CINTA DAN PERJUANGAN

CINTA DAN PERJUANGAN
Ep_59..Di Pecat


__ADS_3

Setelah menimbang-nimbang dengan seksama akhirnya Nila memutuskan untuk memecat Narima dan membuta Narima tak bisa bekerja di rumah para konglomerat lagi.


"Kau di pecat,keluar dari sini sekarang juga dan ingat kau tak akan lagi bisa bekerja di rumah para konglomerat lagi apalagi rumah keluarga ku dan anggap ini sebagai hukuman ringan dari ku karena jika suami ku yang menghukum mu maka kau bisa di pastikan hanya akan menghirup udara segar hari ini saja" ujar Nila lalu berjalan menuju tangga dan memasuki kamar nya.


"Nyo..nyonya tidak nyonya maafkan saya nyonya..nyonyaaaa" teriak Narima terduduk di lantai depan tangga melihat dengan nanar Nila yang sudah memasuki kamar.


"Sudah jangan banyak akting,lebih baik kau pergi cepat karena aku risih dengan wanita seperti mu" kata Via sangat menusuk di hati Narima dan membuat Narima menatap ketiga orang yang masih ada di dapur.

__ADS_1


"Kalian semua terutama kau wanita sialann,kau__" belum selesai Narima berucap Rico sudah menghadiahi Narima dengan tamparan yang sangat keras karena Narima berani menunjuk dan mengatai istri nya yang tak tau apapun.


PLAKKKK....


"Arghhh"


"Berani sekali mulut busuk mu ini mengatai istri ku hah,dan tangan kotor mu ini cih berani sekali tangan ini menunjuk istri ku.kau sudah merasa di atas angin karena bisa memasuki rumah utama hah,jauhkan pikiran dangkal mu ini karena sedari awal aku melihat mu aku sudah tau di otak mu hanya ada rencana untuk menggoda pria di keluarga ini,hahaha jangan bermimpi untuk hal yang sulit kau raih karena kami sudah menemukan belahan jiwa kami sendiri tentu tidak mudah dan banyak tantangan yang kami lalui.jadi kau tidak akan pernah mendapatkan kesempatan untuk itu meski sangat kecil,keluar dari rumah ini sekarang juga atau aku akan menyeret mu ke markas kematian" ujar Rico sambil mencengkram erat leher Narima dan membuat Narima sedikit kesusahan untuk bernafas lalu dia hempasan begitu saja di atas lantai.

__ADS_1


Annie pun mengangguk lalu mengikuti langkah Rico yang sedang membawa sebuah nampan berisi dua piring makanan sedangkan Annie membawa satu nampan kecil berisi susu hangat dan jus untuk Rico.


Via hanya tersenyum melihat sikap adik nya yang sangat so sweet itu dan mengingatkan diri nya sosok Bryan sang suami,ah dia jadi merindukan anak mommy nya itu.di saat Annie melewati Via dan berpamitan pada Via lalu dia juga melewati Narima yang masih terduduk di lantai tak di hiraukan oleh ketiga manusia itu.


Annie lewat sedikit jauh dari Narima namun rupa nya Narima dengan sengaja ingin menendang kaki Annie dengan kaki nya tapi sayang kaki Narima sudah lebih dulu di tusuk dengan pisau oleh Via karena dia sudah sangat geram dengan kelakuan Narima yang tak memiliki malu.


"Arghhhhhh sakitttttt arghhhhhh" teriak Narima saat merasakan kaki nya sangat berdenyut dan berdarah sangat banyak di bagian telapak nya.

__ADS_1


"Ada apa lagi dengan nya ka,ck berisik sekali sih dia" kesal Rico menoleh sebentar.


"Lanjutkan saja kegiatan kalian biar dia kakak yang urus" kata Via sambil tersenyum manis dan menutupi kaki Narima yang dia tusuk dengan pisau.


__ADS_2