CINTA DAN HIDUPKU DI RENGGUT KEMBARANKU

CINTA DAN HIDUPKU DI RENGGUT KEMBARANKU
BAB 1 TENTANG AKU DAN KEMBARANKU


__ADS_3

Aku Nayra Clarrista Florencia Wijaya memiliki kembaran yang bernama Naura Claudia Florencia Wijaya. Kami terlahir sebagai kembar identik. Namun meskipun kita kembar, namun karakter kita sangat jauh berbeda.


Aku sebagai anak pertama lebih tertarik dengan hal- hal yang berbau pendidikan sehingga Di sekolah aku selalu juara kelas. Tidak hanya itu aku juga sering mengikuti lomba-lomba atau olimpiade. Kedua orang tuaku sangat bangga padaku, sehingga mereka selalu membangga-banggakan prestasiku pada keluarga besar kami dan kolega-koleganya.


Kebetulan kami berasal dari keluarga kaya, keluarga kami memiliki perusahaan yang sangat maju di Jakarta. Papaku bernama Samuel Fernando Wijaya dan Mamaku bernama Laras Bertincia Wijaya. Mereka berdua sangat sibuk mengurus perusahaan keluarga.


Adikku, Naura Claudia Florencia Wijaya memang berbeda denganku. Dia tidak pernah juara kelas, nilai- nilainya pun biasa-biasa saja. Dia memang tidak bisa dibanggakan dalam segi akademis, namun dia unggul di bidang seni dan olahraga. Sehingga dari segi fisik dia lebih kuat dariku.


Sejak kecil aku memang terbiasa dinomorsatukan oleh keluargaku. Aku selalu membanggakan keluargaku dengan segala prestasiku. Bahkan keluarga besarku selalu memprioritaskan aku.


Namun di sisi lain, aku merasa tidak enak dengan Naura. Kadang di saat semua orang memujiku, dia memandangku dengan sorot mata penuh kebencian dan dendam. Dia merasa tidak dianggap dan di acuhkan. Aku pun hanya bisa diam dan merasa bersalah.


Pernah suatu ketika Naura mengunci pintu kamar, lalu dia menjambak rambutku, memukulku dan membenturkanku ke tembok. Dia merasa marah karena keberuntungan yang ku dapatkan sedangkan dia tidak pernah mendapatkannya.


Aku memohon agar dia berhenti menyiksaku. Namun dia semakin menjadi menyiksaku. Dan keesokan harinya karena Mamaku melihat luka lebam di beberapa tubuhku dia marah besar pada Naura. Karena mamaku tahu Naura selalu iri padaku. Namun semua itu membuat Naura semakin membenciku.


Sebenarnya meskipun Naura selalu memperlakukanku dengan buruk, aku tetap menyayanginya. Aku selalu menganggapnya saudara kembarku. Aku tahu dia seperti itu karena ketidakadilan yang dia rasakan.


Sehingga aku sering mengalah untuknya. Bahkan barang-barang pribadiku selalu dia rebut dan dia rusak. Namun aku selalu memaafkannya, karena bagaimanapun juga aku ingin menjaga persaudaraan kami.


Hingga suatu hari aku melihatnya menangis di dalam kamar. Aku pun mendekatinya.


" Naura, kamu kenapa menangis ???? "


" Semua ini gara-gara kamu tahu gak !!!!! Gara-gara kamu aku tidak pernah dianggap disini !!!! "


" Maksud kamu apa Naura ??? "


" Kamu tahu sebentar lagi hari ulang tahun kita. Rencana mama mau ngerayain hari ulang tahun kita, tapi apa ??????. Mama cuma ingin ngelakuin semuanya demi kamu, menyombong-nyombongkan kamu di depan teman-temannya dan koleganya. Nyesel banget aku punya saudara munafik seperti kamu. "


" Kamu jangan selalu menyalahkan aku Naura, jujur aku juga gak suka diperlakukan seperti ini."


" Halah munafik, bilang aja kamu juga menikmati semua ini dan bersenang-senang di atas penderitaanku kan !!!! "


" Gak Naura, gak. Kamu jangan salah paham sama

__ADS_1


aku. "


" Kamu inget ya kata-kata aku, suatu hari nanti kamu akan menyesal !!!! Aku akan renggut semua milik kamu dan kamu akan ngerasain apa yang aku rasain !!!! "


" Apa maksud kamu Naura ????????? "


" Lihat saja nanti, kamu siap-siap saja akan kehilangan semuanya !!!! "


" Naura kita ini saudara, saudara kembar apakah kamu akan setega itu sama aku ???? "


" Tapi bagiku kamu bukan saudaraku !!! "


