
"Aku tidak sabar untuk segera memiliki bayi dengan mu sayang" bisik Rico membuat wajah Annie memerah.
Annie menunduk malu mendengar bisikan Rico yang menyebalkan..astaga berarti nanti malam setelah acara selesai dia tidak akan bisa lepas dan akan langsung menjadi istri yang seutuh nya.
Memikirkan hal itu membuat wajah Annie memerah bak jambu biji..siap tidak siap dia harus siap karena dia juga tak mau menunda untuk memiliki anak dari Rico pria yang dia cintai..kini waktu nya dia membalas cinta Rico yang telah dia jaga hanya untuk nya.
"Aku juga tidak sabar suamiku" balas Annie membuat Rico melotot melihat Annie karena tidak menyangka Annie membalas godaan nya.
"Oh astaga sayang,bersiap lah nanti malam kau tak kan ku biarkan tidur sebelum menjerit keras" kata Rico lirih sambil mencolek dagu Annie.
"Aku tunggu tuan suami"
Acara telah berjalan lancar..kini waktu nya bagi para tamu untuk memberi selamat pada kedua mempelai..selesai dengan saling memberi ucapan selamat kini Rico membawa Annie menuju villa keluarga Wilson karena dia akan mencetak gol di sana.
Dia sudah ijin pada kedua orang tua mereka untuk menghandle acara karena dia sudah tidak sabar untuk belah duren.
*
*
"Kenapa kita di sini sayang?" tanya Annie kebingungan.
"Aku tak ingin ada halangan dari kakak mu jadi lebih baik kita sembunyi agar proses pencetakan tidak terganggu..benarkan sayang" kata Rico merengkuh Annie dari belakang dan menuntun nya masuk kedalam kamar.
Di dalam kamar Rico langsung menyergap bibir manis Annie yang selalu membuat nya ketagihan..dia menyesap bibir itu dengan rakus. sambil tangan nya pun tak tinggal diam begitu saja.
__ADS_1
Rico merebahkan tubuh Annie di ranjang dan mulai mellucu ti pakaian kedua nya..setelah mendapat persetujuan dari pemilik tubuh Rico melanjutkan aksi nya menelusuri setiap jengkal tubuh Annie yang belum pernah dia jam mah.
Bibir Rico tak henti-henti nya menelusuri lekkuk tubuh yang dia yakini adalah dimana letak sensitivitas yang bisa memicu suara indah milik Annie agar menggema di kamar nya yang sudah panas itu.
Dia banyak belajar dari kakak-kakak nya soal belah duren..tentu kakak yang dia maksud Kaka laki-laki nya seperti Gio, Gian, Sean, Arick, Bryan, Mark, Max,Lionel, Ray dan tak lupa para Daddy dan Uncle juga.
Rico mulai memainkan dua bola kenyal sensitif milik Annie dengan bergantian memainkan nya,dengan satu di mulut nya dan yang satu dia genggam dengan lembut nya bagai kan bola kenyal itu adalah sebuah intan permata yang tak boleh tergores.
"Aahh..uuhhh" desyahan Annie keluar saat mulut nakal si tuan suami mulai menyessap berry sensitif di ujung nya dengan begitu rakus.
Rico tampak tak memperdulikan suara indah istri nya Annie yang begitu merdu di telinga nya..dia masih fokus menyessap berry sensitif yang selalu manis dalam Indra perasa yang dia miliki.
Rico masih berjuang menyessap agar berry sensitif itu mau mengeluarkan air yang bisa membuat bayi mungil kekenyangan, namun tak bisa karena istri nah itu kan belum memiliki bayi atau melahirkan.
Rico berhenti dan berpindah pada bola kenyal yang satu nya..dia piillin berry sensitif itu dengan lembut dengan rasa gemas ingin mencubit berry merah kecoklatan itu..dia begitu gemas dengan benda kecil di ujung bola itu.
Tangan Annie seakan reflek dan malah semakin menekan kepala Rico yang saat ini tengah bermain-main di berry sensitif nya itu..seakan memberi isyarat kepada Rico agar Rico semakin gencar dan melakukan lebih untuk memainkan nya karena terbukti Annie bahkan tak pernah henti mendesyah dan menikmati nya.
