
"APA YANG KAU KATAKAN HAHH???"
Bukan Rico ataupun Annie,ketiga orang di dapur itu pun menoleh ke arah samping dan menemukan seseorang tengah menatap murka ke arah Narima.
Narima pun di buat gemetaran oleh kehadiran sang nyonya besar rumah ini yaitu Nila,dia memang mendapat ijin untuk bekerja sementara di rumah utama keluarga Erick asalkan dia tidak membuat ulah dengan penghuni nya.
Tapi baru beberapa jam dia bekerja di sini dia sudah tersandung masalah besar dengan istri Rico yaitu Annie yang dia belum tau posisi nya di rumah ini.
"Nyo..nyonya besar" ujar Narima terbata tak berani menatap mata nyalang Nila yang tengah menatap nya dengan penuh kemurkaan.
__ADS_1
"Apa yang kau katakan pada menantu kesayangan ku hahh,berani sekali kau mengatakan hal yang tidak pantas kau ucapkan.kau tau jika saja aku tidak memikirkan bibi Cema yang sudah mengabdi pada keluarga kami selama puluhan tahun mungkin aku sudah membawa mu ke kandang singa kesayangan kakak ku" kata Nila masih dengan tatapan mata yang sangat menghunus Narima hingga Narima mati kutu di buat nya.
"Ada apa ini,mom kapan pulang?" tanya seorang wanita yang sebelum nya juga bermasalah dengan Narima yaitu Via.
"Hey kapan kau datang kenapa mommy tidak tau?" tanya Nila sambil cipika cipiki dengan putri semata wayang nya.
"Sudah sejak satu jam yang lalu mom dan kau tau aku mendapatkan sambutan yang sangat tak mengenakan dari seseorang,dia bilang lain kali aku harus buat janji dulu dengan kalian karena kalian sangat sibuk dan itu bisa mempermalukan ku kata nya mom" ujar Via sengaja bercerita pengalaman nya tadi saat dia datang dan berdebat dengan Narima di rumah tamu dan kini dia sangat puas melihat wajah pias Narima.
"Ada di depan mommy orang nya" jawab Via dengan santai nya lalu duduk di sebelah Annie dan Rico yang sedari tadi hanya menjadi pendengar.
__ADS_1
"What's berani nya kau hahhh seperti nya kau sudah tidak sayang nyawa mu hah" tanya Nila sambil mencengkram erat lengan Narima masih dengan wajah yang di penuhi kabut amarah.
"Nyo..nyonya maafkan saya, saya tidak tau kalau dia anggota keluarga anda benar nyonya" elak Narima masih mencari aman.
"Padahal tadi aku waktu datang sudah bilang Mommy Daddy Via datang begitu mom, seperti yang biasa nya Via lakukan apa kau tuli atau bagaimana?" ujar Via menceritakan yang sebenar nya karena memang begitu kenyataannya.
Nila sungguh di buat murka dengan pelayan baru dan muda yang dia ijinkan untuk bekerja menggantikan bibi yang saat ini tengah sakit,dia tak menyangka anak mantu nya akan di perlakukan dengan tidak baik oleh pelayan itu.
Bagaimana jika suami nya tau pasti tidak akan lama lagi waktu bernafas untuk pelayan itu.jika dia menyembunyikan hal ini maka akan menjadi boomerang bagi nya dan hubungan nya dengan Erick.
__ADS_1
Tapi jika dia mengatakan hal ini pada Erick maka Erick akan membuat Narima menghirup udara segar untuk terakhir kali nya sebenarnya dia tidak mau suami nya turun ke meja eksekusi lagi tapi kini dia bimbang di antara dua pilihan sulit.