CINTA DAN PERJUANGAN

CINTA DAN PERJUANGAN
Ep 37_Masih Belum Percaya


__ADS_3

"Selamat ya kamu berhasil melewati masa itu" ucap seorang wanita yang memakai jas putih dengan stetoskop di leher nya.


"Terimakasih..anda sangat berjasa dalam proses ini" balas si pasien tersenyum manis.


"Ini juga berkat kegigihan mu..kau memang hebat" puji nya tersenyum mengusap lembut wajah pasien itu yang mulai memperlihatkan keadaan nya yang semakin membaik.


Mereka masih mengobrol mengenai apa saja yang sudah mereka lalui selama 6 bulan terakhir..sungguh suatu kemajuan yang sangat bagus..semoga setelah ini dia bisa sehat kembali dan bertemu dengan para orang-orang tersayang nya.


Pasien dan dokter itu kembali berbincang mengenai perkembangan terkini kondisi nya..dokter itu selalu memantau perkembangan nya dan melihat semangat yang dimiliki si pasien dokter itu juga tak mau patah arang dia berusaha menyembuhkan si pasien.


Terbukti setelah 6 bulan berlalu meski dengan berbagai proses yang berat akhir nya kondisi si pasien mulai menunjukkan tanda-tanda bahwa tubuh nya semakin kuat dan sehat.


Hanya satu langkah lagi yaitu memastikan bahwa pasien benar-benar sudah sehat dan semakin membaik.

__ADS_1


#


#


"Aku merindukan mu Annie..aku masih belum percaya bahwa kau sudah tiada..aku selalu menunggu mu hingga kau kembali di hadapan ku" uajr Rico yang saat ini tengah berada di dalam apartemen nya di negara A.


Rico sampai sekarang masih terus mencari kebenaran dari kepergian Annie..dia yakin Annie belum meninggal karena dia dapat merasakan jantung nya yang berdegup kencang setiap hari nya.


Sementara itu Remon telah kembali ke negara X tempat di mana dia akan menghabiskan waktu bersama istri dan keluarga nya mengenang Annie yang telah tiada.


"Kakak merindukan mu Bunny..kembalilah hiks.. kembalilah pada kakak Bunny huhuhu" Remon berada di kamar Annie dan tengah memeluk baju Annie serta barang-barang Annie.


Remon menangis setiap kali dia teringat ringis kesakitan di wajah Annie.. ringisan itu bagaikan pisau yang menyayat hati nya perlahan.

__ADS_1


Dia masih menyalahkan diri sendiri karena telah tak secara langsung membiarkan Annie kesakitan selama ini.


"Sayang jangan seperti ini..kau tak mau bukan Annie sedih" uajr snag Istri mengingatkan Remon.


"Aku merindukan nya sayang..sangat merindukan nya" uajr Remon memeluk sang istri dan menangis dalam pelukan nya.


"Sayang aku tau bagaimana perasaan mu tapi jangan berlarut larut Annie bisa sedih jika melihat mu seperti ini..kau tak kasihan pada mommy dan Daddy yang sudah sakit-sakitan akibat kepergian Annie hm?" ujar snag istri mengingatkan Remon.


"Maaf..maafkan aku sayang..aku hanya merindukan nya"


Remon memeluk sang istri erat..hanya istri nya yang berada di sisi nya untuk mendampingi nya saat ini..dia harus bisa bangkit demi orangtua nya.


Ayah dan ibu nya Sering sakit-sakitan karena kepergian Annie sangat menjadi bom yang meluluh lantakkan perasaan mereka.

__ADS_1


"Ayo lihat mommy dan Daddy..mereka juga butuh dukungan mu" ujar istri Remon mengajak Remon menemui orangtua nya.


"Hm.. Terimakasih sayang kau selalu bisa membuat ku nyaman"


__ADS_2