
Suasana masih tampak heboh, karena semua kebusukan Naura yang berpura-pura menjadi aku kini sudah terbongkar. Semua orang bahkan sangat menyayangkan yang telah terjadi. Dan kini semua orang yang berada di gedung ini menatapku dan iba dengan apa yang menimpaku selama ini.
Aku bersyukur identitasku kembali padaku, yang sempat direnggut oleh saudara kembarku sendiri. Aku tidak bisa melupakan semua perbuatan Naura padaku. Aku tidak akan lupa bagaimana Naura menjebloskanku ke Penjara. Dia memang saudara kembarku, tapi sifatnya sudah melebihi setan.
Aku pun ingin meninggalkan gedung tersebut, namun Axel memegang tanganku. Dia bersimpuh di kakiku dan menyesal apa yang sudah dilakukannya padaku.
" Nayra, maafkan aku. Aku menyesal tidak mempercayaimu. Harusnya aku lebih mempercayaimu waktu itu. Aku terperdaya oleh rayuan dan kelicikan Naura. Sungguh aku meminta maaf padamu Nayra. "
" Bagaimana bisa kamu berkata seperti itu, dimana kamu waktu aku ada di penjara ???. Apa kamu tahu penderitaanku selama di penjara !!!! Dan apa kamu juga tahu bagaimana aku berjuang selama ini untuk mengungkapkan kebenarannya selama ini ????.
" Maafkan aku sayang. "
" Maaf katamu. Sangat Terlambat Untuk Sebuah Kata Maaf !!!!!!!! Untuk saat ini aku tidak bisa menerima kata maafmu. Rasa sakit dan kecewaku padamu jauh lebih besar daripada aku harus memaafkanmu !!!!! "
" Bagaimana caranya agar kamu bisa memaafkanku sayang. Aku akan ngelakuin apa saja agar kita bisa bersama lagi sayang. "
" Terserah, yang pasti aku tidak bisa memaafkanmu. Aku harus pergi sekarang. "
" Kamu lebih memilih pergi bersama laki-laki yang baru kau kenal itu dibanding aku tunanganmu???? "
" Dia memang bukan siapa-siapa bagiku, aku juga baru mengenalnya. Tapi asal kamu tahu, dialah satu-satunya orang yang tetap ada disisiku saat aku terpuruk. Bahkan dialah orang sudah membebaskanku dari penjara. Aku berhutang budi padanya. Sedangkan kalian kemana saja saat aku di penjara ????. Apa yang kalian lakukan untuk membebaskan aku dari tempat itu ????. Jangan beralasan kalian terperdaya oleh Naura lagi. Alasan yang membuatku sangat bosan mendengarnya. "
Mama dan Papaku serta Tuan Widodo pun mendekatiku dan mereka berusaha meminta maaf padaku. Namun aku pergi berlalu begitu saja. Aku belum siap untuk bertemu mereka.
Kennard menggandengku untuk menguatkan ku, sepertinya dia tahu kalau aku memang butuh kekuatan saat ini. Aku menahan air mataku yang hampir saja jatuh membasahi pipiku. Namun aku tidak mau menangis di tempat umum.
Saat di dalam mobil, Kennard memelukku. Disaat itu juga tangisanku tumpah untuk pertama kalinya. Aku bahagia karena akhirnya kebenaran terungkap. Tapi aku juga sedih karena mereka baru menyadarinya sekarang.
" Aku sudah memenuhi janjiku untuk merebut kembali identitasmu dari saudara kembarmu yang jahat itu. "
" Jadi kamu yang sudah melakukan semuanya hari ini ??? "
" Iya, aku akan berusaha membuatmu bahagia. "
" Kenapa ??? "
" Karena aku paling tidak bisa melihat seorang wanita bersedih apalagi menangis. "
" Terima kasih. "
" Iya. "
" Antar aku Ke apartemen, Bi Inah pasti sedang menungguku disana. "
__ADS_1
" Tenang saja aku sudah memberinya kabar. "
" Kamu tidak ingin pulang untuk bertemu Orang tuamu ??? "
" Tidak untuk saat ini Ken. "
" Baiklah kalau begitu. "
Setelah sampai Di apartemen aku langsung istirahat dan Bi Inah mengerti keadaanku. Kennard pun izin pamit untuk langsung pulang kerumahnya.
Aku benar-benar ingin sendiri malam ini karena aku ingin menata hatiku yang sedang porak poranda. Aku benamkan wajahku di bantal dan aku menangis sesenggukan. Semuanya baru menyadari bahwa akulah Nayra yang sebenarnya, dan semua itu juga karena video yang diputar. Bukan dari kesadaran mereka sendiri.
