
Berjam jam mereka ber 4 mengintai kediaman musuh
“Mbo ya ayo dong mulai, mommy bosen ini loh” kata aleya
“iss mommy, ini tuh triknya. kita harus sabar” kata Embun
“Kapan selesainya kalo gini dek” kata aleya yang mulai bosan
“aku bilang juga mommy di rumah aja sama daddy” kata embun ketus
“kita enggak bisa langsung nyerang, gimana kalo di dalem ternyata pasukannya wiryo lebih banyak daripada kita” kata embun
“itu benar mom” sambung sagara
jam 9 malam
Ayhan datang mengetuk pintu mobil Sagara
“Tuan, kita bisa langsung menyerang, pasukan kita jauh lebih banyak” kata ayhan
“masuk Han” jawab sagara
“Ayo turun” ajak Aleya
“Untuk apa mommy?” tanya Sagara
“Untuk menampar wajah di Wiryo itu” jawab aleya kesal
“Kita meng eksekusinya tidak di sini” jawab dexter
..
“Aku akan turun, dan langsung menyeret orang yang sudah menyebabkan calon anakku yang belum lahir sudah meninggal” kata Sagara
“Sayang….” tahan embun di lengan sagara
Sagara menoleh
__ADS_1
“Biar ayhan saja” kata Embun
Sagara memegang tangan embun yang berada di lengan nya sambil mengangguk tersenyum
Embun pun mencoba meyakinkan diri nya sendiri untuk tetap tenang
“kamu duduk di kursi kemudi sayang, nanti kalo aku lama di dalam, segera pulang dan bawa daddy juga mommy” kata Sagara
“Aku tidak akan meninggalkan mu” jawab Embun
“Jadilan istri penurut” kata Sagara sambil mengecup dahi Embun lalu turun menyusul ayhan dan beberap pasukan khususnya
..
Pasukan sagara menyergap Wiryo dan adiknya dan beberapa anak buahnya yang tak banyak
Anak buah ayhan menghabisi seluruh anak buah wiryo tak tersisa, hingga giliran Wiryo dan adiknya terpojokkan
Sagara tertawa menakutkan,
“hwhahahhahaha Aku kira kau musuh berat, ternyata kau hanya seekor semut untukku” kata Sagara sambil melempar kursi di sampingnya ke arah Wiryo
Sagara lalu maju dan menendang wiryo hingga tersungkur ke lantai,
Sagara memukuli wiryo habis habisan di situ, sampai wajah wiryo penuh dengan darah
Adik wiryo menembak lengan sagara yang akan menghantam wiryo dengan kursi,
Semua anak buah sagara langsung membalas wiryo dengan tembakan juga,
Sagara bangkit berdiri dan menghampiri adik sepupu wiryo,
“Luka tembak yang kau berikan pada lenganku ini, tidak ada apa apa nya dibanding kan luka hati ku yang kalian buat” kata Sagara marah lalu menendang perut Adik sepupu wiryo habis habisan
“Pululan ini karena kau telah berani menghentikan mobil istri dan mertua Sagara Mathew Alexander di tengah hutan”
Brakkk
__ADS_1
“Pukulan ini karena kau telah berani memegang tangan Embun Aulia Ghayatri Rusdiantara sampai dia menjerit kesakitan”
Brakkk
“Pukulan ini karena kau telah berani masuk ke dalam keluarga Rusdiantara”
Brakkk
“Pukulan ini karena kau telah berani merenggut anak dari Sagara mathew Alexander”
Brakkkk
“Habisi dia” perintah sagara pada anak buah nya
Kemudian adik sepupu wiryo pun di tembak mati
“Hanya kau yang tersisa” Sagara menyeringai jahat
“Ampuni aku tuan” kata wiryo memohon ampun
“Mungkin sebelum aku datang, mertua ku hanya akan membawa musuh musuh nya ke penjara saja, tapi aku akan membawa siapapun yang berani menyakiti orang yang aku cintai, menghadap kematian” kata sagara keras
Brakkk
“Bawa dia” perintah sagara pada salah satu pasukan khususnya
“Han, Bereskan semua seperti biasa. Jangan tinggalkan jejak apapun” kata Sagara pada ayhan
“Tuan biar saya suruh anak buah yang membereskan, biar saya antar tuan ke rumah sakit” kata ayhan
“Tidak perlu han, rasa sakit luka ini tidak ada apa apa nya, di banding luka di hatiku” kata Sagara
“Bawa dia ke alamat yang daddy kasih, aku akan kesana besok pagi, karena aku harus mengantar istri dan mertua ku pulang” kata Sagara
“Baik tuan”
..
__ADS_1
..
Kalian like dong hehe,, biar aku semangat lagi🤭