CINTA DAN HIDUPKU DI RENGGUT KEMBARANKU

CINTA DAN HIDUPKU DI RENGGUT KEMBARANKU
BAB 15 JALAN-JALAN DENGAN CALON MAMA MERTUA


__ADS_3

Setelah sarapan, aku kembali Ke kamarku. aku berbaring Di kamarku sambil bermain Handphone. Tiba-tiba aku melihat Axel melintas dan menuju Ke kamarnya.


" Axel, " Aku menyapanya.


" Iya ada apa ??? "


" Sok dingin banget sih tadi kamu dibawah, di depan semua orang sok cuek sama aku, coba di belakang mereka mepet-mepet mulu sama aku. "


" Maksudnya. "


" Iiihhhhh. Kamu ini nyebelin ya. Awas kamu ya aku bakal bilang ke semua orang, ke Papa dan Mama kamu atas apa yang terjadi pagi tadi Di kamarku, " Aku mengancam Axel.


Tapi tiba-tiba Axel maju mendekatiku. Makin dekat dan aku pun terpojok pada tembok sehingga membuatku tidak bisa mundur lagi. Axel menatap mataku, mendekatkan wajahnya pada wajahku. Aku tidak tahu apa yang akan dia lakukan padaku.


" Kamu mengancamku ????. Apa menurutmu aku takut dengan ancamanmu itu ????. Dengan kamu mengatakan pada Orang Tuaku tentang kejadian pagi tadi aku malah senang. Kenapa ????? "


" Memangnya kenapa ????? "


" Karena aku bisa menikahimu secepatnya. Kamu akan menjadi Nyonya Axel. Dan ada satu lagi yang paling penting. Kamu tahu apa ???? "


" Apa itu ???? "


Axel melihatku dari ujung rambut sampai kakiku. Sambil tersenyum bahagia dia mengatakan sesuatu padaku


" Dengan kita menikah yang begitu cepat, aku bisa menikmati tubuhmu ini dan aku yakin kamu juga menginginkan hal yang sama bukan dariku, " Axel mengelus-elus bibirku.


Aku pun lari darinya, dan sekilas aku melihatnya tertawa terkekeh karena kelakuanku. Aku menutup pintu dan segera masuk kamar.


" Dasar mesum, " Gerutuku.


Belum sempat aku berbaring di kasurku Mamanya Farrel mengetuk pintuku.


Tok..tok..tok..


" Naura sayang, buka sayang pintunya. "

__ADS_1


"Iya Ma sebentar, " Aku membuka pintuku dan ku lihat Mamanya Farrel membawakan ku sesuatu.


" Nayra ini mama bawakan baju buat kamu, lekas ganti baju dan kita segera berangkat. "


" Iya Ma. Nayra siap-siap dulu ya Ma. "


" Iya sayang Mama tunggu Dibawah ya. "


" Iya Ma. "


Aku segera mengganti bajuku dengan baju yang dipilihkan Mamanya Axel untukku. Ternyata aku disuruh memakai rok jeans mini, t-shirt berwarna putih dan juga blazer berwarna senada dengan rok miniku. Ternyata Mama juga memberiku kalung aksesori untuk menambah penampilan casualku hari ini. Sehingga aku memakai flat shoes sesuai dengan tema baju yang aku pakai hari ini.


Aku berkaca di cermin, jujur aku sebenarnya kurang nyaman berdandan dengan memakai baju seperti ini. Tapi mau bagaimana lagi aku juga ingin calon Mama mertuaku ini senang melihatku menghargai pemberian bajunya.


Aku pun segera turun dengan menenteng tas Chanel Diamond Forever yang berwarna putih. Tas ini merupakan salah satu koleksi tasku yang paling aku suka. Tas ini terbuat dari kulit buaya asli dan berhiaskan 334 berlian dengan kadar 3,56 karat. Sedangkan untuk tali tasnya terbuat dari emas putih dengan kadar 18 karat. ( untuk lebih detailnya silahkan Googling ya. Tas ini merupakan hadiah dari Mamaku saat aku berhasil memenangkan juara 1 Olimpiade Sains di tingkat Nasional.


