Bucin VS Jomblo

Bucin VS Jomblo
Prolog


__ADS_3

Aji dan Ica sudah berteman sejak lama. Mereka bersahabat dekat. Bahkan saking dekatnya, rumah mereka aja cuma bersebelahan, ya karena mereka bertetangga. Walaupun begitu, hampir setiap hari mereka berdua selalu ribut.


"Ji, gak capek apa bolak-balik ke rumah pacar, cuma buat ngambilin barangnya yang ketinggalan doang!?" ucap Ica yang sedang duduk di teras rumahnya, begitu melihat Aji yang baru pulang sehabis pacaran.


Raut wajah Aji yang awalnya terlihat begitu happy, setelah mendengar gerutu Ica, mukanya jadi cemberut.


"Eh Ca, ya gak cape lah! Ini nih gue lakuin sebagai bentuk perhatian gue kepada dia, kan gue sayang sama dia," jawab Aji sewot sambil menoleh ke Ica.

__ADS_1


"Ya elah Ji, perhatian sih boleh, tapi gak segitu nya juga kali. Kalo kayak lo gitu sih, itu namanya BUCIN!" ejek Ica sambil ketawa cengengesan.


"Eh enak aja lo, bilang aja lo iri kan, bilang aja lo kurang perhatian kan, aahhh... dasar lo JOMBLO!" balas Aji dengan muka songongnya.


"Woy gini-gini gue banyak yang merhatiin tau! Bleee..." ledek Ica sambil meletin lidahnya.


"Eh diam lo, bucin!" teriak Ica wajahnya memerah.

__ADS_1


"Lo tuh yang diam, jomblo!" teriak Aji mukanya berapi-api.


"Dasar bucin!"


"Dasar jomblo!"


Dan ya seperti itulah kira-kira keributan yang setiap hari selalu terjadi diantara kedua sahabat ini.

__ADS_1


__ADS_2