
"Baiklah dok..tolong lakukan yang terbaik untuk anak kami" ujar ayah Annie.
"Akan saya usahakan tuan" balas sang Dokter.
Setelah kepergian ayah Annie dokter hanya bisa menghela nafas nya panjang..entah lah apa yang sedang dia pikirkan hanya dokter itu yang tau.
Sementara itu di ruangan Annie Rico tengah di buat panik karena detak jantung Annie di layar monitor hanya menunjukkan garis lurus.
Jantung nya ikut berpacu melihat dengan mata kepala nya sendiri bahwa garis lurus itu tak mau berubah..wajah Rico memucat melihat Annie yang tak mau bergerak sedikitpun.
"Annie.. Annie bangun sayang..selamatkan lah Annie tuhan selamatkan dia" Rico berdoa dalam hati dan bergumam dan berdoa untuk Annie.
"Rico apa yang terjadi..Annie kenapa nak?" tanya mamah Annie yang ikut panik melihat dokter dan suster yang bergerak cepat memasuki ruangan anak nya.
__ADS_1
"Rico nggak tau bi.. Rico hiks..Rico" Rico tak kuasa membendung air mata nya lagi dia menangis di pelukan calon ibu mertua nya.
Mamah Annie juga menangis dia tak tau harus berbuat apa..hanya dia dan harap yang dia panjatkan semoga anak nya kembali sehat.
Sementara yang lain terlebih Remon dia seperti menggila dia meninju dinding rumah sakit hingga tangan nya berdarah dengan tangis yang pilu dari bibir nya.
Sang istri hanya bisa memeluk dan menenangkan dia juga sedih melihat situasi saat ini tapi dia bisa apa hanya tuhan yang bisa mewujudkan harapan mereka.
Takut..ya dia sangat takut kehilangan putri cantik nya..sedih..ya dia sangat sedih melihat sang putri yang terus bernaung namun tak ada hasil..sempat terbesit pikiran melepaskan nya tapi hati tak mampu berbuat lebih.
"Apa kau lelah nak..apa kau benar-benar tak ingin berjuang sekali lagi..apa kau sudah tak ada lagi semangat untuk hidup mu..jika kau memang lelah maka Daddy iklas sayang..Daddy iklas melepaskan kesakitan dan penderitaan mu nak" ayah Annie membatin dengan tangis yang tak bersuara.
Dia tepuk dada nya yang kian sesak hanya untuk sekedar bernafas..sungguh ayah mana yang tega melihat kesakitan putri nya jika saja bisa di ganti kan maka dia iklas mengganti kan posisi Annie saat ini..biarkan lah dia yang mengalami penderitaan yang anak mau rasakan.
__ADS_1
Ibu Annie tampak tak sadarkan diri..dia terlalu pedih melihat dokter berusaha mengembalikan detak jantung anak nya..dia tak kuat menyaksikan jika dokter menyerahkan dan mengatakan Annie nya lelah dan memilih meninggalkan nya dengan duka mendalam.
"Bibiiii..astaga paman bibi pingsan" ujar Rico yang menangkap tubuh renta ibu Annie.
"Astaga mommyyy" Remon langsung dengan cepat menghampiri sang ibu.
"Mommy..ya tuhan" ayah Annie mengambil alih tubuh istri nya dan membawa nya ke ruang perawatan.
Semua orang tenaga panik dengan keadaan ibu Annie dan Annie.. Rico mengikuti Remon dan keluarga nya ke ruang perawatan tempat ibu Annie di rawat.
Sementara itu di sisi lain para dokter berhasil mengembalikan detak jantung Annie..tampak dari arah pintu telah menunggu beberapa orang yang sudah bersiap dengan segala sesuatu nya.
"Sekarang" ujar dokter sambil membawa brankar Annie keluar dari ruangan itu dan mengganti nya dengan pasien lain lengkap dengan topeng wajah Annie yang benar-benar menyerupai Annie namun it bukan lah Annie karena ada yang berbeda yaitu ukuran tubuh Annie.
__ADS_1