Cinta Di Atas Hitam

Cinta Di Atas Hitam
Pagi Hari


__ADS_3

Hari ini Sagara dan Embun akan pergi ke Vila di dekat pantai kesukaan Sagara ketika kecil


"Aku akan mengajakmu ke sebuah mal" kata Sagara


"Untuk apa?" tanya Embun


"Menunjukan sesuatu padamu" kata Sagara


Sagara dan Embun sampai di dalam mal, dan mereka masuk ke dalam mal


"Sebenernya mau kamu apa sih gara?" tanya Embun kesal


Tapi Sagara tetap berjalan ke suatu tempat, dia berenti tepat di toko mainan


"Kau mau membelikan mainan untuk siapa? rasanya mafia sepertimu tidak akan memiliki hati nurani" kata Embun kasar


Melihat Sagara menatap sebuah pandangan yang jauh Embun pun mengikuti arah mata Sagara


Betapa kaget nya Embun melihat pandangan itu


"Faruk" panggil embun


Embun hanya bisa menutup mulutnya tak menyangka, ternyata pria yang selama ini baik kepadanya dan menjadi kekasihnya adalah suami orang


"Sagara dia sudah memiliki anak dan istrii" kata embun tak menyangka..


Embun menangis di pelukan Sagara


"Dia bilang akan membangun rumah tangga yang indah dan hidup bahagia bersamaku, tapi ternyata dia" kata Embun tak menyangka


Sagara hanya diam dan berjalan sambil membawa embun ke dalam pelukannya menunu parkiran


"Ini memang menyakitkan, tapi aku harus menunjukan nya kepadamu" kata sagara sambil membuka kan pintu untuk Embun


Sagara mengemudikan mobil nya menuju villa dekat pantai

__ADS_1


"Ini villa pribadimu?" tanya Embun lirih


"Heem" kata sagara cuek


"Hanya ada satu kamar?" tanya Embun


"Bahkan kamar dan ruang tamu nya pun menyatu" kata Sagara


"Lalu dimana aku akan tidur?" tanya Embun


"Sesukamu" kata Sagara


Sagara berjalan ke arah luar kamar.. Embun melihat sekeliling kamar villa sagara


Embun duduk di kursi santay, ada dua botol minuman milik Sagara


Embun teringat sahabatnya suka minum minuman ini ketika libur, tapi dia selalu tidak pernah berani mencoba untuk meminumnya.


Embun mengingat semua perlaukan Faruk dari yang manis hingga kebohongannya terbongkar


Satu teguk.. Dua teguk.. Sampai habis satu botol


Dia meraih botol yang kedua, Tiba tiba sagara masuk dan melihat Embun memgang botol minumnya


"Bodoh mengapa kau meminumnya" kata Sagara lalu mengambil botol minuman Embun


"Sagara kauuu" kata Embun setengah Sadar


"Berikan botol minuman itu padaku Sagara" kata Embun


"Dasar bodoh. Kenapa kau mabuk begini. Aku membawamu kesini bukan untuk mabuk" kata Sagara masih tak habis pikir bisa bisanya Embun mencoba meminum minuman Sagara,


"Aku ingin melupakan semuanya Sagara. Dia sangat menyakiti hatiku"


"Apakah kau selemah itu"

__ADS_1


Embun hanya tertawa mendengar ucapan Sagara


"Astaga kau merepotkanku" kata Sagara sambil membopong tubuh embun ke tempat tidur..


Keesokan hari nya,


Embun terbangun lalu meregangkan tubuhnya, dia sangat lelah sekali.. Kemudian dia melihat sekeliling dan menemukan Sagara di tepi jendela


"Kau berdiri di situ semalaman?" tanya Embun


"Lalu aku harus apa?" tanya Sagara


"Kau tidak tidur?" tanya Embun


"Aku harus tidur di sampingmu? lalu keesokan pagi nya kau berteriak kalau kau di perkosa oleh Sagara Mathew Alexander, suami mu sendiri?" kata Sagara Sarkas


"Hahaha lelucon yang tidak lucu" kata Embun mengejek


Kemudian Sagara mendapat telfon dari Asisten nya


"Tuan Mathew segera lah pergi dari Vila, ada musuh yang mengintai vila mu. Keluar lah pelan pelan dari pintu belakang" titah Ayhan


Sagara segera mematikan telfonnya


"Ayo embun, kita harus segera pergi dari sini"


"Kenapa?" tanya Embun


"Kita di serang musuh, Ikuti aku ayo cepat" kata Sagara sambil menarik tangan Embun


Embun yang ketakutan pun mengikuti langkah Kaki Sagara


..


Maaf yaa baru up lagi, Jangan lupa like n komenπŸ™†β€β™€οΈπŸ™†β€β™€οΈ

__ADS_1


__ADS_2