CINTA DAN HIDUPKU DI RENGGUT KEMBARANKU

CINTA DAN HIDUPKU DI RENGGUT KEMBARANKU
BAB 30 KENNARD, TIDAK SEBAIK YANG AKU KIRA !!!!!!


__ADS_3

Aku tertidur cukup pulas, hingga tidak sadar kalau sudah sore. Aku mulai membuka mataku dan mulai ingat akan kata-kata Axel yang mengatakan Kennard bersama wanita lain dengan mesra. Aku berharap Axel salah lihat atau kalau pun benar semoga itu hanyalah teman atau saudara Kennard.


Aku membuka ponselku, Kennard tidak mencoba menghubungiku. Memang ada yang aneh dengan Kennard, semua tentang kehidupannya dan identitasku masih misteri dan teka teki. Aku yakin dia bukan laki-laki sembarangan. Tapi kenapa aku merasa dia merahasiakan semuanya dariku bahkan keluargaku ?????. Apa benar dia mendekatiku karena ada maksud-maksud tertentu ??????.


Aku mulai bersiap-siap untuk acara makan malamku dengan Axel. Aku memakai dress mini perpaduan kain tile warna peach. Namun kali ini aku sengaja membiarkan rambutku tergerai begitu saja. Bagaimanapun juga aku harus tampil cantik di hadapan Axel, karena dia tunanganku.


" Tok tok tok, " Bi Inah mengetuk pintuku.


" Iya Bi. Masuk saja, " Jawabku.


" Non Nayra, Tuan Axel sudah menunggu di bawah. "


" Iya Bi, bilang saja sebentar lagi aku pasti keluar kok. "


" Ya sudah Non kalau begitu. "


" Iya Bi. "


Akhirnya aku pun turun kebawah dan Axel tampak terlihat ganteng dengan setelan kemeja warna hitamnya.


" Sudah siap sayang ???? "


" Iya, " Jawabku singkat.


" Ayo kita berangkat sekarang sayang. "


" Ayo. "


Di dalam mobil, Axel terus memandangiku. Aku bingung apa ada yang salah dengan penampilanku ya ????.


" Kenapa kamu terus memandangiku ???? Apa ada yang salah dengan penampilanku ??? "


" Oh gak kok sayang, gak ada yang salah dengan penampilan kamu. Kamu perfect banget kok malam ini. Aku saja sampai terpesona malam ini. "


" Alah biasa saja kok. "


" Beneran kok. "


" Ya sudah makasih. "


Akhirnya kami pun sampai ditempat biasa kami bertemu. Axel mempersilahkan aku duduk dan melayaniku dengan romantis.


" Aku boleh gak tanya sesuatu sama kamu ???? "

__ADS_1


" Tanya apa memangnya ??? "


" Kenapa kamu sekarang gak pernah lagi manggil aku sayang ???? "


" Oh tentang itu ???? "


" Iya memangnya kenapa ???? Apa kamu sudah gak ada perasaan lagi sama aku ??? "


" Bukan seperti itu, kamu jangan salah paham. "


" Kamu bilang sama aku, kalau kamu memang sudah gak ada perasaan lagi sama aku jangan dipaksakan. Jangan biarkan aku sendiri memperjuangkan cinta kita ini. "


" Aku bingung. "


" Bingung kenapa ??? "


" Aku tidak tahu apa yang sedang aku rasakan saat ini. Jujur semenjak kejadian itu, saat kamu tidak bisa mengenali aku sebagai Nayra yang asli aku sudah sangat membencimu. Sangat membencimu. "


" Aku tahu sayang, itu adalah kebodohan terbesar yang sudah aku lakukan. Oleh karena itu bukankah aku sudah memintamu bahkan mengemis padamu untuk memberikan kesempatan kedua padaku ??? "


" Iya aku tahu, tapi perasaan itu kini tidak sebesar dulu."


" Apa semua ini karena Kennard ???? "


Aku terperanjat kaget menatap mata Axel. Karena aku akui memang benar kata-kata yang terlontar dari mulutnya. Namun aku malu untuk jujur mengatakannya.


