CINTA DAN HIDUPKU DI RENGGUT KEMBARANKU

CINTA DAN HIDUPKU DI RENGGUT KEMBARANKU
BAB 33 LEMBARAN BARU DAN PILIHAN YANG SULIT


__ADS_3

Malam ini aku berdandan secantik mungkin, aku ingin memberi kejutan pada Axel agar dia semakin terpesona padaku. Mulai malam ini aku ingin membuka Lembaran Baru, hidup yang baru dengan tunanganku. Aku juga ingin meminta maaf padanya karena aku pernah menyakiti hatinya, karena aku sempat berpaling darinya.


Aku memakai dress mini berbahan satin dan Lace berwarna Nude. Untuk semakin menunjang penampilanku aku memakai sepatu high heels yang tinggi berwarna gold. Tidak lupa aku juga memakai tas kesayanganku.


Aku sudah bersiap malam ini, tinggal menunggu Axel datang menjemputku. Tidak sengaja aku menatap foto Di kamarku, ya foto berduaku bersama Axel. Sudah lama kita tidak pernah berfoto bersama.


Tiba-tiba pintu kamarku diketuk seseorang.


Tok tok tok tok tok.


" Ya, silahkan masuk, Jawabku. "


Aku terperanjat dari dudukku, karena ternyata Axel yang datang ke kamarku. Aku tidak menyangka dia akan menemuiku Di kamarku.


" Axel, " Aku kaget.


" Iya sayang, kenapa kok kamu kaget seperti ini sih. "


" Aku kira tadi Bi Inah yang masuk Ke kamarku. "


" Maaf, tapi aku begitu merindukanmu sayang. Makanya aku langsung menemuimu disini. "


" Oh iya, " Jawabku gugup.


" Kamu cantik sekali sayang malam ini, " Axel mengelus pipiku dengan mesra.


" Iya terima kasih. "


Tiba-tiba Axel langsung memelukku sangat erat, akhirnya aku juga membalas pelukannya.


Sambil tetap memelukku, Axel meminta satu permintaan padaku.


" Aku boleh meminta satu permintaan padamu sayang ??? "


" Iya silahkan. "


" Aku cuma mau kamu memanggilku sayang lagi, aku merindukan kamu memanggilku dengan kata-kata tersebut.


Aku terdiam beberapa saat. Ya memang aku akui sudah lama tidak memanggilnya dengan panggilan tersebut.


" Ya sayang, " Jawabku.


" Makasih sayang, kita mulai dari nol lagi ya sayang, " Axel kembali memelukku.


" Iya sayang kita buka lembaran hidup yang baru. "


" Iya sayang, aku cinta kamu. "


" Aku juga cinta kamu sayang, " Ucapku.


Aku bersyukur akhirnya bisa mulai membuka lembaran yang baru dengan Axel. Kami akan sama-sama memperbaiki hubungan kami yang sempat merenggang.


" Sudah siapkan ???? Ayo kita berangkat. "


" Iya, ayo. "

__ADS_1


Kami pun berangkat menuju tempat biasa kami bertemu " Cafe Cinta ". Disana banyak sekali kenangan kami.


" Sayang, ada suatu hal yang penting yang mau aku omongin sama kamu. "


" Tentang apa sayang ???? "


" Tentang masa depan kita. "


" Masa depan ???? "


" Iya sayang... "


" Apa ???? "


" Papa menyuruhku kuliah Di luar negeri. "


" Lalu bagaimana dengan hubungan kita ???? "


" Ada dua pilihan sayang, kamu ikut aku kuliah Di luar negeri atau kamu tetap kuliah disini asal dengan satu syarat. "


" Syarat apa sayang ???? "


" Menikahlah denganku. "


" Menikah ???? "


" Iya sayang, sebelum aku berangkat kuliah Di luar negeri, kita harus melangsungkan pernikahan dulu. Dari sana kita akan semakin terikat dengan hubungan yang sakral ini. Jadi kita tidak akan macam-macam meskipun berhubungan jarak jauh. "


" Apa kamu bisa menjamin menjaga hati dan cinta kita dari orang ketiga atau pelakor sayang ??? "


" Apa aku tidak memiliki pilihan lain sayang ???? "


" Maksud kamu apa sayang ??? "


" Maaf bukannya aku tidak mau menikah denganmu, tapi dengan status kita sudah bertunangan bagiku sudah cukup untuk saling berkomitmen. Aku belum siap untuk menikah saat ini sayang. Tolong kamu mengerti untuk hal ini. "


" Tapi aku takut kehilangan kamu sayang, aku sangat mencintaimu. Aku ingin menikah denganmu sebelum aku berangkat kuliah Di luar negeri sayang. "


