
Setelah Aleya memberikan kado pernikahan mereka embun merasa kaget
"Ini tidak perlu mommy" kata Embun
"Loh kenapa?" tanya Selena
"Baiklah kita akan berangkat. Terimakasih nyonya Aleya dan Tuan Dexter
"Ko masih panggil nyonya sama tuan sih, Panggil Mommy and daddy dong nak" kata Aleya
"Terima kasih mommy daddy" kata Sagara
Sejujurnya Embun takut, dia takut sagara meminta sesuatu dari nya secara paksa, dia tidak mau menyerahkan diri nya kepada orang yang belum dia kenal jelas. Tapi jika ia menolak maka Aleya bisa curiga
Embun dan Sagara pergi keluar dari rumah Risa Rusdiantara
di luar pengawal Sagara sangat banyak
"Tuan Mathew" kata kepala pengawal sambil menunduk
"Suruh dua orang saja yang mengikuti saya" kata Sagara dingin namun jelas
"Baik tuan"
di Dalam mobil, mereka duduk di tengah
"Dimana pergi nya cerewet mu itu?" tanya Sagara, namun Embun diam saja tidak menjawab ucapan Sagara
"Kau takut aku perawani?" tanya Sagara lagi
"Kau gila membicara kan itu ketika di depan ada pria lain" bisik embun pelan
__ADS_1
"Tutup telingamu dan fokus kedepan" titah Sagara pada supir nya
"Bodoh, kau pikir dia apa. Dia manusia, sekali pun kau menyuruh nya tutup telinga dia pasti bisa mendengar" kata Embun kesal
Sagara hanya diam tak menggubris ucapan Embun
Akhirnya mereka sampai di hotel tempat mereka menginap
"Mommy mu banyak uang juga ya, 1 malam untuk kamar president suite di hotel ini cukup menghabiskan uang indonesia kisaran setengah milyar" kata Sagara
"Bahkan harta Keluargaku mungkin lebih banyak dari hartamu" kata embun sombong
"Tapi sayang, Daddy mu terlalu mudah untuk ku rayu agar memberikan putri bungsu kesayangannya" kata Sagara memanasi Embun
Sagara suka melihat Embun terpancing emosi, Menurutnya wajah Embun ketika emosi membuatnya senang.
Setelah puas menggoda embun sagara masuk ke dalam kamar mandi
"Dasar pria tidak tau malu, bisa bisanya dia memengheran kan harta kekayaan daddy" omel Embun
"Kau mandi lama sekali, aku sudah sangat kepanasan dengan gaun berat yang kau pilihkan ini" omel Embun lagi
Seperti biasa, Hobby sagara adalah membuat Embun kesal. dia meninggal kan Embun yang sedang bicara
"Ya memang aku yang bodoh, mengapa aku berbicara kepada orang yang tidak punya mulut seperti mu" kata Embun sambil berjalan ke arah kamar mandi
Embun mandi dan setelah selesai dia keluar menggunakan pakaian santay yang ia bawa dari rumah tadi
dia berdiri melihat sagara duduk setengah berbaring di atas kasur, dia bingung harus tidur dimana
"Kenapa melihat sekeliling, kemari istriku, tempat di sisiku masih sangat luas. Aku tau tuan putri seperti mu tidak akan bisa tidur di lantai" kata Sagara
__ADS_1
Embun tidak menjawab Sagara dia menarik selimut dan tiduran di sofa
Sagara hanya tersenyum melihat Embun
"Selamat malam istriku" kata Sagara
Baru sebentar ia memejam kan mata nya, Telfonnya berbunyi
"Tuan mathew" panggil seseorang di sebrang telfon
"Ada apa?" tanya Sagara
"Maaf mengganggu di malam pengantinmu, tapi ini sangat penting" kata pria itu
"Ada apa ayhan?" tanya Sagara
"Sandex dan anak buah nya menyerang markas kita. Seperti nya sandex tau, pamannya di bunuh di tempat itu" kata Ayhan
"Urus dia malam ini juga ayhan, babat habis semua keluarga nya, jangan ada yang tersisa apalagi sampai terbuka ke media" kata Sagara
"Baik tuan mathew"
Telfon pun terputus
Sepanjam malam Sagara menatap ke arah jendela melihat ke arah langit malam yang cerah..
"Baba, maafkan aku tidak bisa menjadi orang yang baik hati sepertimu" ucap sagara pilu
...
Ayhan adalah tangan kanan Sagara di dunia per mafia an ya guyss.. makanya ayhan manggilnya Tuan Mathew
__ADS_1
Btw aku pake bahasa indonesia aja, soalnya aku gabisa bahasa newyork wkwk
JANGAN LUPA LIKE N KOMEN YAA!!!