
Di rumah dexter
Flashback waktu kecil embun
''Kalian enggak ngajak ngajak daddy'' kata dexter
''daddy bawa apa?'' Tanya embun
Dexter melihatkan piring yang dia bawa
“Udah mom, kenyang” kata Embun
''Adek kebiasaan'' omel aleya
''Daddy adek mau dong'' kata embun kecil
''Abiskan dulu makan nya''
''Kenyang. Adek mau makan pir'' kata embun memohon
“Peluk daddy dulu dong” pinta dexter
Embun segera bangun dari pangkuan Aleya dan memeluk dexter kemudian dia menciumi pipi dexter kanan dan kiri
“satu pelukan untuk sebuah pir, satu ciuman untuk mainan baru, satu ciuman lagi untuk ajak embun jalan jalan'' kata embun
''daddy mana bisa menolakmu peri kecilku'' jawab dexter sambil menggendong embun
Flashback off
__ADS_1
Dexter yang tadinya sedang mengintip Aleya dan Embun mengobrol sambil makan, masuk kembali ke dalam rumah setelah mengingat kenangan masa kecil Embun
setelah itu dexter masuk lagi dan membawa sebuah Pir, kemudian membawa nya di hadapan Embun
''Dek, biasanya abis makan nasi kan makan pir'' kata dexter sambil membawa piring yang berisi buah pir
Embun sejenak terdiam, Embun sebenarnya masih kesal dengan dexter karena kemarin membiarkan anak buahnya memukuli Sagara, tapi dia kemudian mengingat masa lalu nya dengan daddy nya. betapa dexter sangat mencintai dan memanjakan Embun. Meskipun embun selalu menganggap bahwa ka vina adalah kesayangan daddy dan ka vano adalah kesayangan mommy, tapi tetap saja embun kesayangan semua orang, karena semua yang ia inginkan selalu di berikan oleh dexter, aleya, devano, devina, bahkan reynathan, kakak iparnya.
Embun berdiri dari ayunan dan menyambut piring yang di berikan oleh dexter
kemudian dia menaruhnya di meja samping ia berdiri.
Tak di sangka sangka Embun memeluk dexter.
Dexter nampak kaget, dia tak mengira bahwa embun memeluknya, setelah persoalan yang kemarin terjadi..
kemudian Embun mencium pipi kanan dan kiri dexter..
''Satu pelukan untuk sebuah pir, satu ciuman untuk main ke kantor daddy, dan satu ciuman lagi untuk jalan jalan keliling kota malam ini”
“daddy mana bisa menolakmu peri kecilku yang sekarang sudah tumbuh besar menjadi orang yang paling cantik”
“jangan gitu daddy, nanti ada yang cemburu” kata embun sambil tertawa dan melirik aleya
“Mommy sih enggak cemburu, tapi kan turunan cantik embun dari mommy. daddy cuma nyumbang ****** aja” kata aleya sambil ikut tertawa
Jam 8 malam,
Aleya dexter dan Embun bersiap untuk pergi keiling kota
__ADS_1
“Mau kemana?'' tanya devina
''mau jalan jalan cari angin dulu ka'' jawab aleya
''vina enggak diajak nih'' tanya devina sambil cemberut
''kak malu sama El dan babby yang di perut'' ledek embun
“Aku mau ikut juga dong mom”
“Jangan sayang” cegah reynathan suami devina
“Iya kak, kamu lagi hamil muda, daddy gak mau cucu cucu daddy kenapa kenapa'' tolak dexter juga
''yaudah gapapa vina enggak di ajak, ngeliat adek sama mommy daddy seperti ini aja vina bahagia” kata devina sambil tersenyum
Embun berjalan ke arah devina dan memeluknya
“Jangan sampai emosi membuatmu menyesal ya dek” bisik devina. kemudian di balas anggukan oleh embun
“Kak, pasti hengap banget ya” kata embun sambil mengusap perut devina
''kamu juga akan merasakan sendiri nanti dek” jawab devina
Aleya dan dexter pun pergi untuk mencari angin malam dengan memakai mobil rangerover milik dexter ke sebuah taman malam yang cukup ramai
.
.
__ADS_1
.
jangan lupa like n komen