" Aku tahu kamu mulai menyukai Kennard, tapi kamu harus tahu kebenarannya bahwa laki-laki itu tidak sebaik yang kamu kira selama ini. "


" Aku tidak percaya kalau aku tidak melihat sendiri dengan mata kepalaku sendiri. "


" Ya cepat atau lambat kamu pasti akan tahu. Dan kedok Kennard, laki-laki yang kamu cintai itu akan terbongkar. Dan disaat itu kamu pasti akan benar-benar menyesal. "


" Aku berharap yang kamu katakan itu tidak akan pernah terjadi. "


" Iya kita lihat saja nanti. "


Aku tidak bernafsu untuk makan malam ini. Kata-kata Axel sangat menohok perasaanku. Tapi di sisi lain aku juga takut kalau perkataan Axel tersebut terbukti benar. Aku tidak mau menyesal karena telah menyia-nyiakan cinta Axel hanya demi cinta sesaatku pada Kennard.


Akhirnya dinner kami selesai dan kami berniat untuk pulang.


Namun........


Di tengah jalan menuju pintu keluar aku melihat pemandangan yang selama ini tidak mau aku lihat. Dan kini aku sudah melihat dengan mata kepalaku sendiri tentang sebuah kebenaran.

__ADS_1


Untuk pertama kalinya aku benar-benar sangat menyesal !!!!!


Yah, aku melihat Kennard tampak menggandeng mesra wanita cantik di sampingnya. Aku tidak tahu siapa wanita itu, tapi apabila dilihat lebih seksama pastinya hubungan mereka lebih dari sekedar teman.


Saat aku melihat Kennard, dia tampak canggung namun terkesan cuek. Dia hanya memandangku sekilas dan bersikap acuh tak acuh. Ingin sekali aku bertanya padanya siapa wanita itu, tapi aku harus menjaga harga diriku. Karena memang Kennard bukan siapa-siapa bagiku.


Aku pun berlalu meninggalkannya, namun jujur aku berharap Kennard menjelaskan padaku siapa wanita itu dan kenapa dia bersikap acuh tak acuh padaku.


Apakah benar kalau selama ini Kennard hanya ingin mempermainkan perasaanku saja ???? Dia memang laki-laki matang yang sudah siap untuk membina hubungan yang lebih jauh. Dia memang lebih pantas berhubungan dengan wanita yang seumuran dengannya. Bukan bersama gadis yang baru lulus SMA sepertiku.


" Sekarang kamu tahu kan siapa Kennard sebenarnya ??? "


" Iya, " Jawabku lirih.


" Kamu harus percaya padaku sayang, dia bukan laki-laki yang baik. Dia hanya ingin mendekatimu karena ada sesuatu. Tapi aku tidak tahu apa maksudnya. "


" Aku tidak tahu, aku harus menanyakannya langsung padanya. "


" Jaga harga dirimu, kamu jangan terkesan menjadi wanita rendahan hanya demi dia. "


" Apa maksudmu ???? "


" Apa kamu mau merendahkan harga dirimu hanya demi mengejar laki-laki seperti dia ????. Kamu harus tahu sayang, hanya aku laki-laki yang dengan tulus mencintai kamu. "


" Ah sudahlah, cepat antarkan aku pulang. Aku malas bahas masalah ini. "


" Ok, tapi aku harap kamu segera sadar siapa yang kamu cintai dan yang mencintai kamu dengan tulus !!!"


" Entahlah, biarlah semua ini mengalir seperti air yang mengalir, " Jawabku sambil memejamkan mata.


Axel hanya diam melihat tingkahku. Sepertinya dia mulai lelah menghadapi ku.


Akhirnya kami tiba Di rumah. Sebelum aku turun dari mobil, Axel memegang tanganku.


" Aku tidak akan memaksa kamu untuk percaya padaku, tapi kamu harus mulai hati-hati pada laki-laki itu. Menurutku dia bukan orang sembarangan. Aku akan terus mencari bukti agar bisa membuka mata hatimu yang selama ini sudah terbutakan oleh cinta palsunya. "


" Iya, " Jawabku tidak bergairah.


" Iya sudah istirahatlah, semoga besok kamu bisa sadar akan semua yang terjadi malam ini. "


Aku mengacuhkan kata-kata Axel dan pergi berlalu begitu saja.


Sesampainya Di kamar aku mencoba mencerna kejadian malam ini. Bagaimana mungkin Kennard tidak menyapaku sama sekali, meskipun hanya sekedar senyum padaku. Sebenarnya apa sih yang terjadi ????.

__ADS_1


Melihat Kennard yang tampak bahagia bersanding dan menggandeng wanita cantik tersebut, membuatku merasa dipermainkan.


Mungkin benar, Kennard, Tidak Sebaik Yang Aku Kira !!!!!


__ADS_2