CINTA DAN PERJUANGAN

CINTA DAN PERJUANGAN
Ep 25_Kondisi Tak Terduga


__ADS_3

Annie memeluk Rico dan di balas rengkuhan hangat oleh Rico..dia merasa menjadi wanita yang sangat beruntung karena menjadi wanita yang di cintai Rico pria yang tak mudah berekspresif namun penuh perhatian.


"Aku juga mencintaimu Rico..jangan tinggalkan aku" ujar Annie masih memeluk erat tubuh Rico yang membuat nya menghangat dan merasa aman.


"Sudah jangan menangis.. aku akan segera kembali..kau jangan nakal dan turuti perintah ku atau aku akan marah besar padamu" ujar Rico berpesan namun tersirat ancaman di dalam pesan itu.


"Iya sayang..cepat lah kembali" ujar Annie tersenyum.


"Baiklah aku pergi..jaga diri..cups" pamit Rico mengecup sekilas bibir Annie.


Annie terdiam dan langsung merona karena ciuman yang tiba-tiba di layangkan Rico pada bibir nya..ya tuhan bisa jantungan Annie jika seperti ini terus.


Rico keluar dari ruangan Annie dan berpesan pada Clara dan keluarga Annie agar menjaga Annie selagi dia keluar sebentar..setelah nya Rico bergegas pergi menuju mansion ayah nya bukan untuk mengantar ke bandara karena ayah nya bahkan sudah ada di rumah di negara X bersama ibu nya melainkan Rico mau memeriksa sesuatu.

__ADS_1


Sesuatu yang amat penting untuk menjaga keamanan Annie beserta keluarga nya..ada si klimis di rumah sakit yang bisa menggantikan nya menjaga keluarga Annie sementara dia pergi.


#


#


"Bagaimana bisa kalian lengah dengan situasi nya hah..kerja kalian apa saja hingga tidak mampu menangani hal kecil seperti ini?" tanya Rico yang sudah berada di suatu tempat yang pasti bukan tempat yang bisa sembarangan orang berkunjung.


"Maaf tuan..kami lalai..kami sudah menyebar anggota di setiap sisi rumah sakit" ucap anak buah nya menjelaskan pengawasan nya.


"Baik tuan"


Rico kembali ke apartemen untuk mengganti pakaian nya.. perasaan nya tak enak..entah lah ada apa dia Hanau bisa secepat mungkin kembali ke rumah sakit bukan tidak percaya pada orang-orang nya tapi akan lebih baik jika dia yang terjun langsung menangani dana mengetahui keadaan sekitar.

__ADS_1


Di saat Rico tengah bersiap menuju rumah sakit ponsel nya berbunyi..Rico mau tak mau mengangkat nya lebih dulu daripada menggangu perjalanan nya.


"Katakan" ujar Rico langsung pada intinya.


"Tuan maaf..rumah sakit di serang..nona Annie..dia__"


Tutt....tutt....


Sambungan telepon terputus sepihak oleh Rico..dengan segera Rico berlari keluar dari apartemen..jantung nya memompa lebih cepat.. perasaan nya benar-benar takut akan suatu hal buruk yang bisa saja terjadi pada Annie dan orang-orang terdekat nya..kenapa harus ada kondisi tak terduga seperti ini..dia benar-benar benci dengan situasi nya.


"Sialannnn..apa yang sebenarnya terjadi.. kenapa setelah aku tidak di sana baru mereka menyerang..sialan aku tidak akan mengampuni mereka jika terjadi sesuatu pada Annie ku" ujar Rico dengan perasaan nya yang tak menentu.


Secepat kilas setelah keluar dari lift Rico berlari menuju mobil nya yang terparkir tak jauh dari lobby.. dia berlari dan sampai di mobil dengan secepat kilat Rico masuk kedalam mobil dan menjalankan nya bagaikan orang yang tengah di kejar hantu.

__ADS_1


"Minggir sialannnn..brengsek kalian mau" ujar Rico mengumpat kala melihat sebuah mobil van menghalangi jalan nya.


__ADS_2