CINTA DAN HIDUPKU DI RENGGUT KEMBARANKU

CINTA DAN HIDUPKU DI RENGGUT KEMBARANKU
BAB 34 JANGAN MEMAKSAKU MENIKAH DULU


__ADS_3

Kami pun tiba Di rumah. Axel pamit langsung pulang Ke rumahnya. Namun sebelumnya dia mengecup keningku dengan mesra.


" Aku pulang dulu ya Sayang. "


" Tidak mampir dulu sayang ??? "


" Tidak sayang, bukankah tadi aku sudah mampir dan sudah bertemu kedua orang tuamu. Dan sekarang sampaikan salamku pada mereka. Aku lelah sekali sayang, aku ingin segera istirahat. Gak apa-apa kan ??? "


" Iya sudah kalau begitu, hati-hati ya sayang. "


" Iya sayang, aku pulang dulu ya. "


" Iya sayang. "


Aku langsung masuk Ke dalam kamarku, setelah berganti baju piyama dan membersihkan diri dari sisa-sisa make up aku langsung tiduran Di kasurku.


Aku lantas memikirkan Axel yang akan meninggalkanku kuliah Di luar negeri. Sayangnya aku tidak berhasrat sama sekali untuk kuliah Di luar negeri. Aku lebih menyukai kuliah Di negaraku sendiri. Mungkin saja dengan aku kuliah Di Indonesia, aku bisa memberikan aspirasi dan berguna bagi negaraku ini.


Aku ingin sekali menjadi salah satu dari putra putri terbaik Indonesia yang memberikan sumbangsih bagi kemajuan negara ini. Aku tahu Indonesia sedang membutuhkan orang-orang pilihan untuk membangun negara menjadi lebih baik dan maju lagi dalam segala hal.


Tiba-tiba pintu kamarku ada yang mengetuk dari luar.


Tok. tok. tok. tok.


" Iya masuk, " Ucapku.


" Rissa, belum tidur kan, " Mama menyapaku.


" Belum mengantuk Ma. "


" Tadi Rissa dinner ya sama Axel ??? "


" Iya Ma, kami berkomitmen untuk memperbaiki hubungan kami yang sempat merenggang ini Ma. "


" Ya sayang bagus sekali, Mama apresiasi usaha kalian untuk tetap memperjuangkan dan mempertahankan hubungan kalian. "


" Iya Ma. "

__ADS_1


" Rissa, ngomong-ngomong Rissa mau kuliah dimana ??? "


" Di Universitas Indonesia Ma. "


" Jurusan ???? "


" Ekonomi Manajemen Ma. "


" Ya sayang, Mama setuju dengan jurusan yang kamu ambil ini. Semoga berguna dan bermanfaat untuk kemajuan perusahaan kita ya nak. "


" Iya Ma. "


" Sayang, maaf ini ya sebelumnya bukannya Mama mau ikut campur urusan masa depan kamu, tapi kalau sekedar kita sharing saja gak apa-apa kan ???? "


" Ya Ma, silahkan. "


" Nayra sayang, tadi Axel sempat bilang ke Mama kalau dia ingin menikah dengan kamu sebelum dia berangkat kuliah Ke luar negeri. "


" Iya Ma, Axel juga sudah ngomong sama Nayra dan kami pun sudah membicarakan ini tadi. "


" Terus gimana Nak, kamu bilang apa ??? "


" Tapi kuliah sambil menikah itu tidak dilarang Nak. "


" Nayra tidak mau mengambil resiko Ma. "


" Resiko ???. Maksudnya resiko yang bagaimana Nak ???? "


" Apa dengan sebuah pernikahan bisa menjamin hubungan jarak jauh bisa langgeng tanpa kehadiran orang ketiga atau pelakor ????. Apa dengan pernikahan bisa menjamin bahwa pasangan kita Di luar negeri tersebut bakal akan terus setia dengan segala macam godaan disana ??? "


" Tapi Axel itu laki-laki yang baik Nak, dia pasti bisa menjaga kesetiaannya. "


" Ma, Axel itu akan kuliah Di Amerika. Amerika dan Indonesia itu jauh sekali Ma. Dan kebudayaan kita sangat berbeda jauh dengan Amerika Ma. Lagian kita sudah punya ikatan pertunangan, aku rasa ini sudah lebih dari cukup. "


