
Tepat pukul 5:30 Salwa sudah terbangun dari tidurnya,"bahkan dia tidak mau tidur seranjang dengan ku".gumam Salwa dalam hati.
Salwa Langsung ke kamar mandi, siap-siap untuk berangkat sekolah.
Selesai pakai baju sekolah Salwa ke ruang tamu,dia melihat fahri berbaring di sofa sambil fokus pada handphone nya.
"aku mau berangkat sekolah ".ucap Salwa sambil *******-***** ujung baju sekolah nya.
"eehmmmt". jawab Fahri singkat.
Salwa Langsung membalikkan badannya, melangkah kan kaki nya dengan cepat,
dia tidak ingin memperlihatkan matanya yang sudah berkaca-kaca.
"Fahri ... maafkan aku, lagi-lagi aku mengecewakan mu".gumam Salwa dalam hati.
Hari ini Salwa berangkat sekolah berjalan kaki ,dia tidak mungkin minta tolong pada Revan,ia tidak ingin membuat pria itu salah paham.
🍀🍀🍀🍀
Bel pulang sekolah sudah berbunyi,Salwa masih enggan berdiri dari kursi nya,hari ini dia benar-benar tidak bersemangat untuk pulang,
"akhhh.... bagaimana caranya meminta maaf kepada nya,aku sudah tidak tahan terus-terusan di diamkan".gumam Salwa dalam hati.
__ADS_1
Ting
bunyi ponsel Salwa,dia melihat ada pesan dari umi Khanza.
"Salwa pulang sekolah langsung ke apartemen Farhan ya nak".
Salwa langsung memasukkan ponselnya kedalam tas tanpa membalas pesan dari umi Khanza.
Salwa keluar dari gerbang sekolah,dia memilih naik taksi mengingat apartemen Farhan yang lumayan jauh dari tempat sekolah nya.
Sesampainya di apartemen Farhan,Salwa melihat keluarga nya sedang ngobrol di ruang tamu,
Salwa memilih duduk di antara umi Khanza dan juga ibu Soraya,
"Salwa,apa kalian ada masalah?".tanya ibu Soraya sambil berbisik.salwa menaikkan kedua alisnya,
"tidak Bu, memang nya kenapa ?".tanya Salwa,ia menutupi kebenaran kalau ternyata dia dan Fahri memang ada masalah.
"entahlah ibu merasa Fahri tidak seperti biasanya,hari ini dia benar-benar mukanya terlihat sangat kusut, seharian dia hanya mengurung diri di kamar".jawab ibu Soraya.
"benarkah Bu?,dimana dia sekarang?".tanya Salwa.
"itu di kamar tamu,susul lah dia...bujuk dia makan,dia balum makan dari tadi pagi ".ucap ibu Soraya.
__ADS_1
Salwa langsung beranjak ke kamar tamu,dia melihat fahri yang tertidur pulas,Salwa menghampiri nya,dia duduk di pinggiran kasur sambil meletakkan tas sekolah dan juga membuka hijab nya.Salwa menyentuh pipi Fahri dengan lembut,"apa yang harus ku lakukan agar kau memaafkan ku?".gumam Salwa dalam hati.
Tiba-tiba terlintas di benak Salwa untuk mencari cara membujuk suami yang sedang marah di kolom pencarian google, mudah-mudahan saja dia menemukan jalan keluar nya.
"hemmmmtt.... benar-benar tidak masuk akal,mana mungkin aku harus memberikan waktu lagi untuk nya menenangkan diri!,baru seharian dia mendiamkan ku sudah membuat ku pusing".
"kau kenapa ?".ucap Fahri yang sudah terganggu dari tidurnya karena mendengar ocehan Salwa.
"hehehe..kau sudah terbangun ya?,maaf aku sudah mengganggu tidur mu ".ucap Salwa sambil berlari ke kamar mandi,
"bodoh... bodoh,kenapa aku berlari ke kamar mandi, harus nya tadi aku langsung minta maaf saja padanya,(umpat Salwa dalam hati),apa aku harus memakai cara yang terakhir ya ?,aku harus menggodanya!
iya...aku harus menggodanya,kenapa aku harus malu ? Fahri kan suami ku".
Salwa langsung beranjak ke buth up merendam tubuh nya dengan sabun aroma lavender.
Sekitar 20 menit kemudian Salwa keluar dari kamar hanya memakai handuk kimono berwarna pink."kali ini aku pasti berhasil membujuk nya ".ucap Salwa dengan semangat membuka pintu kamar mandi.
ceklek
"loh...? kemana dia ?
rencana ku sama sekali tidak berguna!".gumam Salwa dalam hati, dia memilih berbaring di kasur hanya menggunakan handuk kimono karena memang dia tidak membawa baju ganti.
__ADS_1