
Bangun tidur
Sagara terbangun, menatap embun yang ada di pelukannya dalam dalam
“Terima kasih telah memberiku sebuah kehidupan yang baik” ucap sagara dalam hati
Saat sedang menatap istri tercinta nya, Embun menggeliat, dan sagara langsung terburu buru untuk pura pura tertidur
Embun terbangun dan menatap sagara yang sedang pura pura tidur
“Ganteng banget suami aku” ucap nya dengan suara serak, yang jelas terdengar oleh sagara
Sagara tersenyum dalam hati, mendengar ucapan embun
lalu embun melukis hati dengan jari nya di dada sagara
sagara pura pura menggeliat, dan embun yang takut ketauan bangun lebih dulu lalu sedang mengagumi ketampanan suami nya itu dia pura pura memejam kan mata nya
“huammmm” Sagara membuka mata nya
“seperti ada yang menggambar hati di dadaku” gumam sagara
melihat sagara sedang menatapnya embun tidak bisa menahan tawa nya
“kau sudah bangun?” tanya Sagara
“heem” jawab embun tersenyum
“kau tau?” tanya sagara
“apa?” jawab embun balik bertanya
“Ada orang yang bilang suami nya ganteng cuma pas suami nya lagi tidur doang” kata sagara
__ADS_1
“ihhhh, jadi dari tadi udah bangun duluan” kata embun sambil menepak tangan sagara
“awwhhh”
“aduh duh maaf maaf aku lupa sayang” kata embun panik
melihat istrinya yang panik seperti itu sangat terlihat menggemaskan, jadi sagara terus menjahili istrinya
“Masih sakit?” tanya embun
Sagara mengangguk
“Aku enggak sengaja sayang, maaf yaa” kata embun sambil menampilkan pupil eyes
“Mau di elus biar enggak sakit” kata sagara
“Sini sini” kata embun sambil duduk lalu memegang tangan sagara yang sedang berbaring
Embun bingung sama ucapan sagara laku menampilkan wajah bingung bertanya tanya
Sagara membuka selimut yang menutupi dirinya dan embun,
“Tuh yang mau di elus”
“ihhh sayang, mesummmmmm” kata embun kesal laku akan beranjak dari tempat tidur
“Tidak bertanggung jawab” kata sagara kesal
Embun mengabaikan sagara dan tetap turun dari tempat tidur,
“semalem maksa, sekarang giliran di minta nolak” kata sagara kesal
Lalu dia melihat muka sagara dari pantulan cermin yang sedang menatap ke arah samping dengan wajah cemberutnya, dia tau kalo sudah begini pasti dia sedang dalam mode benar benar kesal dan kalo udh kesal, pasti semua akan kena amuk nya, khususnya anak buah nya, karena kalo ke mertua masa mau ngamuk haha
__ADS_1
Embun memutar ide lalu masuk ke dalam wardrobe cuci muka dan mengganti pakaiannya dengan sebuah baju tempur, dari pada mood suami nya jelek seharian kan
Embun keluar dari wardrobe, tapi sagara masih mengalihkan pandangannya ke arah jendela yang masih tertutup
“Sayanggg” panggil embun
Sagara masih tak menoleh menatap istri nya
Embun tau kalo suami nya sudah kesal dan sudah susah di bujuk
Jadi dia berjalan ke arah pandangan suami nya
“Kenapa?” tanya embun
Sagara lalu, mengalihkan pandangan ke arah sebelah nya karena tidak mah menatap istrinya
Embun menghela nafas panjang melihat kelakuan si mafia bucin yang sedang merajuk
lalu dia berjalan ke arah kasur sebelah sagara yang kosong mengikuti arah pandangan sagara
“hmm, padahal udh ganti baju” kata embun sambil membuka kimono nya dengan seksi
dan melempar kimono nya ke arah kasur,,
Sagara menatap dan berkata
…
..
ngomong apa yaa sagara hehe, mafia satu ini pundungan ya gaes wkwk
yu komen n likee nyaa
__ADS_1