
Sagara baru saja Sampai rumah, dia segera mendatangi pintu kamar Embun
"Embun, tolong buka pintu kamarnya, biarkan aku bicara dulu"
"Aku cape Sagara, biarkan aku istirahat" saut Embun dari dalam
"Kau tidak akan bisa beristirahat tanpa mendengar penjelasan dariku dulu. Tolong beri aku kesempatan untuk bicara Embun"
Akhirnya Embun membuka pintu kamarnya dan mengizinkan Sagara masuk
"Embun dengar, aku tidak bermaksud untuk menceraikanmu"
"Lalu apa? kau hanya akan mengantarkan ku kembali kepada daddy dan Mommy ku? apa bedanya Sagara?" kata Embun
"Embun dengar, Aku tidak ingin kau dalam bahaya hidup bersamaku. Aku tau kau ingin bahagia bersama lelaki idamanmu kan"
"Kau tau apa soal lelaki idamanku hah? atau jangan jangan kau yang memang memiliki seorang perempuan?" kata Embun
"Tidak ada" kata sagara spontan
"Lalu kenapa kau ingin menceraikan ku Sagara hah? kau bosan hidup denganku kan? kau bosan tinggal dengan istri yang tidak bisa kau sentuh seperti istri pada umumnya kan?" teriak Embun Emosi
"Aku mencintaimu. Aku tidak mau kau dalam bahaya karena hidup bersamaku" kata Sagara
Embun tercengang mendengar ucapan Sagara
"Benarkan Ucapanmu?" tanya Embun
"Aku tidak ingin kau dalam bahaya karena harus tinggal bersama mafia sepertiku, Aku mencintaimu, kau berhasil mengambil hatiku" Jawab Sagara
"Aku juga mencintaimu Sagara. Itu sebabnya kenapa aku merasa sangat terluka ketika kau ingin menceraikan aku" kata Embun sambil menunduk
Sagara Kaget mendengar jawaban Embun
"Kalau ada cinta kenapa kau menolak ku ajak tidur bersama tadi sore?" tanya Sagara
"Aku mengira kau hanya bercanda saat itu" kata Embun
"Jika aku serius memintanya malam ini apakah boleh?" tanya Sagara
"Apakah kau akan meninggalkan ku nanti?" tanya Embun
"Kau perempuan satu satunya yang berhasil membuatku jatuh cinta Embun, Jika kau belum siap. Aku tidak akan memintanya sekarang" kata Sagara
__ADS_1
"Sagara, apakau kau benar memintanya dariku sekarang?" tanya Embun
"Aku akan menunggu sampai kau siap" kata Sagara
"Kau benar benar mencintaiku?" tanya Embun
"Kau tidak percaya denganku?" tanya Sagara
Embun terdiam, tidak menjawab
" yasudah aku mau masuk ke kamarku dan beristirahat. Kau juga Istirahat lah" kata Sagara
"Kenapa harus di kamarmu? Kenapa tidak di sini?" tanya Embun
"Kau serius menyuruhku tidur di sini?" tanya Sagara
"Kenapa tidak? kita saling sudah menikah, kita juga saling mencintai kan?" kata Embun mengedipkan mata nya
"Aku tidak janji besok pagi kau masih perawan" kata Sagara sambil menggendong Embun ke arah kasur
Embun merasa malu, tapi dia juga bahagia dengan perlakuan sagara yang ini.
Sagara membaringkan Embun di kasur, dia menatap istri kecilnya itu secara intens, Embun yang merasa malu pun bertanya
"Apa boleh malam ini?" tanya Sagara
Embun pun mengangguk sambil tersenyum.
Sagara tidak menyia nyiakan kesempatan ini, Dia langsung ******* bibir manis istrinya yang belum pernah terjamah oleh siapapun, sungguh sangat beruntung Sagara mendapatkan Wanita seperti Embun
Karena Embun yang tidak pernah berciuman, dia sangat bingung untuk membalas sagara, Sagara melepaskan ciumannya untuk mengambil nafas
"Sayang kamu belum pernah berciuman?" tanya Sagara
Embun menggeleng
"Baiklah nanti juga kau mahir karena aku akan melatihmu setiap hari" ucap Sagara yang lagi lagi membuat Embun malu
Sagara mulai melancarkan aksinya, dia meremas gunung kembar milik Embun. Embun yang tidak pernah merasakan itu sebelumnya dia merasa geli tapi dia menyukai nya.
Sagara mulai melepas semua pakaian Embun, dan dia memainkan tangannya di milik Embun..
Setelah melakukan foreplay sagara pun mulai memasukan miliknya ke milik Embun
__ADS_1
"Sayang kau masih perawan" tanya Sagara yang sedikit kesusahan memasukan miliknya
Embun mengangguk, dan Sagara memeluk Embun
"Terimakasih sayang, telah menjaga nya untuk suami mu ini, Kau benar benar wanita sempurna" kata sagara Tulus
Sagara terus mencoba menerobos pertahanan Embun
"Akhh, pelan pelan.. sakit" kata Embun
"Tahan sayang" kata Sagara mencoba meyakinkan Embun
dan Akhirnya Sagara pun berhasil menerobos pertahanan Embun, Mereka saling menyatukan diri sampai benar benar kelelahan..
"Sayang Terimakasih"
"Sama sama Kak" kata Embun
"Sekarang panggil kakak nih?" tanya Sagara
"Aku gak enak harus terus terusan panggil nama"
"Kalau begitu Panggil aku sayang juga dong" kata Sagara
"Aku baru tau loh, mafia ternyata punya sifat yang lembut juga" kata Embun
"Mafia juga manusia" Jawab Sagara
"Sayang aku boleh nanya" tanya Embun
"Kenapa sayang?"
"Adik Handrick itu...." sebelum Embun menyelesaikan pertanyaannya Sagara langsung menjawabnya
"Dia seorang ******, Aku tidak pernah merenggut kesuciannya. Dia sendiri yang memberiku obat perangsang, lagi pula kau adalah wanita pertama yang masih perawan yang pernah aku tiduri. Kau tidak marah kan aku dulu sering meniduri banyak wanita" kata Sagara
"Aku tidak perduli dengan masa lalu mu.. yang penting kedepannya kau tidak mengulangi hal yang sama" kata Embun
"Aku janji sayang"
..
Gimana Part nyaa????
__ADS_1
Komen n like dongg, biar tambah semangatt