
Embun dan sagara sudah masuk ke ruang dokter
"kau tau dek, jika telat 1 detik lagi saja aunty sudah datangi ke rumah mu" celoteh dr. vita sambil menyiapkan alat tes
"aunty embun kan lagi hamil" rengek embun manja
"yah untungnya kau sedang hamil, kalau tidak sudah aunty jewer telinga nya karena membuat aunty menunggu"
"Adek bilangin ke daddy"
"aunty jadi teringat orang tua mu ketika sedang mengandung kakak kembar kalian, itu sangat sangat merepotkan aunty, ehh nurun ke devina, bisa bisa nya ikut ikut mommy nya mau di beliin rujak sama aunty,, semoga kamu tidak ngidam aneh aneh yang mengharuskan suami mu merepotkan banyak orang dek" kata dr. vita sambil geleng geleng
"tapi seperti nya takdir aunty sebagai sahabat mommy akan terus di repotkan oleh keluarga rusdiantara ketika sedang hamil" kata embun sambil tertawa
"ahh sudah jangan banyak bicara, cepat berbaring di bad, minta tolong pada suami mu untuk membantu" titah dr. vita
"aunty nanti ke rumah mommy yaa, bawa cake kesukaan adek"
"diam atau kau benar ku pukul"
Sagara yang mendengar celoteh antara dokter senior dengan istri nya ini hanya diam saja
setelah pemeriksaan
"Bayi kalian masih sangat kecil, ini rawan sekali keguguran,, untuk mas.. siapa ini nama suami nya embun? aunty lupa"
"Sagara aunty"
__ADS_1
"Untuk Sagara tolong jaga anak kecil ini ya, takut nya lupa kalo dia sedang mengandung"
"kapan saya bisa mendengar detak jantungnya dok?"
"adek, suami mu ini sudah tidak sabar ya rupa nya hehe"
"nanti, ketika kandungan embun sudah masuk trimester kedua ya. kau harus sabar dan menjaga istrimu ini betul betul nak" jawab dr. vita
"iya iya baik dokter vitaa yang paling galak di rumah sakit ini" kata embun sambil tertawa
Vita mengantarkan embun keluar, embun bersalaman tapi sagara hanya diam, embun menyenggol tangan sagara untuk melakukan hal yang sama, akhirnya sagara pun menurut
Di kantor dexter
"Pak, ketika bapak menolak tawaran kerja sama mereka, mereka bilang akan membuat bapak menyesal" kata sekertaris dexter
"Apa yang bisa mereka lakukan, mereka hanya perusahaan kecil, sedangkan kita perusahaan raksasa" jawab dexter
Dexter terdiam sejenak, dia tidak pernah main main dengan keselamatan istri dan anak anaknya
"berlakukan penjagaan yang ketat, kau pilih beberapa bodyguard untuk melindungi istri anak anak dan cucu cucuku" kata dexter
Dexter pulang ke rumah di sambut oleh aleya
"Dad, kenapa kok lesu?" tanya aleya
"mommy ingat daddy pernah cerita ada perusahaan dari konoha yang ingin kerja sama dengan daddy tapi daddy tidak suka dengan cara mereka"
__ADS_1
"yang mr. juliantseng itu?" tanya aleya
"iya mom, andra bilang mereka bisa menjadi ancaman untuk keluarga kita.. daddy gak mau mommy dan anak anak dalam bahaya"
"daddy yang tenang aja dulu, ini kan hanya dugaan andra dad" kata Aleya
"tapi andra itu instingnya sama seperti kimmy, dia juga cerdas seperti kimmy mom"
"kita waspada aja dad.. semoga semuanya membaik" kata aleya
"embun belum pulang?" tanya dexter
"Daddy mommy" sapa embun yang baru saja datang dari pintu rumah mereka
"kamu kena amuk aunty vita enggak dek?" tanya aleya
"malah adek yang bilang aunty suruh main kesini bawa cake kesukaan adek" jawab embun
"Sayang, kamu istirahat dulu ke atas sama mommy. daddy mau ngobrol sama suami kamu" kata dexter
"tapi daddy...."
"tenang saja, ini masalah lain.. bukan lagi tentang kemarin"
Akhirnya embun dan aleya pergi ke kamar atas untuk istirahat..
.
__ADS_1
.
JANGAN LUPA LIKE!!