CINTA DAN PERJUANGAN

CINTA DAN PERJUANGAN
Ep 2_Kepikiran


__ADS_3

"Terimakasih sudah mau mengabulkan permintaanku yang__uhukk" ucapan Annie terpotong saat diri nya terbatukan darah.


Annie terbatuk dan segera menutup mulutnya karena dia tau gejala yang dia alami semakin nampak..dia tak mau Rico tau dan kasihan padanya.


"Jangan sekarang tuhan..kumohon..jangan di depannya" batin Annie memohon.


Sementara Rico..dia acuh tak perduli dengan ucapan Annie..dia melewati Annie begitu saja tanpa mau berujar sedikit kata saja..Annie tak masalah dia sudah puas bisa mewujudkan impian untuk nya berduet dengan pria yang dia cintai.


*


*


Rico benar-benar kesal dengan gadis pengganggu itu..bisakah kehidupan nya tengah sebentar saja tanpa ada gangguan dari nya..tidak di kantor dan dimana-mana selalu saja ada gadis pengganggu itu.

__ADS_1


Sementara Annie..dia hanya ingin memuaskan diri melihat dan mengganggu Rico sang pria pujaan nya itu..dia tidak mau melewatkan satu momen pun yang terlewat dari nya.. kemanapun Rico pergi dia akan ada di mana Rico berada.


Namun setelah kejadian itu Annie tak lagi muncul lagi di hadapan Rico tentu saja ada alasan nya kenapa gadis itu tak muncul di hadapan nya.


"Sakit..ini benar-benar sakit mom" ujar Annie merintih kesakitan kala diri nya melakukan kemoterapi.


"Sabar sayang.. berjuang lah dan yakin lah bahwa kau akan sembuh..mommy dan yang lain nya akan sangat menantikan hari itu nak..bertahan sedikit lagi ya" ujar sang ibu tersayat melihat sang putri harus melakukan pengobatan yang menyiksa tubuh nya.


Ingin rasa nya mereka mengganti kan posisi nya dengan Annie tapi sayang tidak bisa..jika saja mereka tau lebih awal pasti sudah mereka bawa Annie ke luar negeri demi mendapatkan pengobatan tapi sayang mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan masing-masing dan menyelenggarakan anak nya.


Sekarang lah waktu nya bagi mereka menebus semua waktu yang hilang dan menemani Annie berjuang melawan sakitnya..mereka juga terus mencari keberadaan satu lagi anak nya yang entah kemana sejak 8 tahun lalu memilih meninggalkan rumah.


Di rumah sakit Annie tidak sendiri dia bersama sahabat sejati nya juga kedua orangtua nya..dia memiliki orang-orang yang begitu menyayangi nya dalam keadaan apapun..setidak nya dia bisa berjuang untuk mereka.

__ADS_1


Hari telah berganti baik Annie dan Rico mereka sama-sama menjalani aktivitas nya masing-masing..namun berbeda dengan Annie yang harus koma 1 bulan yang lalu karena terlalu memaksakan diri nya yanh dengan bodoh nya malah menguras tenaga nya demi berduet dengan pria pujaan nya.


Rico malah uring-uringan dia malah terus kepikiran dengan gadis pengganggu yang sebulan lalu baru saja berduet dengan nya dan tak lagi muncul untuk mengganggu ketenangan nya..kenapa rasa nya kosong dan hampa.


Dia seakan merasa ada yang kurang kala dia menjalani hari-hari nya..sialan apa dia sudah terbiasa dengan ulah gadis itu..Rico benar-benar merasa kosong selama gadis itu tiada lagi menampakkan diri nya.


"Sial..kenapa aku jadi kepikiran gadis itu sih..shitt" rutuk Rico pada dirinya sendiri kala dia memikirkan tentang gadis itu.


Dalam benak Rico dia masih terngiang-ngiang suara indah dari gadis yang baru saja berduet dengan nya sebulan lalu..pria itu teringat wajah pucat nan sayu gadis itu..entah lah saat itu dia hanya ingin segera mengakhiri semua nya agar tak bertemu lagi dengan gadis pengganggu itu tapi sekarang..huhh.


"Aku tidak peduli dengan gadis itu..cukup sekali aku terjebak aku tak akan peduli lagi huhh" ujarnya memantapkan diri untuk tak memikirkan dan perduli dengan gadis itu lagi.


"Arghhh sial kenapa lagi-lagi aku harus kepikiran gadis itu sih harghhh..enyah lah dari otakku sialan" umpat Rico mengenyahkan bayang-bayang gadis pengganggu itu dari otak nya namun tak bisa karena bayang-bayang nya selalu berseliweran dan mengusik nya.

__ADS_1


__ADS_2