Bukan Wanita Soleha

Bukan Wanita Soleha
PIKNIK


__ADS_3

Setelah aku selesai mempersiapkan kebutuhan piknik ku aku pun menuruni anak tangga,aku melihat umi menatapku dengan tatapan tajam ....


itu karena aku memakai baju tunik selutut yang di padukan dengan celana kulot...Aku tahu umi pasti gak suka melihat cara berpakaian ku.


"putri Solehah umi.....kok pakai baju itu sih nak ?


nggak... nggak umi nggak mau kamu pakai baju itu,ayo cepetan ganti, nanti ayah marah loh nak."


"duh umi...kan Salwa kan tetap pakai hijab,nggak apa-apa dong umi..lagian kan kita mau piknik umi,bukan mau tour dakwah???


lagian kan cuma kita aja kan umi....?


ayolah umi...aku cuma pengen terlihat santai umi". Rengekku


"Siapa bilang cuma kita aja,nak Fahri juga ikut nak,,, nggak sopan kamu pakai baju begitu an.


sebagai wanita itu kita harus menjaga aurat kita...jangan di pertontonkan seperti ini". ceramah umi panjang kali lebar.


"iya deh umi"


Aku pun langsung ke kamar langsung ganti baju.Aku memakai baju gamis polos hitam dan memakai hijab sepadan dengan gamis yang ku pakai.


POV FAHRI


Saat berjalan keluar rumah aku melihat Salwa bersama Ustadz Usman sedang berbincang.Aku melirik Salwa,ya Allah wanita ini sungguh sangat cantik....


aku benar-benar terpesona melihatnya.Tiba-tiba saja aku teringat kejadian semalam....aku tidak sengaja melihat tubuh polos nya sedang menari-nari tidak jelas...


mengingat itu saja membuat jantung ku terasa copot.


"Nak Fahri ayo masuk ke mobil".ucap Tante Khanza mempersilahkan aku duduk didepan,di sebelah ustadz Usman yang akan mengemudi mobil.


Salwa dan Tante Khanza duduk di kursi belakang.


Sepanjang perjalanan hanya ustadz Usman dan tante Khanza yang berbincang-bincang.Aku lebih memilih diam melihat ke arah jalanan dan sesekali aku melirik kaca spion,aku melirik Salwa yang sedang menonton video di handphonenya.Dia terlihat sangat serius dengan tontonan nya.


Kedengarannya dia sedang menonton drama Korea.


sekitar 1 jam perjalanan akhirnya kami sampai ke tempat tujuan,di danau xxxx.


Aku pun langsung mambantu membawa barang bawaan menuju villa..


kebetulan villa ini milik kami.


Aku sengaja menutup lokasi wisata di sekitar danau ini dari jauh hari.


Kalau tidak nantinya bukan piknik malah jadi jumpa fans, maklum lah aku dan ustadz Usman sangat banyak yang mengidolakan,bukan cuma anak muda,para orang tua juga tidak mau ketinggalan.


POV SALWA

__ADS_1


''Akhirnya sampai juga" ucapku sambil berjalan menuju villa...


woow... sungguh sangat luar biasa.Pemandangan yang Indah dan udara yang sangat sejuk.


Aku dan umi berjalan menuju kamar yang di tunjuk kan fahri.


kami meletakkan barang bawaan di kamar...dan seperti biasa aku langsung berbaring di kasur yang lumayan besar itu.Aku langsung melanjutkan drama Korea ku.


"Ayo kita langsung ke danau nak,kan katanya mau traveling...kok malah baring??"


"Nanti lah umi.. nanti Salwa nyusul.. masih capek loh umi."


Sudah hampir satu jam aku hanya berbaring sambil menonton drama Korea.


aku meletakkan handphone ku,aku berdiri di depan jendela kaca.Aku melihat ayah,umi,dan Fahri sudah di tepi danau.


Ayah dan Fahri sedang membakar ayam dan ikan.....Aku memperhatikan Fahri,kali ini dia tidak memakai jubah putih lagi.


fahri memakai celana jins panjang dan baju Koko simpel berlengan pendek.


