CINTA DAN PERJUANGAN

CINTA DAN PERJUANGAN
Ep 19_Hasil nya


__ADS_3

"Aku mencintai nya" jawab Rico pasti tanpa keraguan.


"Mencintai adikku..kau yakin kau mencintai nya bukan kasihan pada nya?" tanya Remon memastikan lagi bahwa ucapan Rico memang kenyataan nya.


"Jika memang kau tidak mempercayai nya silahkan..tapi jangan pernah kau mencoba untuk macam-macam atau melarang ku menemui Annie..karena sungguh aku tak pernah perduli tentang itu yang harus kau tau hanya aku mencintai nya lebih dari diriku sendiri" ujar Rico penuh keyakinan dan tersirat ancaman di dalam nya.


"Remon, Rico kalian sedang apa..kemarilah Annie menunjukkan tanda-tanda akan sadar" panggil ibu Annie pada dua pemuda yang tengah duduk namun tak jauh dari ruangan Annie.


Rico langsung berlari agar cepat sampai di ruangan Annie..dia senang akhir nya Anni menunjukkan tanda-tanda akan sadar..ya tuhan dia benar-benar bahagia.


"Annie..hey kau sudah sadar?" panggil Rico yang langsung membuat Annie terkejut.


Annie membagi sudah sadar sesaat setelah ibu nya memanggil kedua pria itu..dia tak menyangka akan melihat Rico di depan nya..eh tapi tunggu apa ini memang halusinasi saja karena efek kemoterapi yang dia jalani kemarin.


"Rico" panggil Annie lirih dengan bibir pucat nya.

__ADS_1


Rico semakin mendekati brankar Annie..Annie semakin menegang kala merasakan bahwa itu bukan kah halusinasi nya melainkan memang benar-benar Rico pria yang dia cintai.


"Ka..kau..kau di sini?" tanya Annie dengan masih keterkejutan nya.


"Iya..aku di sini dan bukan halusinasi.. bagaimana keadaan mu..apa ada yang sakit hm?" ujar Rico memperjelas bahwa diri nya bukan kah halusinasi seperti yang sudah-sudah.


Annie menangis kala Rico sudah tau keadaan nya..ya tuhan dia tidak mau sampai Rico tau bahwa dia hanya wanita lemah..apa yang harus dia lakukan sekarang..tubuh nya benar-benar tidak bisa di ajak kompromi.


"Hey kenapa kau menangis hm..aku tidak menggigit mu" ujar Rico yang tau perasaan Annie.


"Aku..hiks..aku malu padamu..huhuhu aku bukanlah wanita kuat seperti dulu hiks..ku mohon jangan kasihani aku hiks"ujar Annie mengutarakan keresahan nya.


"Aku mencintaimu Annie" ucap Rico berbisik di telinga Annie.


Annie terdiam dan menegang..dia tidak salah dengar kan..apa dia kali ini berhalusinasi lagi..tapi seperti nya tidak..dia mendengar jelas bahwa Rico mengatakan yang selama ini dia harap kan.

__ADS_1


"R.. Rico..k..kau..ja..ja..ngan ber..canda" ucap Annie tak ingin di permainkan.


"Lihat aku Annie..apa kau melihat kebohongan di mataku.. aku sadar bahwa perasaan ku selama ini ternyata salah..aku mencintaimu tulus dari hati dan tak akan pernah berubah sampai kapanpun..jadi..berjuang lah bersama ku" ujar Rico mencoba untuk memberikan semangat pada Annie.


"Terimakasih..aku harap kau tak jijik melihatku dengan kondisi seperti ini"


"Tidak akan dan tidak mungkin..aku tulus dan ingin memberikan yang terbaik untukmu" ujar Rico


Sementara di luar ruangan Remon sedari tadi memperhatikan interaksi antara Rico dan Annie..dia tau Rico benar-benar tulus pada adik nya dia tidak perlu khawatir lagi.


Di saat Remon tengah menatap kedalam ruangan Annie di sebelah nya sudah berdiri pria yang tak dia sukai yaitu si klimis..klimis saat ini tengah tersenyum namun senyuman nya sangat menjengkelkan di mata nya.


"Ada apa kau kemari?" tanah. Remon pada klimis.


"Ini..dari dokter.. permisi" klimis menyerahkan amplop putih bertuliskan rumah sakit pada nya..tanpa menunggu lagi dia membuka amplop nya dan membacanya dengan seksama dan tanpa terlewat satu kata pun.

__ADS_1


Hasil nya cocok..dia bahagia dia senang setidak nya kembali nya dia ke negara kelahiran nya ada guna nya.


"Kau akan sembuh Bunny" batin Remon


__ADS_2