CINTA DAN PERJUANGAN

CINTA DAN PERJUANGAN
Ep 11_Masih Sama


__ADS_3

Sinar matahari menyeruak masuk melalui jendela ruangan dimana seorang wanita cantik yang kini masih terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit dengan alat bantu pernafasan karena dia sering merasa sesak.


Wanita itu masih terlelap di pagi yang cerah ini namun tak secerah wajah wanita itu..wajah nya tampak pucat,bahkan tirus tak seperti 5 bulan yang lalu..kini tak ada lagi Annie yang mempunyai tubuh berisi yang ada hanya Annie yang ringkih dan sakit-sakitan.


Di samping nya ada sahabat nya yang selalu siap sedia untuk Annie..sungguh Clara adalah salah satu contoh sahabat yang patut mendapatkan award..tak pernah sekalipun dia berfikir untuk meninggalkan sahabat nya itu..dia akan selalu ada untuk Annie dan takkan pernah meninggalkan nya apapun yang terjadi.


"Clara.. istirahat lah..kau pasti lelah kan?" saran ibu Annie meminta Clara beristirahat.


"Tidak apa-apa bibi..Clara tidak lelah" jawab nya sambil tersenyum tanpa mengalihkan tatapannya dari Annie.


Setitik cairan bening berhasil lolos dari pelupuk nya..jarang dia menangis di depan orang lain selain Annie tapi sekarang dia begitu lemah pertahanan yang dia bangun telah runtuh di hadapan orangtua sahabat nya.


Orangtua Annie juga tak lagi membendung perasaan nya..mereka menumpahkan segala isi hati nya di depan Annie dan Clara..tak ada lagi sembunyi-sembunyi hanya untuk menangis.

__ADS_1


"Ini salah kami Clara.. seandainya kami lebih memperhatikan diri nya hiks..kami benar-benar orangtua yang tidak berguna Clara..Annie sangat tersiksa selama ini tapi kami hanya menyediakan harta benda tanpa kasih sayang..hiks..hiks..kami benar-benar orangtua terburuk Clara kami tidak layak di sebut orangtua.." ujar ibu Annie menumpahkan isi hati nya yang mengganjal di depan Clara sahabat anak bungsu nya.


"Sudah lah bi..Lebih baik kita berdoa agar Tuhan mau memberikan kesempatan sekali lagi pada Annie..tebus lah kesalahan kalian dengan membawa segudang perhatian yang selama ini Annie butuhkan" ujar Clara menyarankan meski dia juga sedikit kesal tapi di saat-saat seperti ini dia tidak akan memperpanjang masalah.


Di saat mereka tengah bercerita tiba-tiba layar monitor yang menandakan jalan nya laju jantung Annie berbunyi dan itu membuat ketiga orang yang ada di ruangan itu panik dan memanggil dokter.


"Annie..Annie jangan menyerah sayang..bertahan sedikit lagi nak..maafkan mommy..bertahan lah nak hiks" ujar ibu Annie membisikan kata-kata di telinga sang anak agar mau berjuang sebentar lagi.


"Annie..sayang bertahanlah..maafkan Daddy nak maafkan Daddy..bernaung sebentar lagi bersama kami nak" ayah Annie pun sama seperti sang ibu yang membisikkan kata-kata yang hampir sama seperti ibu Annie.


#


#

__ADS_1


"Annie..ya tuhan apa dia baik-baik saja..kenapa aku begitu gelisah tuhan..semoga dia dalam keadaan baik-baik saja" ujar seroang pria yang tengah menatap langit di balkon kamar nya dan teringat akan sosok Annie.


"Sayang kau kenapa?" tanya seorang wanita yang tak lain adalah istri dari si pria itu.


"Hm.. aku hanya merindukan Annie sayang.. perasaan ku tiba-tiba jadi gelisah" jelas sang pria menceritakan kegelisahan nya.


"Tenang lah..kita pulang besok..aku tak mau menjadi menentu durhaka jika terus seperti ini..aku juga ingin melihat adik kecil mu yang membuat mu seperti ini.. jangan ada penolakan karena aku tak akan menerima nya"


......................


Bonus visual....


__ADS_1



__ADS_2