" Kamu cantik banget sayang, gini dong sekali-sekali kamu tampil seksi jadi nanti Axel pasti terpesona melihat kamu sayang. "


" Tapi aku agak kurang percaya diri Ma memakai baju yang agak terbuka gini. "


Tiba-tiba Axel turun ke bawah dan seketika melihatku dia terpana dan tidak berkedip sedikitpun.


" Gimana sayang, tunangan kamu ini makin cantik dan seksi kan sayang ???? "


Namun Axel masih terdiam memandangiku dan tidak sadar kalau Mamanya bertanya padanya.


" Axel, halllo..... Nah Axel saja terpukau kan dengan penampilan kamu, " Mamanya Axel menggoda kami.


" Ehmmm biasa saja Ma, " Axel melewatiku dan duduk Di ruang tamu.


" Ya sudah ayo berangkat, Axel ayo antar kita sekarang. "


" Malas ah Ma, Mama minta antar sopir saja lah. "


" Ya sudah tapi jangan marah apalagi cemburu ya kalau nanti ada laki-laki yang deketin Nayra. Secara lihat itu penampilan Nayra pasti menarik kaum Adam. Siapa yang gak terpesona dengan penampilan Nayra kan. "

__ADS_1


" Ya sudah ayo Axel anterin, " Axel pun berdiri dan menuju garasi mobil.


Aku dan Mamanya Axel hanya bisa tersenyum melihat tingkah Axel.


Tidak lama kemudian Axel datang dengan mobilnya di depan kami.


" Nayra sayang, kamu duduk di depan ya bersama Axel. "


" Mama gak apa-apa duduk sendiri di belakang. "


" Udah gak apa-apa sayang. "


" Iya Ma. "


Aku pun duduk di samping Axel. Tanpa aku sadari Axel melihat paha mulusku, karena aku memakai rok jeans mini yang terlalu pendek. Sehingga sontak pahaku aku tutupi dengan tasku. Seketika itu juga Axel langsung salah tingkah.


Tidak berapa lama kami pun sudah sampai di Mall. Kami pun turun dan langsung menuju tempat pakaian-pakaian. Mama sangat antusias memilih-milih baju yang pastinya branded. Mama membelikan aku kemeja yang kembar dengannya. Merk Gucci. Menurut calon Mama mertuaku ini merk ini memiliki nama tersendiri di hatinya karena koleksi-koleksi fashionnya sangat unik dan mudah untuk dipadu padankan dengan busana yang lainnya.


Selain itu aku juga dibelikan sandal highheels merk Stuart Weitzman berwarna hitam. Sandalnya modelnya remaja banget dan kekinian. Untuk lebih jelasnya silahkan Googling ya...


Calon Mama mertuaku benar-benar memanjakan ku hari ini. Beruntungnya aku menjadi calon menantu Keluarga Wijaya yang menganggapku seperti anak kandungnya sendiri.


Setelah kami puas berbelanja, Mama mengajak kami istirahat untuk makan-makan. Axel terlihat lega karena merasa penderitaannya berakhir hari ini. Kami memesan beberapa makanan dan minuman.


" Axel sayang, Nayra kok gak disuapin sih sayang. Gak romantis ini anaknya Mama, " Mama memulai pembicaraan.


" Kayak anak kecil saja pake suap-suap an Ma. Dia juga punya tangan sendiri," Axel menjawab dengan nada datar.


" Ya sudah kalau begitu. Eh ngomong-ngomong coba deh Nayra kamu lihat laki-laki itu dari tadi kok ngeliatin kamu Mulu ya. Jangan-jangan dia naksir tu sama kamu. Nanti kalau misal kamu diajak kenalan sama dia, bilang saja kamu masih jomblo. Terus kalau dia tanya siapa Axel ini bilang saja dia kakak kamu ya, " Mama mencoba membuat cemburu Axel.


Aku hanya bisa tersenyum. Namun tiba-tiba Axel pergi meninggalkan kita.


" Aku tunggu kalian di depan. Hawanya panas disini, " Axel pamit dan meninggalkan kami berdua.


Kami berdua hanya bisa bengong dengan kelakuan Axel. Bagaimana mungkin Restoran ternama Di mall yang dilengkapi AC bisa panas katanya Axel. Ada-ada saja Axel ini.

__ADS_1


Setelah selesai menuntaskan lapar dan dahaga kami, kami pun pergi dan mencari Axel di depan. Dan ternyata Axel sudah menunggu kami di dalam mobil.


__ADS_2