CINTA DAN PERJUANGAN

CINTA DAN PERJUANGAN
Ep 17_Adikku...


__ADS_3

"Sshhh sialan..kepalaku pusing sekali" ujar seorang pria yang baru saja terbangun dari pingsan nya.


Pria itu melihat-lihat sekeliling nya.. rumah sakit..kenapa malah dia ada di rumah sakit..bukan nya tadi dia sedang ada di rumah orangtuanya lalu hendak menuju ke rumah akut di negara A untuk menyusul adik nya namun sekum berhasil keluar dia dan istri nya sudah di bekap dan tak bisa berkutik lagi selain ikut karena saat itu mereka dalam keadaan yang tidak memungkinkan.


"Sayang bangun..hey kita di rumah sakit" ujar si pria mencoba membangunkan si wanita nya.


Tak berapa lama kemudian si wanita bangun dan melihat sekeliling nya benar mereka di rumah sakit..siapa yang membawa mereka ke rumah sakit ini..apa mereka akan di jual dan organ-organ mereka akan di beli dan jual ke orang lain..


Tidakkkkkk.


Si wanita pun terbangun karena merasa terusik dalam tidur nya..ya setelah biusnya habis ternyata dia mengantuk jadi tidur lah untuk mengumpulkan tenaga nya lagi.


"Sayang..kita di rumah sakit?" tanah si wanita yang tampak terkejut melihat ruangan yang sangat dia kenal yaitu ruangan rumah skait.


"Iya sayang..bangun lah kita harus mencari tau siapa pria brengsek itu" ujar si pria masih menyimpan kesal pada pria berambut klimis dengan senyum menjengkelkan.

__ADS_1


"Kau benar..ayo kita keluar aku takut jika ternyata mereka adalah orang-orang yang memperjualbelikan orang manusia..hiiihh aku tidak mau jadi korban mau sayang" ujar si wanita masih berpikir bahwa mereka hendak di jual.


Di saat mereka hendak membuka pintu ruangan dimana mereka berada tiba-tiba pintu sudah terbuka dan menampakkan pria yang membawa mereka kemari.


"Kau..apa mau mu hah..kenapa kau membawa kami kemari..apa kau mau menjual kami hah?" ujar si pria emosi melihat senyum menjengkelkan itu lagi.


"Anda sekalian sudah bangun tuan,nona..mari ikut saya dan tidak ada penolakan seperti tadi pagi lagi mari silahkan" ujar si klimis dengan senyum menjengkelkan nya mempersilahkan tamu spesial tuan nya melangkah mengikuti nya.


Kedua orang itu hanya mengikuti si klimis saja daripada di culik lagi..sampailah mereka di suatu ruangan dimana di ruangan itu terdapat tiga orang tua serta dua anak muda dan satu wanita cantik yang tengah memejamkan mata nya.


"Terimakasih klimis..suruh masuk" ujar Erick berterimakasih dan menyuruh kedua nya masuk.


"Baik tuan" ujar si klimis.


Kedua orang itu masuk kedalam dan menatap orang-orang di dalam ruangan itu..mata pria itu membulat kala melihat wanita yang telah melahirkan nya juga ayah yang menjaga nya sedari kecil tenaga berada di depan nya.

__ADS_1


"M..mom..da..dad..dy..kalian?" ucap nya bingung menatap kedua orangtuanya.


"Remon..astaga ya tuhan Remon hiks" ujar si ibu terkejut ketika menyadari siapa yang di maksud Erick sebagai tamu special nya.


Mereka berpelukan dengan penuh kerinduan..tak berapa lama kemudian Remon tersadar dan berkata.


"Mom..kalian sedang apa di rumah sakit ini..apa ada yang sakit..ah adikku mana aku merindukan nya" ujar Remon bertanya serentetan pertanyaan yang tak sanggup mereka jawab.


Ibu Remon membawa Remon menuju ranjang yang dimana di ranjang itu tengah berbaring seorang wanita cantik yang tak lain adalah adik nya sendiri.


Tubuh Remon membeku kala melihat tubuh adik kesayangannya terbujur di ranjang pasien dengan tak bergerak sama sekali..adik nya..kenapa dengan adik nya.


"Adikku... Annie..my bunny" ucap Remon dengan suara bergetar menahan tangis yang sudah tidak dapat dia tahan lagi.


Semua yang ada di dalam ruangan itu menangis tak terkecuali Erick sendiri yang melihat betapa sakit nya Remon ketika melihat adik nya yang tengah terbaring lemah tak berdaya.

__ADS_1


"Annie..sayang bangun lah..Kaka di sini Annie..bangun my bunny bangun hiks..bangun huhuhuhu hiks"


__ADS_2