" ...... "


" Kenapa kamu diam saja sayang. "


" Kamu tetap tidak bisa memberiku pilihan sayang. "


" Percayalah padaku sayang, ini adalah pilihan yang terbaik buat kita berdua. "


" Tapi ini adalah Pilihan Yang Sulit bagiku sayang. Aku pun juga memiliki cita-cita yang ingin aku gapai sayang. "


" Setelah menikah kamu tetap bisa kuliah sayang, aku tidak menuntutmu untuk menjadi ibu rumah tangga. Kalau kamu mau berkarir pun, silahkan. Kamu juga punya hak untuk itu sayang. "


" Maaf sayang, aku juga memiliki impian untuk kuliah dan menggapai cita-citaku tanpa aku harus menikah dulu. Menikah itu memang ibadah, namun dalam menjalankannya tidak semudah teorinya. Aku juga memiliki impian pernikahanku setelah aku lulus menyelesaikan kuliahku. Itu saja, aku tidak muluk-muluk ingin menjadi wanita karir yang sukses baru menikah. "


" Berarti kamu tidak mau menikah denganku sayang ???? "


" Bukannya aku tidak mau menikah denganmu sayang. Aku mau menikah denganmu tapi tidak sekarang. Tidak untuk saat ini. Kalau kamu tidak mau mengerti keputusanku, ya sudah maaf berarti kita memang tidak sejalan. "

__ADS_1


" Jangan seperti itu sayang, jangan marah. Kita baru saja berbaikan, masak marahan lagi. "


" Makanya kamu harus mengerti. "


" Nanti aku fikir-fikir lagi ya sayang. Nanti biar Papaku bertemu papa kamu dan membicarakan semua ini. Nanti keputusannya bagaimana, biar itu menjadi urusan mereka. "


" Aku mau apapun keputusan mereka, aku tetap tidak mau menikah dulu sebelum lulus kuliah. Titik !!!! "


" Iya sayang, tapi bagaimanapun juga semua keputusan itu ada di tangan orang tua kita. "


" Kalau kamu terus memaksa dan tidak mau menghargai kemauanku, ya sudah maaf aku yang mundur dan memutuskan pertunangan kita, " Aku berdiri dan hendak pergi meninggalkan Axel.


" Sayang iya-iya sayang, aku janji akan berusaha mencoba untuk memenuhi kemauanmu, " Axel berusaha mencegahku untuk pergi meninggalkannya.


" Kamu janji ??? "


" Iya sayang, ya sudah ayo kita melanjutkan dinner kita malam ini. Sudah jangan cemberut, senyum dong sayang. Please... "


" Makasih sayang, kamu sudah ngertiin aku. "


" Iya sayang. "


" Ngomong-ngomong kamu mau kuliah Di mana sayang ??? "


" Amerika sayang ????? "


" Amerika ???? "


" Iya memangnya kenapa sayang, apa ada yang salah ??? "


" Gak sih, bukankah Di Amerika itu pusatnya Universitas terbaik di dunia ya sayang ??? "


" Iya sayang, memangnya kenapa sih sayang. Aku meragukan kemampuan akademis dan IQ ku ya sayang. Harusnya kamu juga ikut kuliah bersamaku disana, karena kamu lebih cerdas dariku. Aku yakin kamu akan dengan mudah masuk Di Universitas terbaik disana dengan kapasitas IQ yang kamu miliki. "


" Tidak sayang, aku tidak memiliki cita-cita untuk kuliah Di luar negeri. Entah kenapa aku lebih suka untuk tetap tinggal Di Indonesia, negara tercinta dan kelahiran ku ini. Aku akan menjadi putri bangsa yang akan berusaha memajukan negara ini agar lebih maju lagi. "


" Memangnya kamu mau kuliah dimana sayang ??? "


" Pastinya di salah satu Universitas terbaik Di Indonesia. "


" Di Universitas Indonesia ???? "


" Ya betul sekali sayang. "


" Rencana mau mengambil jurusan apa ??? "


" Fakultas Ekonomi, jurusan Manajemen sayang. "


" Iya sayang, kita harus sama-sama belajar untuk lebih mempelajari ilmu ekonomi dan bisnis agar kelak kita bisa sama-sama berjuang mengurus perusahaan keluarga kita. "


" Iya sayang. "


" Ya sudah, kita pulang dulu yuk. Kapan-kapan kita dinner lagi ya sayang. "


" Iya sayang. "

__ADS_1


Axel pun menggenggam tanganku dengan erat dan meninggalkan Cafe untuk pulang Ke rumah.


__ADS_2