Cinta Di Atas Hitam

Cinta Di Atas Hitam
mandi bersama


__ADS_3

pagi hari


Sagara terbangun labih dulu, dia memandangi wajah cantik istrinya sampai embun terbangun karena sinar matahari


Melihat sagara yang menatapnya lekat lekat dia pun bertanya


"kenapa? ada yang salah dengan wajahku?" tanya embun


"kau sangat cantik seperti bidadari" jawab sagara


"pagi pagi kamu ngebual. bangun, cepat mandi" titah embun


"mandi bareng?" tanya sagara


"tanya sama dokter dulu" jawab embun


"masa mau mandi bareng harus tanya dokter" jawab sagara lagi


"please aku ini lulusan harvard, stanfor, terakhir ambil di newyork university loh. jangan mencoba untuk membodohi aku" kata embun sombong


"lulusan universitas ternama tapi menikah dengan gengster" ledek sagara


"yang penting gengster nya bucin sama aku" jawab embun


"Adekk" Aleya mengetuk pintu kamar embun


"tuh kan mas, mommy udah ngetuk pintu"


"iya mommy, aku udah bangun kok"


"cepat ya siap siapnya. mommy sudah buat janji dengan aunty vita jam 8 ini sudah jam 7 lewat" kata aleya setengah berteriak


"iya mommy sebentar lagi keluar kok"


langkah kaki aleya pun terdengar menjauh


"ayo sayang ini sudah mau setengah 8 loh, mau mandi bareng enggak? kamu tenang aja, aku lebih mengutamakan keselamatan mu dan bayi kita" kata sagara


"yaudah ayoo" ajak embun


di dalam kamar mandi

__ADS_1


bukannya cepat selesai, embun justru tergoda oleh tubuh telanjang suami nya



"kamu lagi pengen ya sayang?" tanya sagara


"suami aku ganteng banget" jawab embun


"sudah sudah sudah, kau mau di omeli oleh mommy kamu?" tanya sagara


Akhirnya mereka pun menyelesaikan mandi nya,


"astaga sayang"


"kenapa sayang"


"aku kan semalam enggak bawa baju kesini"


"aku kayanya ada baju cowo deh" jawab embun


Dia mengeluarkan kado yang terbungkus di dalam lemari nya


"ini kado dari siapa?ko kamu tau isinya baju laki laki" tanya sagara


"kado untuk siapa?" tanya sagara


"untuk seseorang" jawab embun sambil memakai baju


Sagara terdiam seribu bahasa, sebenarnya dia kesal mau makai baju ini, tapi apa boleh buat tidak ada baju lagi


"sayang aku cantik enggak?" tanya embun


Sagara hanya melirik sinis


"kenapa natap aku sinis begitu?" tanya embun heran


"Embun sagara ini sudah jam 7.45, loh. kalian jangan sampe telat menemui aunty vita loh" lagi lagi aleya sudah memanggil manggil di depan pintu


Embun membuka pintu kamar nya


"mommy sabar dong"

__ADS_1


"aunty vita itu dokter senior, dia punya banyak pasien loh" omel aleya


"iya iya iya, ini mau berangkat. tapi laperr, mau sarapan dulu"


"sarapan di mobil. mommy sudah bekal kan" kata aleya


Embun dan sagara pun turun ke bawah


di bawah


"dek, mommy dan kakakmu harus menemani daddy ke surabaya hari ini juga. gapapa kan?"


"yah, daddy sama mommy enggak ikut anter aku cek kandungan dong?"


"Tadi nya mau daddy batalkan, tapi ini harus di hadiri oleh daddy nak"


"semua pada pergi nih?" tanya embun kesal


"hanya 2 hari saja, kalau tidak hamil muda sih kamu daddy ajak juga"


"kak vina sama mbak ria kan sedang hamil juga" protes embun


"kakak kakakmu sudah melewati trimester pertama dek, lagi pula kan embun bisa quality time sama suami di sini" kata devano sambil mengusap tangan embun


"oh iya, kan ada suami aku di sini, oke deh.. have fun daddy mommy dan semua, wajib bawa oleh oleh ya" kata embun


"sudah cepat kalian berangkat, supir sudah menunggu" kata aleya


"mommy gasabar banget sih" kata embun


Aleya mengeluarkan ponsel ny


"lihat ini, aunty vita sudah menelfon berapa kali di hp mommy" kata aleya


embun hanya cengengesan saja


.


.


.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE YAAA


__ADS_2