Bahkan beberapa kali Axel mencoba menghubungiku, namun aku abaikan hingga ponselku matikan. Dan malam hari aku mulai sedikit baikan sehingga aku keluar dari kamar. Aku mencari Bibi Di dapur.
" Non Nayra, ayo makan dulu. Bibi sudah siapkan makanan untuk Non. "
" Nanti saja Bi, Nayra belum lapar. "
" Kenapa Non, ayo Non Nayra cerita sama Bibi. Siapa tahu Bibi bisa meringankan beban Non, " Ucap Bi Inah seraya menggandengku untuk duduk di kursi.
" Akhirnya kebenaran terungkap Bi. Semua orang sudah tahu siapa Nayra yang asli. "
" Lalu bagaimana bisa seperti itu Non. "
" Non Nayra harus bahagia lah Non, bukankah ini yang Non Nayra tunggu-tunggu selama ini. "
" Tapi masalahnya semua sudah terlambat dan aku terlanjur sakit hati Bi. "
" Kenapa Non ???? "
" Mereka menyadarinya disaat yang sudah terlambat. Bahkan semua ini juga karena Kennard yang membuat mereka sadar. Bukan mereka sendiri yang menyadari bahwa akulah Nayra yang sebenarnya. Aku sakit hati Bi. "
" Iya sakit hati kenapa Non ??? "
" Aku masih belum bisa menerima sepenuhnya, dimana mereka saat aku dijebloskan ke penjara. Apa yang mereka lakukan agar aku bisa keluar dari penjara tersebut ???? Bahkan hari ini adalah perayaan pesta perusahaan Wijaya, tapi tidak ada satupun yang mencoba menghubungiku Bi. Apa bagi mereka aku tidak berarti apa-apa Bi ???? "
" Non, semua itu karena mereka masih menganggap Non adalah Non Naura, bukan Non Nayra. "
" Tapi tetap saja Bi, aku tidak terima diperlakukan seperti ini. Bagaimana nasibku kalau tidak ada Kennard yang membantuku??? Apa aku akan mati membusuk di dalam penjara Bi ???? " Aku menangis sesenggukan.
" Iya Non, sabar ya. "
Disaat itu juga Kennard tiba-tiba datang. Disaat tahu bahwa aku sedang menangis, dia menggandengku dan membawaku keluar. Dia menyuruhku masuk kedalam mobil dan membawaku entah kemana.
__ADS_1
Mobil mewah yang kita tumpangi berhenti di salah satu restoran mewah.
" Kita ngapain kesini Ken ??? "
" Menurutmu kita ngapain lagi kalau tidak makan ??? "
" Tapi aku tidak nafsu. "
" Tenang saja nanti aku akan membuatmu bergairah lagi, lihat saja nanti. "
" Dasar tukang mesum. "
" Awas nanti kalau ketagihan. "
" Hi apaan sih. "
Kennard merangkulku dan membawaku masuk Ke dalam restoran tersebut. Kami memilih tempat duduk paling ujung, karena menurut Kennard aku bisa menangis menjerit-jerit disana. Dasar memang aneh laki-laki itu.
Kennard memilih makanan olahan seafood, sedangkan aku memilih makanan vegetarian.
" Makanya kulitmu putih, mulus dan bersih ya karena kamu ternyata seorang vegetarian. Selain itu juga membuat tubuhmu seksi dan glowing. "
" Karena aku memang tidak menyukai makanan berminyak sejak kecil. Bukankah sayur-sayuran itu jauh lebih bagus untuk tubuh kita ??? "
" Ya sih, calon istri idaman banget nih, " Jawab Kennard lirih.
" Apa katamu ??? "
" Oh gak, aku gak ngomong apa-apa kok. "
" Dasar aneh. "
" Hahaha, Peace wanita tercantik di dunia. "
" Hi apaan sih dasar tukang gombal. "
" Suer deh kamu memang benar-benar cantik. "
" Udah deh ngegombalnya Ken. "
" Untuk pertama kalinya malam ini aku kembali terpikat akan pesona wanita cantik sepertimu. "
Kami pun saling bertatapan mata satu sama lain, dan sorot mata Ken menjelaskan bahwa dia serius mengatakannya dari hati. Dan entah kenapa aku juga merasakan gejolak rasa dalam hatiku.
__ADS_1
Sebenarnya apa yang sudah terjadi pada diriku ??????.