CINTA DAN PERJUANGAN

CINTA DAN PERJUANGAN
Ep_54.. Menyebalkan.


__ADS_3

"Honey kau yakin ingin pulang sekarang?" tanya Rico memastikan lagi agar tidak salah paham atau keliru.


"Iya sayang..aku sudah merindukan keluarga kita" kata Annie untuk kesekian kali nya menjawab hal yang sama setiap Rico menanyakan hal yang sama berulang-ulang setelah menyelesaikan tugas nya.


Rico akhirnya pasrah dan menurut saja karena keinginan istri nya itu tidak bisa di tentang..dia sudah berjanji untuk menjadi suami yang baik dan penyayang.. tidak apa-apa, kan di rumah juga masih bisa mencetak adonan.


Setelah selesai dengan segala persiapan kini kedua nya tengah berada di depan rumah..Rico menitipkan pesan pada penjaga villa agar merawat villa itu karena suatu saat nanti mereka akan kembali lagi mungkin dengan anggota baru.


"Bu kami pamit ya..titip villa" pamit Annie pada penjaga villa.


"Iya nona,kalian hati-hati di jalan..tuan Rico semoga nanti kalian kembali dengan anggota baru di keluarga kecil kalian ya..bibi akan sangat bahagia jika masih sempat melihat anggota baru kalian" kata bibi penjaga villa sedikit sedih karena akan di tinggal sepasang pengantin baru yang seminggu ini membuat villa terasa panas.


Rico hanya tersenyum dan mengamini doa dan harapan penjaga villa itu..dia dan Annie memang tidak ada niatan menunda momongan..sedikasihnya saja.

__ADS_1


"Baiklah bi,kami pamit bibi hati-hati juga" kata Rico lalu membukakan pintu mobil untuk Annie dan berjalan menuju sisi sebelah nya lagi setelah menutup pintu mobil untuk Annie.


Mereka pergi dari villa menuju rumah orangtua Rico..mereka sudah sepakat untuk tinggal di rumah orangtua Rico sementara karena rumah yang Rico beli belum selesai di renovasi.


Perjalanan menuju rumah keluarga Erick memakan waktu 2 jam karena Rico membawa mobil nya sedikit lambat..tujuan nya adalah agar mereka memiliki waktu lebih untuk menikmati keindahan jalanan yang mereka lalui.


"Honey..apa kau lapar?" tanya Rico tak mau Annie kelaparan.


"Tidak honey,baiklah istirahat lah nanti jika sudah sampai akan aku bangunkan" kata Rico menggelengkan kepala nya lalu menyuruh Annie tidur lebih dulu.


"Apa tidak bisa lebih cepat sedikit sayang.. perasaan waktu kita berangkat hanya satu jam kurang sedikit tapi kenapa pulang nya sangat lama?" tanya Annie yang merasa perjalanan lebih lama dari waktu mereka berangkat.


"Haha honey aku ingin menikmati perjalanan berdua dengan mu jadi aku menjalankan mobil ini dengan sedikit pelan..maafkan aku honey" kata Rico tertawa melihat ekspresi Annie yang mengerucutkan bibir nya sebal.

__ADS_1


"Ck,kalau seperti ini kapan kita sampai nya sayang..kau ini menyebalkan sekali" kesal Annie lebih memilih memejamkan mata lalu tak menghiraukan Rico lagi.


Sedangkan Rico,dia hanya terkekeh melihat tingkah Annie..tidak apa-apa lah hiburan selama dalam perjalanan.


Tak terasa perjalanan mereka telah usai karena mobil yang Rico bawa telah sampai di depan rumah keluarga Erick..Rico mematikan mesin mobil nya lalu melepas sabuk pengaman milik nya..dia keluar dan membuka pintu di sisi Annie sang istri.


Dengan sangat perlahan Rico mengangkat Annie..setelah di rasa tidur cantik sang istri tak terganggu Rico mulai melangkah menuju pintu masuk dimana di depan pintu telah tampak seorang pelayan yang seperti nya baru dia lihat karena selama ini yang bekerja di rumah keluarga nya hanya yang sudah berumur.


"Siapa kau?" tanya Rico dengan nada datar.


"Selamat datang tuan..saya Narima pengganti bibi Chares,saya akan melayani anda dengan senang hati" kata si pelayan yang di ketahui bernama Narima itu dengan sedikit centil.


"Melayani dalam artian apa?" tanya Rico masih datar meski dalam hati ingin menghajar wanita tak tau malu di depan nya itu.

__ADS_1


__ADS_2