Bukan Salahku Menjadi Istri Kalian

Bukan Salahku Menjadi Istri Kalian
1. Visual Character


__ADS_3

🍁Our Mate Lily🍁


Untuk semua readers yang sudah menyempatkan waktu untuk membuka lapak cerita ku ini.


🎁🎀🎁🎀


Aku ucapkan terimakasih dan semoga kalian menikmati alur ceritanya.


Nantikan juga kelanjutan tiap Chapternya ya...Kalau mau komen juga boleh...Kalau mau vote...Tentu saja boleh...Kalau tidak mau keduanya, juga nggak apa apa.


Semuanya boleh,


Asalkan JANGAN Di COPY - PASTE ya.


Hargailah aku yang membuat cerita ini. Karna tidak mudah membuat cerita ini, walaupun cerita ini belum bagus bagus amat. Tapi setidaknya tolong dihargai, ya.


Thanks buat readers yang sudah ngeluangin waktu buat baca cerita ku ini. Salam manis untuk kalian semua💙😊


...Lisa Lilyane...



Di gadis cantik yang memiliki senyum memikat hati. Gadis baik, Ceria namun sedikit cengeng. Tapi siapa sangka kalau sedang marah tak ada yang bisa menyangka.


...Rym Vanderwick....



Sosok tampan dengan dimple smile miliknya yang mana menjadi ciri khasnya.


...Robert Jin...



Sosok pemuda dengan karakter hangatnya membuat siapa saja berniat untuk mendekatinya. Namun dia berubah sejak saat itu.  


...Souga Marcello...



Sosok dengan sejuta sifat dinginnya yang membuat siapa saja berusaha mencairkan hatinya.


...Jay Hyun**Jeong**...



Sosok dengan raut wajah ramahnya yang membuat siapa saja engan berpaling darinya.


...Ji Minè HyunJeong...

__ADS_1



Sosok dengan paras serta image sexy yang melekat di dirinya membuat setiap gadis meneriaki namanya.


... Marx Taelino...



Sosok dengan wajah rupawan yang membuat para wanita berebut untuk menjadi kekasihnya.


... Jake Vanderwick...



Sosok dengan sifat arogan dan angkuhnya yang membuat siapa saja takut akan tingkahnya.


.........


...Gambar diatas hanya sebagai visualisasi saja. Kalau seandainya kalian kurang sreg, bisa bayangin cast yang kalian suka. Aku tidak akan membatasi imajinasi kalian😉....


...¢🍁Double.Vii🍁¢...


...Terimakasih sudah mau meluangkan waktu untuk membaca. Ikutin terus kelanjutannya😇....


...°...


...°...


...°...


...____________________________________...


Seorang gadis tengah berjalan dari arah kamarnya menuju kearah ruang makan. Setibanya disana ia bisa melihat seorang wanita paruh baya yang masih nampak muda daripada usianya.


"Mom," panggil gadis tadi begitu melihat keberadaan ibunya.


"Hai, girl. Kau sudah bangun, sini makan dulu." Suruh ibunya pada sang gadis tadi.


"Dad, mana mom?" Pertanyaan itu dibalas senyum oleh sang ibu.


"Dad, sedang bersiap dikamar. Kita tunggu saja sebentar lagi dia datang." Si gadis hanya menganggukkan kepalanya kemudian duduk didepan ibunya. Sang ibu mengoleskan selai diatas roti yang tadi sudah dipanggangnya itu dan menaruhnya dipiring sang putri.


"Kau hari ini berangkat ke kampus?"


"Iya, mom. Lisa berangkat pagi hari ini." Sang ibu hanya ber'oh' ria.


"Semangat untuk hari ini, girl." Sahut sang ibu pada putrinya itu.


Si gadis yang bernama Lalisa Lilyane itu menguyah roti yang tadi diberikan oleh sang ibu padanya sembari menunggu kedatangan sang ayah yang masih belum menampakan batang hidungnya.

__ADS_1


Tak begitu lama orang yang ditunggu akhirnya tiba juga. "Morning my wife, my girl." Sapanya sambil mencium puncak kepala sang istri dan sang anak itu.


"Morning honey," sahut sang istri.


"Too dad." Balas sang gadis sambil tersenyum.


"Kau mau berangkat hari ini?" Tanyanya pada sang putri.


"Yes, dad. Aku ada kelas pagi hari ini."


"Oke nanti sekalian bareng daddy saja. Daddy mau kekantor." Begitu mendengar ucapan sang ayah, malah membuat gadis itu merengut.


"Daddy ini baru saja pulang dari perjalanan bisnis. Tidakkah sehari saja tidak ke kantor." Ucapan itu membuat sepasang suami istri itu saling pandang.


"Begitulah Daddymu, sepertinya daddymu lebih senang bersama berkas berkasnya dibandingkan bersama istrinya." Ibu dari Lisa itu tampak seperti orang yang tengah merajuk.


"Lihat dad, sepertinya ada yang cemburu dengan berkas daddy." Goda Lisa pada sang ibu yang dibalas dengusan oleh sang ibu.


"Siapa yang kau bilang cemburu, Lisa?" Sepertinya ibunya tidak mau disebut cemburu. Buktinya ia mengelak padahal sudah terlihat jelas ibunya itu cemburu.


"Sepertinya ada yang tidak mengakuinya, girl." Sang ayah mengerling kearah putrinya yang dibalas tawaan dari Lisa.


“Lisa tidak ikut ikutan, ah. Lebih baik sekarang Lisa pamit ke kampus.” Lisa mengambil tasnya yang diletakan disandaran kursi membuat sepasang suami istri itu menatap kearahnya.


"Kau tidak ingin diantar daddy?" Pertanyaan itu membuat Lisa menatap sang ayah.


"Tidak perlu dad. Lisa sudah besar sekarang, jadi Lisa berangkat, ya." Setelah mengatakan hal itu, Lisa mencium pipi kedua orangtuanya kemudian berlalu pergi.


Mungkin bisa dibilang ini hari pertamanya pergi kekampus sendirian. Karena biasanya ia diantar oleh daddynya atau sopir keluarganya.


Gaya pakaian Lisa saat ke kampus.



Dilain tempat


"Apa tidak terlalu beresiko kalau kita biarkan sendirian?" Pertanyaan itu disambut gelengan.


"Jangan khawatir, aku akan selalu memantaunya." Jawaban itu membuat si penanya tersenyum yang entah memiliki makna apa.


💙🍁Our Mate Lily🍁💙


____________________________________


Kalian suka? Penasaran? Atau ingin balik arah? Kalau suka dan penasaran silahkan lanjut😍. Kalau ingin putar arah silahkan😉.


Yang mau Copas dimohon menyingkir ya. Karena nulis ini gak segampang yang dikira. Jadi tolong hargai dengan tidak copas ya😄.


Thanks buat kalian sudah menyempatkan waktu untuk baca cerita ini ya😍.

__ADS_1


 


__ADS_2