" Aku tahu kamu tidak suka dengan aku Naura, tapi ingatlah bagaimanapun juga kita sedarah kamu harus ingat itu. "


" Hmmm suatu saat nanti ketika kamu jadi aku, mungkin kamu tahu rasanya di nomor sekiankan dan dibuang !!!! "


" Terus gimana caranya agar kamu mau maafin aku dan kita bisa baikan layaknya anak-anak kembar lainnya ???? "


" Pergi kamu dari sini !!!!!! Tinggalkan semuanya dan biarkan aku yang menikmati semua ini !!!!! "


" Kamu jangan serakah Naura, bagaimanapun juga aku selalu berusaha mengalah demi kamu. "


" Astaghfirullah hal adzim Naura !!!!! "


" Bruak !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! "


Naura meninggalkan kamarnya dan entah pergi kemana. Aku meneteskan air mataku, aku tahu kesedihan dan rasa iri yang dirasakan saudara kembarku itu, tapi aku tidak menyangka dia setega itu padaku bahkan dia ingin sekali membunuhku. Sebesar itukah rasa sakitnya hingga dia ingin melenyapkan ku ??????.


Pagi itu aku dikejutkan dengan suara dobrakan pintu Di kamarku. Ternyata Naura datang membangunkanku.


" Mana dompetmu !!!!!!! "


" Ada apa Naura ini kan masih pagi, " Aku masih mengucek mataku.


" Aku butuh uang tunai sekarang juga !!!! "

__ADS_1


" Tapi bukankah papa juga mengirimi uang bulanan padamu Naura. "


" Aku bilang cepet mana dompetmu !!! ". Akhirnya Naura menarik paksa dompet yang ada Di tasku. Kurang lebih ada uang tunai Rp Dua Juta disana. Bahkan Naura mengambil semuanya tanpa sisa.


" Jangan kamu bawa semua uangku naura, " Pintaku memohon.


" Bodo amat !!!!! "


" Kamu kan juga punya uang Naura. "


" Uang ku habis dan aku butuh uang ini untuk bayar hutang !!!! "


" Kamu harus hemat Naura meskipun orang tua kita kaya, karena yang namanya bisnis itu pasti ada pasang surutnya. "


" Bukan urusan ku !!!!! "


Setelah mengambil semua uang tunai ku Naura meninggalkan kamarku. Keterlaluan sekali naura, aku selalu menjadi sasaran kemarahannya. Tapi aku tidak bisa melawannya meskipun aku adalah kakaknya. Karena dengan sikapku yang selalu mengalah ini aku berharap Naura bisa berubah menjadi lebih baik dan aku berharap kita bisa memperbaiki hubungan kita yang tidak harmonis ini.


Hari ini tidak tahu kenapa Papa mengumpulkan kami Di ruang keluarga. Tampak kelihatan emosi di raut wajah papa. Dan mama hanya bisa pasrah dengan keadaan.


" Naura, papa gak tahu lagi caranya mendidik kamu. Makin hari kamu makin tidak terkendali dan selalu saja bikin masalah. Mau kamu itu apa sih !!!!!. Bagaimana bisa pengeluaran di kartu kredit kamu ini bisa membengkak seperti ini dan papa tahu dari mata- mata papa kalau kamu punya banyak hutang di luar sana!!!!!!!! " Papa meluapkan emosinya pada Naura.


" Maaf pa. "


" Apa hanya kata maaf yang keluar dari bibirmu ???????. Papa kurang apa sama kamu, papa selalu nurutin kemauan kamu. Papa sama ratakan uang bulanan antara kamu dan kakakmu Nayra, tapi kenapa gak cukup uang itu bagimu !!!!. Kamu buat apa aja uang itu !!!!!. Ayo jawab !!!!!!!! "


" Aku buat seneng-seneng la. "


" Apa ????????!!!!!!!!. Dasar anak tidak tahu di untung kamu !!!!!!!!!! "


" Plak !!!!!!!!!. " Papa menampar Naura dan membuat aku dan mama kaget.


" Tampar aku terus, marahin aku terus, salahin aku terus!!! Karena bagi papa aku adalah anak yang gak berguna, beda dengan Nayra yang selalu mendapat perhatian lebih dari papa !!!!!!!! "


" Naura, kamu jangan salah paham !!!!! "

__ADS_1


" Naura sakit hati pa, Naura selalu di nomorsekiankan disini. Naura juga di anaktirikan disini !!!! Semua ini gak adil buat Naura !!!! Naura benci kalian semua !!!!!


Inilah cerita Tentang Aku dan Kembaranku....


__ADS_2