Aku pun memutuskan untuk menghampiri mereka.


"Putri Solehah umi udah datang...udah siap nonton Drakor nya ?".tanya umi


"Blom sih umi.nanti aja dilanjutkan". ucapku


"Umi Salwa bisa makan sendiri..".protes ku


"nggak apa-apa dong sayang,kan jarang-jarang kamu disini,"


Ayah pun datang sambil membawa piring berisi ayam bakar,sosis bakar dan juga ikan bakar.


"Habiskan ya nak,".ucap ayah sambil mengelus pucuk kepala ku.


" umi saja yang habis kan yah,Salwa lagi diet.."


"iiiihhh...kok umi sih,emang anak gadis umi aja yang diet ?. umi juga lagi diet tau."


"Kalo gitu Fahri aja yang habis kan ya Tante ".


ucap Fahri sambil duduk di sebelah ayah dan mengambil potongan ayam bakar.


"Silahkan nak Fahri",


Saat Fahri sedang menikmati makanan nya, tiba-tiba hp nya bunyi.


"Insyaallah Allah saya usahakan datang pak, Assalamualaikum".ucap nya sambil menutup telpon.


"Siapa yang nelpon nak ?".tanya ayah

__ADS_1


"Oh itu dari pak Santo ustadz,pak Santo minta tolong agar kita menghadiri acara pengajian nya nanti malam,tapi biar saya saja yang pergi ustadz,saya nggak enak...inikan acara liburan ustadz".


"tempat pengajian nya dimana nak?". tanya ayah


"di daerah sekitar sini ustadz".


"Oh kalo sekitar sini nggak apa-apa, nanti malam kita pergi bersama-sama".


Malam pun tiba,


Mumpung ayah dan Fahri sedang pergi ke pengajian,dan umi sudah terlelap dalam tidurnya,aku pun keluar kamar (hanya memakai celana short dan baju kaos kebesaran)


aku menyusuri setiap ruangan villa mencari tempat ternyaman untuk ku menikmati drama favorit ku.


Akhirnya aku sampai di balkon lantai dua,aku duduk di kursi santai dan mulai menikmati drama favorit ku.


#POV FAHRI


kira-kira jam 22:30, saya dan ustadz Usman sudah sampai di villa.


"Saya langsung ke kamar ya nak Fahri".


pamit ustadz Usman.


"Oh iya, silahkan ustadz,saya juga mau langsung ke kamar''.ucap ku


Saat berjalan menaiki tangga aku mendengar suara tawa cekikikan,aku tahu itu pasti suara Salwa,aku pun mencari ke tempat asal suara itu.


Dari kejauhan aku melihat pemandangan yang benar-benar menggoda iman ku,aku pun menunduk kan pandangan ku.


"Ehemmmm-.."


Aku melihat Salwa terkejut dan langsung berdiri.


"Bilang salam kek.ini malah ngagetin orang,hp ku jatuh nih," cerewet Salwa


"Mba ini sudah larut malam, nggak bagus untuk anak perempuan berkeliaran di luar kamar apalagi tanpa pakaian ".


Ucapku sambil berjalan meninggalkan Salwa,aku benar-benar tidak tahan melihat penampilan nya yang sangat menggoyahkan iman.


"Hei...kamu buta ya,ini yang ku pakai ini


apa kalo bukan baju ? karung beras apa?."teriak Salwa


Aku hanya tersenyum mendengar teriakkan Salwa, sifat nya sungguh sangat bertolak belakang dengan tante Khanza.Tante Khanza orang yang penyabar dan lemah lembut,Tante Khanza juga selalu menutup aurat nya, sedang kan Salwa ini untuk kedua kalinya aku melihat paha nya yang mulus,aduh otak ku udah mulai ngaco.Lebih baik aku mencoba memejamkan kan mata, menyambut mimpi indah.


Hai para readers terimakasih sudah mampir.Jangan lupa tinggalkan jejak ya.


Like,komen dan vote nya.

__ADS_1


__ADS_2