" Lantas mengapa kamu tidak ingin ikut kuliah Di luar negeri bersama Axel Nak ??? Mama dan Papa tidak pernah melarang kamu kuliah disana. Karena dengan kamu kuliah di salah satu Kampus disana, kamu akan menjadi lulusan yang hebat dari luar negeri. ''


" Tidak Ma, Nayra akan tetap kuliah Di Indonesia. Kampus Di Indonesia juga tidak kalah bagusnya kok dengan luar negeri. Sama saja Ma. Harusnya Mama bangga memiliki anak yang konsisten untuk kuliah Di tanah airnya sendiri. "

__ADS_1


" Iya Nak, Mama bangga kok kalau kamu lebih memilih kuliah Di Indonesia. Dengan begitu kamu menunjukkan bahwa sangat mencintai tanah kelahiranmu sendiri. Namun yang menjadi fikiran Mama adalah bagaimana kalau kamu dan Axel berhubungan jarak jauh ???? "


" Tidak masalah Ma, aku pasrahkan semuanya pada Allah. Bukankah kalau jodoh tidak akan kemana dan tidak akan pernah tertukar Ma ???? "


" Iya sih sayang. "


" Ya Ma, jadi Mama gak usah kawatir ya. Kalau memang Axel jodoh Rissa, pasti suatu saat nanti kami akan hidup bersama selamanya. "


" Ya sudah kalau begitu sayang, Mama hanya mengajak Rissa sharing saja. Setidaknya agar Rissa membuat keputusan yang tepat dan tidak akan membuat Rissa menyesal suatu saat nanti. "


" Iya Ma, makasih ya Mama sudah peduli pada Nayra. Tapi Nayra minta tolong ya sama Mama agar bilang sama Papa untuk Jangan Memaksaku Menikah Dulu dengan Axel. Akan ada masanya aku menikah dengan Axel Ma. "


" Ya sudah kalau seperti itu dan keputusanmu sudah bulat, Mama hanya bisa mendukungmu saja Nak. "


" Iya Ma. "


" Ya sudah Nak, tinggal kita menunggu keputusan dari keluarga Widodo dan Papa kamu. Semoga keinginan kamu untuk menunda pernikahan ini disambut baik oleh keluarga Axel ya Nak. "


" Iya Ma, Nayra yakin keluarga Axel pasti akan mengerti dan menyetujui permintaan Nayra Ma. "


" Iya sayang, Mama harap juga begitu sayang. "


" Iya Ma. "


" Iya sudah kalau begitu, Mama Ke kamar Mama dulu ya sayang. Kalau ada apa-apa jangan sungkan-sungkan untuk cerita sama Mama ya sayang."


" Iya Mama. "


Mama pun keluar dari kamarku, aku kembali sendirian saat ini. Aku mengambil foto pertunanganku dengan Axel yang terletak di Meja kamarku. Sebentar lagi Axel akan kuliah Di luar negeri, tidak tanggung-tanggung dia memilih Amerika untuk tempatnya menimba ilmu. Apa Axel bisa menjaga hatinya selama berada disana, karena akan butuh waktu yang lama hingga dia bisa lulus kuliah.


Aku berharap impianku bisa menikah setelah aku menuntaskan pendidikanku di Universitas akan terwujud bersama laki-laki yang aku cintai. Kalau memang Axel jodohku, semoga saja dia bisa menjaga hati dan cintanya untukku. Jangan pernah dia berpaling dan menodai hubungan kami dengan wanita lain. Karena aku juga akan berkomitmen menjaga hati dan cintaku hanya untuknya.


Kennard...


Aku akan menghapus nama laki-laki itu dalam hatiku. Karena dia bukan laki-laki yang baik untukku, karena banyak sekali yang ditutup-tutupi tentangnya dariku. Berarti dia tidak ada inisiatif untuk berkomitmen padaku. Aku berharap dia akan menghilang dari hidupku, dan tidak pernah hadir lagi dalam pandanganku.


Mulai saat ini aku akan menata kembali hati dan hidupku. Prioritasku saat ini adalah kuliah dengan baik, sehingga aku bisa mendapatkan nilai-nilai yang memuaskan. Aku ingin menjadi lulusan sarjana dengan nilai yang sempurna. Dengan begitu aku bisa membantu Papa mengelola perusahaannya.

__ADS_1


Pernikahanku, aku berharap suatu saat nanti aku bisa menikah dengan jodohku. Kalau memang Axel jodohku, kita akan bersatu dalam sebuah pernikahan yang sakral.


__ADS_2