
"Seperti nya tante mu terlalu memanjakan mu, sampai menjadi pemalas begini" sindir sagara
Embun hanya diam lalu pergi ke kamar mandi.. Selesai Mandi, Embun masih memakai baju yang kemarin ia pakai lalu keluar dari kamar mandi
"Kau mau mempermalukan diri mu memakai pakaian dekil begini" tanya sagara kasar
"Tapi pakaian aku ini semua nya dari brand ternama ya!" teriak embun
"Aku sudah membelikanmu baju di wardrobe, kenapa kau tidak memakainya"
"Aku tak tau" jawab embun singkat
"Kau tidak lihat di lemari?"
"Kau tidak bilang" kata Embun membalas ucapan sagara
"Sekarang juga ganti" titah sagara
"Sagara kamu mau nya apa sih, Kau bilang aku sama sekali bukan tipe mu. dan perusahaanmu 1 tingkat lebih sukses dari perusahaan keluarga ku, apa yang kau harap kan dariku. Tolong lepaskan aku, jangan bunuh masa depan ku sagara" kata Embun memohon
"Sayang nya aku tidak akan terayu oleh ocehan mu itu nona. Ganti baju mu sekarang juga"
"Kau benar benar menyebalkan sagara"
Di dalam kamar mandi Embun berdoa semoga Dexter menolak pernikahannya nanti, Dia sebenarnya ingin bilang kepada Keluarganya, tapi phonsel nya di sadap oleh Sagara. dan Sagara mengancam akan menghabisi perusahaan Risa di newyork. Emun tau itu bukan hal sulit untuk sagara, dan dia tidak ingin Risa menderita karena nya, selama ini Risa sudah sangat baik terhadapnya
Embun keluar memakai baju yang ada di lemari.
Sagara terpana melihat Embun, Embun sama Memiliki paras yang cantik seperti Ibunya, dan memiliki hidung yang mancung seperti daddy nya
__ADS_1
Di perjalanan, di dalam mobil
"Bersikap baik lah kepada ibuku. Jangan sesekali kau berani untuk mengatakan sesuatu kepada ibu dan juga adikku, atau kau tahu akibatnya" kata Sagara
Embun hanya diam, dia sangat membenci pria yang ada di sampingnya. Dia masih berharap jika dia bisa lolos dari pria ini
Sesampai nya di mansion mewah milik keluarga Alexander,
"Ini rumahmu? ternyata warna nya sama ya seperti hatimu, sama sama gelap" sindir Embun
"Diam atau ku pecah kan kepala mu" kata Sagara dingin namun menusuk
"Turun" perintah sagara
Embun turun dari mobil sagara dan melangkah kan kaki nya mengikuti langkah kaki Sagara
Emil sangat kaget, Mengapa Sagara belum membunuh gadis ini dan malah membawa nya pulang ke rumah
"Siapa gadis manis ini" kata Ibu Selena lembut
"Calon istriku mom"
"Wah wah wah, kakak ipar. Kau pasti sangat pintar sehingga bisa menaklukan kakak" kata Elea Alexander
"Sagara Paman ingin bicara" kata Emil lalu pergi ke ruang kerja nya di ikuti oleh Sagara
"Ayo duduk kemari nak" kata Ibu Selena
__ADS_1
"Ibu nya sangat lembut, tapi sagara dan paman nya itu jahat seperti iblis" kata embun dalam hati
Embun memiliki attitude yang sangat bagus, dia tetap tersenyum meski hati nya sangat tidak menyukai keluara ini
di dalam ruang kerja
"Bodoh. kenapa kau belum membunuh gadis itu dan malah membawanya kemari dengan memperkenal kannya sebagai istrimu" keluh Emil Alexander
"Akan lebih menguntungkan jika dia menjadi menantu di keluarga ini paman" jawan Sagara
"Dia bisa membeberkan kelakuan kita pada media bodoh"
"Dia tidak bisa ku bunuh karena dia memiliki Darah Rusdiantara" kata Sagara
"Rusdiantara? Perusahaan Daffa putra Damian?" kata Emil bertanya
"Ya, Dia adalah cucu dari Daffa Rusdiantara putri bungsu Dexter Rusdiantara. Kau yang sering bercerita padaku betapa cerdas nya Dexter kan paman. Bukan sesuatu yang sulit untuk nya menemukan mayat anak nya, sebersih apapun kita menyingkirkan nya" jelas Sagara
"Sial. kita dalam masalah Sagara" kata Emil
"Tidak paman, Dia berada di bawah naunganku, apalagi jika sampai dia menjadi istriku. Bukan lagi hal yang sulit untuk mengatur nya" kata Sagara
"Percepat pernikahan mu sagara. Jangan sampai gadis itu bisa lolos lalu membeberkan masalah ini pada media" kata Emil
"Aku akan menghubungi orang tua nya di Indonesia" kata Emil
"Tidak perlu paman, Aku sudah menghubungi nya lebih dulu. dan dexter akan ke newyork hari ini" kata Sagara
..
__ADS_1
Duhh bakal jadi menikah apa enggak yaa Sagara sama Embun,, Jangan lupa like n komen yaa guysss