Cinta Di Atas Hitam

Cinta Di Atas Hitam
Calon anak kedua?


__ADS_3

Sagara berjalan masuk mobil


“Bagaimana?” tanya Dexter


“Beres dad”


“Mana wiryo?” tanya Embun


“Sudah di bawa ke gudang pabrik teh daddy” jawab Sagara


“Mommy, aku tetap memenuhi janjiku pada mommy, kalo aku tidak akan membunuh orang dengan tangan ku lagi, kecuali wiryo.. Semua anak buah wiryo sudah di habisi oleh anak buah ayhan”


“Mommy tidak akan marah pada mu Gar, mommy tau apa yang kamu rasain nak” kata Aleya


“Sayang turun lah, biar aku yang bawa mobil nya” kata Sagara


“Tidak, biar aku saja yang bawa pulang”


Sagara pun menyetujui tanpa perdebatan sama sekali, karena memang bagaimana pun tangannya terkena luka tembak.


..


Sesampainya di rumah,


Embun menggandeng tangan sagara yang terkena peluru sampai masuk ke dalam rumah


Sesampai nya di dalam rumah embun merasa pipi nya basah, dan meraba pipi nya, kemudian dia melihat tangannya berwarna merah, dia langsung melihat tangan Sagara, tapi karena jas sagara berwarna hitam


“Sayang” embun mulai panik sambil melepas paksa jas sagara

__ADS_1


Sagara sedikit mengerang


Dan begitu terkejutnya Embun, Aleya dan Dexter ketika tau kemeja putih yang di pkai sagara sudah berlumuran darah


“Sayanggggg, kamu kenapa diem aja dari tadi kalo kena peluruu” teriak embun histeris


“Sagaraaa anakku, yaampun nakk.. ayo kita ke rumah sakit sekarang” kata aleya panik


“Tidak mommy, Luka ini tidak ada apa apanya dibandingkan rasa sakit ku kehilangan anakku” jawab Sagara


“Tuhan pasti akan segera memberi anak lagi di perutku mas, kamu jangan begitu” kata embun sambil melepas baju Sagara


“Tidak perlu ke rumah sakit, embun bahkan sudah sering mengobati aku mom.. tidak ada peluru yang bersarang, banya luka tembakan yang meleset saja” kata Sagara


“Ayo kita ke atas sayang, mom dad, kita naik dulu ya” pamit sagara mengajak embun


“Bi, tolong bawain air panas ke atas ya” kata embun di anak tangga


..


“Sayang, kenapa kamu diem aja kalo kena peluru”


“Ini tidak apa apa sayang, kenapa sehisteris itu hah?” tanya Sagara


“Aku sudah kehilangan anak ku kak, aku gamau kehilangan orang orang yang aku cintai” kata Embun sambil membalut luka sagara dengan perban, setelah membersihkannya dengan air hangat


“Tidak ada yang akan meninggalkan dirimu gadis manisku” kata sagara sambil mencium tangan Embun


Embun tersenyum dan memeluk sagara Erat

__ADS_1


“Meluk nya erat banget? nanti ada yang minta masuk ke sarangnya”


“Ayo kali ini embun enggak nolak, embun mau punya babby.. biar kakak enggak punya alasan untuk ninggalin embun”


“Denger sayang, ada atau tidak nya anak di antara kita. Kakak akan selalu mencintai mu, sampai kapan pun” kata Sagara mencium kening Embun


Embun memeluk Sagara dan tangannya mulai membuka resleting celana sagara


“Sayang, ko kamu jadi ganas begini yaa” tanya sagara sambil tersenyum


“Kan kamu yang ngajarin” kata embun sambil berusaha membuka ikat pinggang sagara


“Nanti dulu” kata sagara menarik tangan embun


“Apa lagi? Sudah di ubun ubun ini ihhh” jawab embun kesal


“Aku tidak bisa menyentuh mu malam ini, kau baru saja keluar dari rumah sakit sayang. aku tidak mau membahayakan dirimu”


“tapi kamu juga mau kan?” tanya embun yang sudah bernafsu


“Aku mana bisa nolak, tapi kan demi kebaikan kita juga”


“Aku di atas deh” kata embun sambil memutar mutar jari nya di dada sagara


“Ya aku sih gabisa nolak kalo gitu” kata sagara pasrah


..


..

__ADS_1


Sagara kesempatan ya wkwk


.. yu like n komennya manaa???


__ADS_2