CINTA DAN PERJUANGAN

CINTA DAN PERJUANGAN
Ep 13_Kedatangan Sang Kakak


__ADS_3

"Apa masih belum ada kabar keberadaan nya dad?" tanya ibu Annie yang saat ini tengah duduk di depan ruangan Annie.


"Belum mom..Daddy sudah kerahkan semua wanita yang Daddy punya untuk mencari keberadaan nya tapi tak kunjung membuahkan hasil" jelas sang suami mengenai pencarian nya terhadap anak pertama mereka.


"Jika saja dulu kita turunkan sedikit ego kita dad..dia pasti tidak akan pergi meninggalkan rumah selama ini..bahkan dia belum tau keadaan adik nya..mommy gagal sebagai orangtua dad..mommy gagal" ujar sang istri meluapkan isi hati nya yang benar-benar menyesal dan merasa telah gagal.


"Tidak mom..ini semua kesalahan Daddy yang terlalu memaksakan kehendak..jangan menyalahkan diri sendiri mom..fokuslah pada kesembuhan Annie" ujar sang suami membantah ucapan sang istri.


"Tapi Remon dimana dad..mommy benar-benar bisa gila jika kehilangan kedua anak kita dad" ujar sang istri bertanya keberadaan anak mereka yang satu nya.


"Bersabar lah..past kita akan menemukan Remon dan membujuk nya mendonorkan sumsum tulang belakang nya..Daddy juga akan minta maaf bila perlu Daddy akan berlutut di hadapan nya" yakin sang suami bahwa anak mereka yang satu nya akan kembali.


#


#


Di tempat lain tepat nya di bandara terlihat sepasang suami istri tampak berjalan bergandengan dengan masing-masing tangan menyeret sebuah koper.


Mereka terus melangkah menuju pintu keluar..terdapat sebuah taksi di depan pintu keluar bandara..negara X..negara di mana si pria pernah memiliki kenangan buruk di sana namun juga negara kelahirannya.


Seberapapun dia menjauh pasti dia akan kembali lagi ke negara asal nya..tak ada yang lebih berarti selain keluarga dan dia tengah merasakan nya, merindukanmu sang adik hingga rasa nya ingin segera menembus waktu agar bisa bertemu dengan nya lagi.


"Sayang akhirnya kita sebentar lagi akan bertemu orangtuamu juga adik kecil mu..aku tidak sabar" ujar si wanita sedikit gugup namun berhasil di tenangkan sang suami.

__ADS_1


"Iya sayang.. aku tak menyangka akan kembali lagi ke sini..huhh aku malah gugur sekarang" ujar si pria yang menjadi gugup ketimbang si wanita.


"Hey mereka keluarga mu sayang..jangan gugup" tegur sang wanita memberi pengertian agar suami nya tak gugup.


Mereka telah sampai di sebuah rumah yang tak begitu besar namun termasuk mewah.



"Apa ini rumah keluarga mu sayang?" tanya si wanita ketika sampai di depan sebuah bangunan yang menurut nya besar.


"Iya..ayo masuk" jawab si pria mengajak sang wanita masuk.


Mereka masuk kedalam rumah itu setelah menekan bel akhirnya pintu terbuka dan di sambut oleh seorang pelayan paruh baya yang seperti nya pelayan lama di rumah itu.


"Aku Remon bibi..apa bibi lupa?" ujar Remon menjelaskan diri nya.


"Apaaa..tu..tuan muda r..re...mom.. Benarkah?" tanya si pelayan berusaha menelisik seluruh wajah nya.


"Iya bibi Rema..ini aku Remon" ujar Remon membenarkan.


"Ya tuhan tuan Remon..astaga..tuan kemana saja hiks" tangis bibi Rema memeluk Remon yang dia jaga sejak kecil sebelum hadir nya Annie.


"Panjang ceritanya bi..bisa kah kami masuk dulu?" ujar Remon

__ADS_1


"Astaga..masuk lah tuan,nona"


#


#


"Apa bi... Bibi Jangan bercanda ini tidak lucu" ujar Remon terkejut dan sedikit emosi.


"Bibi tidak bohong tuan..sudah 1 tahunan nona kecil mengalami nya dan sekarang nona kecil sedang menunggu untuk mendapatkan donor hiks" jelas bibi Rema menceritakan detail nya pada Remon.


Remon benar-benar bagai di himpitan batu besar..sesak,takut..adik kecil nya..adik nya yang memiliki senyum indah kini tengah berjuang melawan maut sedangkan dia..dia hanya bersembunyi dengan rapih sampai tidak bisa di temukan bahkan memutuskan kontak dengan keluarga nya.


"Annie..hiks..Annie ku.. adikku..maafkan Kaka Annie..maafkan Kaka" tangis Remon merasa tidak berguna menjadi Kaka.


"Sayang jangan menyalahkan diri mu..sebaiknya kita ke negara A saja agar pendonoran Annie segera di lakukan..ayo jangan buang-buang waktu" ajak istri Remon tidak ingin membuang-buang waktu.


"Kau benar sayang..bibi dimana alamat rumah sakit tempat Annie di rawat?" tanya Remon pada bibi Rema.


"Alamat nya rumah sakit xxx" ucap bibi Rema memberitahu.


Remon dan istri nya langsung bergegas menuju bandara untuk memesan tiket pesawat tapi belum sempat mereka keluar tampak lah seorang pria tengah berdiri di depan pintu rumah dan menyapa mereka.


"Apa kabar tuan Remon Carter dan nona Felucy Amber?"

__ADS_1


__ADS_2