Bukan Wanita Soleha

Bukan Wanita Soleha
Bertemu dengan Nya


__ADS_3

Pagi-pagi sekali handphone ku sudah bunyi... tepat pukul 03:15 ternyata umi yang nelpon.


"Soleha....gimana kabar mu nak ?''.tanya umi


"umi....aku Salwa."Rengekku


"Iya kan Salwa itu putri Solehah umi kan?".tanya umi


"(maaf umi aku masih jauh dari kata Solehah)emmmhhtt ... mudah2an aja ya umi".


"kapan kamu libur nya nak?.umi sama ayah sudah kangen Solehah".


''Sekitar dua Minggu lagi umi".


"Umi sama ayah jemput kamu ya nak..".


"gak usah umi..Salwa pulang sendiri aja kesana... ongkos umi sama ayah kasih ke Salwa aja biar Salwa bisa traveling ke Korea jumpain oppa rain, idol kesayangan aku".


"kamu itu bisa aja.tapi janji ya 2 Minggu lagi kamu harus pulang".


"Iya umi,tapi aku ke Korea dulu ya ?".


" NGGAK....Gak ada korea-korea an.


Ayah sama umi mau ngajak kamu traveling disini".

__ADS_1


"iya deh umi ku sayang". ucap Salwa (mengakhiri telpon)


Dua Minggu kemudian aku pun sudah tiba di bandara menunggu jemputan ayah dan umi .


"duh pada kemana sih...kok belum datang".


Dari kejauhan Salwa sudah melihat ayah nya berjalan mendekati nya.Seperti biasanya ayah memakai baju jubah putih dan juga peci putih.aku pun berlari memeluk ayah....


" putri Solehah ayah makin cantik aja" ucap ayah sambil mencubit pipi tirus ku.


lagi dan lagi mendengar kata Solehah itu membuat ku merasa bersalah.


"maaf kan aku ayah...aku benar-benar munafik.aku hanya memakai hijab saat berada didekat kalian".Gumam ku dalam hati


"iiiihhh...kok putri ayah melamun".ucap ayah.


"umi di rumah,lagi banyak tamu di rumah..umi gak enak mau ninggalin".( ucap ayah sambil menggandeng ku ke parkiran mobil).


Setelah sampai di rumah aku benar-benar kaget melihat keramaian di rumah aku bertanya kepada ayah,ayah bilang itu para santri pesantren ayah.


Aku benar-benar canggung bahkan saat berjalan ke rumah para santri cowok itu terus saja memandangi ku.


ya Tuhan aku tak pernah menyangka seheboh ini... bahkan pakai sewa organizer segala.


"ayah bukankah ini terlalu membuang-buang duit ?". ucapku sambil menghentikan langkah ku.Ayah pun terlihat bingung dengan pertanyaan ku.

__ADS_1


"ayah sama umi sampai sewa organizer menyambut kepulangan ku?" ucapku.


Ayah tertawa terbahak-bahak dan para santri itu pun penasaran apa yang sedang di tertawa kan ayah.


"putri Solehah ayah....ini hanya kebetulan.ayah sedang mengadakan perlombaan MTQ DI rumah kita acara nya malam ini ...bukan untuk menyambut kepulangan mu" ucap ayah sambil berlalu meninggalkan ku yang masih bingung campur malu akibat tingkat kepedean ku.


Aku pun segera masuk ke rumah mencari umi.aku melihat keramaian santri Wati di setiap sudut rumah,aku hanya tersenyum ramah menatap mereka.aku pun berjalan ke dapur...aku tahu umi pasti disana.di tempat favorit umi.


"Umi....Salwa pulang...."teriak ku.tapi tak menemukan umi.aku pun pergi menuju taman belakang rumah,betul saja aku melihat umi sedang berbincang dengan santri.


aku pun diam-diam berjalan mendekati umi.


"umi...Salwa sudah pulang". ucapku sambil memeluk umi dari belakang.


"putri Solehah umi....".(ucap umi sambil memutar badan dan memeluk cium aku)


Sekilas aku melihat seorang santri memakai baju jubah putih itu menunduk sambil sesekali melirik aku dan umi yang saling melepas rindu.


"Oh ya Solehah kenalin ini Fahri anak teman umi'.


"Salwa". ucapku sambil mengulurkan tangan.


"aku Fahri".( ucap nya sambil menunduk dan sama sekali tidak merespon uluran tangan ku)


Aku pun menarik ulur tangan ku.

__ADS_1


"benar-benar lelaki yang sombong,ehhh...bukan bukan.mungkin bukan sombong,mungkin karena aku bukan muhrim nya... penampilan nya aja sama persis dengan Ayah.memakai baju jubah putih dan peci putih, benar-benar jauh dari seleraku". ucapku dalam hati.


"nak Fahri ayo biar Tante tunjukkan kamar kamu".ucap umi sambil melangkah dan aku pun mengekor di belakang Umi dan Fahri yang sedang berbincang dengan umi.


__ADS_2