"Aaahh.. uhmmm Rico..aahhh" Annie semakin mendessyah saat Rico semakin gemas dengan bola kenyal yang jadi mainan nya itu.
"Ini terlalu indah dan menggemaskan sayang..aku suka" kata pria itu melongok ke arah Annie dan tersenyum puas saat melihat wajah Annie yang sudah benar-benar sayu.
"I want you Rico oouhhh" kata Annie meminta Rico untuk segera memuwas kan nya karena dia tidak tahan jika berlama-lama lagi melakukan pemanasan.
"Of course sayang sesuai keinginan mu" balas Rico tersenyum lalu mulai membuka ked dua kakki Annie dan dia mempossisikan wajah nya pada lembah hangat itu.
__ADS_1
Rico mendekatkan wajah nya pada lembah indah itu dan mulai menciumi aroma khas lembah itu..dia mengecup lembah itu dengan llidah yang menjjullur mencari titik kecil nan sensitif yang bisa membuat istri nya semakin mengerrang hebat.
Rico tersenyum saat menemukan titik kecil itu dan dia tak menunggu lama untuk memainkan nya.. llidah nya mulai memainkan titik kecil itu dan benar saja suara indah Annie benar-benar semakin memekik di telinga nya..sungguh indah sekali.
"Orghhh Ricooo..uuhhh...yeah uhmmm"
"Ouhhh ini hmmmm..nike matt Rico aahh"
Annie terus meracau saat llidah dan mulut nakal suami nya itu memporak-porandakan lembah mi Lik nya dengan seenak jidat nya dan begitu bebas hingga dia mengerrang sangat keras saking nike matt nya.
"Ouhhh sayanghhhh..do it pleaseee aahhh" racau Annie yang semakin tak jelas meminta suami nya untuk segera melakukan nya karena dia tidak tahan lagi dengan serangan yang Rico berikan.
"Ok sayang..sesuai dengan keinginan mu.. Aku akan memuwas kan mu hingga kau menjerit memohon ampun kepada ku..rupa nya kau sudah sangat basaah ya..hmm" kata Rico dan langsung memposisikan junior nya tepat di pintu masuk area lembah itu dan dengan perlahan dia dorong junior nya hingga dia mendengar suara rintihan kesakitan dari Annie.
"Arkhhh..sakit" rintihan Annie terdengar saat Rico mulai membboboll gawang nya.
"Ouh sayang..now you are mine Annie" kata Rico tersenyum lalu dengan perlahan mulai mendorong lagi senjata nya hingga beberapa kali dan akhirnya berhasil menerobos masuk kedalam.
"Ouhhh sayang ssshh ini benar-benar Nike mat aaahhh" ujar Rico saat junior nya sudah tenggelam dalam lembah hangat nan sempit itu dan kini dia merasakan pijatan lembut dari dalam.
Setelah diam beberapa saat kini Rico mulai menggerakkan pinggul nya maju dan mundur sesuai naluri nya..perlahan hingga Annie tak lagi meringis merasakan sakit dan sesak saat junior kecil nya memasuki lembah nya itu.
Rico semakin memaccu diri nya bak tengah menunggang kuda meski tak di arena melainkan di ranjang panas mereka..gerakan Rico semakin cepat hingga dia merasakan sensasi yang luar biasa yang belum pernah dia rasakan selama ini..dia hampir meledak saat tepat satu jam lebih berlalu diri nya menunggangi tubuh cantik nan sekseh Annie nya.
"Arghhh sayang ssshhh..aku akan sampai..orghhh ssshhh aahhh Annie sayanghhhh" ujar Rico semakin meracau saat dia telah sampai pada peleppasan pertama nya.
__ADS_1
Nafas nya memburu seakan habis maraton ratusan kilo meter jauh nya..tatapan nya mengarah pada wajah cantik nan sayu wanita yang baru dia nikahi itu..dia bingkai wajah indah nan ayu istri nya lalu dia beri kecupan ke seluruh wajah itu.
"Sekarang kau adalah milik ku seutuhnya.. Aku akan membuat mu bahagia sayang" kata Rico lalu terlelap sambil memeluk Annie yang sudah terlelap lebih dulu setelah melewati malam panas mereka di malam pertama sebagai suami dan istri.