau begitu aku pamit dulu" ucap Ha Ru yang berpamitan kepada Ro Ha.


"Biarkan aku mengantarkan mu" tawar Ro Ha.


"Tidak perlu. Terima kasih banyak" ucap Ha Ru.


Ha Ru pun pergi meninggalkan rumah Ro Ha. Ha Ru akan pergi ke Ilsan untuk menemui Young Min dan menyembunyikan anaknya disana.


Setelah berada cukup jauh dari rumah Won, Ha Ru merasa sedikit lega dan dia menunggu di terminal bus.

__ADS_1


"Mama akan melindungi mu nak" ucap Ha Ru kepada anaknya.


Sementara itu, Won yang sudah pulang dari rumah sakit tidak menyangka akan menemui rumahnya yang kosong. Won Mencari- cari keberadaan Ha Ru diseluruh rumah nya tapi dia tidak bisa menemukan Ha Ru.


__ADS_2