Cinta Di Atas Hitam

Cinta Di Atas Hitam
Embun di culik


__ADS_3

Hari ini Sagar tidak kemana mana, dia hanya berbaring di tempat tidur sambil mengawasi Embun dari kamera di ponselnya.. karena tentu saja dia tidak akan membiarkan Istri kecilnya itu pergi seorang diri..


Sagar mendengar semua obrolan Embun dan Anna Temannya


"Embun maaf ya aku menghadiri pernikahanmu karena aku sedang di Kanada" kata Anna


"Tak apa anna, aku bahagia kau masih mau menyempatkan waktu untuk minun teh bersamaku di sini"


"Embun suamimu? apakah dia baik kepadamu?" tanya Anna ragu


"Tentu saja An, dia adalah orang yang baik, dia selalu melindungiku." kata Embun mantap


"Aku dengar dia adalah seorang mafia, aku takut kamu kenapa kenapa" kata Anne khawatir


"aku mengenalnya dengan baik an, dia juga selalu melindungiku dan membuatku merasa aman bersamanya" kata Embun sambil tersenyum tulus


Obrolan demi obrolan mereka lakukan..


Sagara yang mendengar semua perbincangan Embun dan Sahabatnya Anne merasa tersentuh hati nya


"Baru kali ini aku merasa tersentuh oleh seorang gadis kecil. Embun aulia ghayatri kau sungguh anak yang baik, maafkan aku telah menghancurkan hidup mu karena menikah bersamaku" guman Sagara


di kamera handphone, terlihat ada orang orang memakai baju hitam di sekeliling Embun


"Sial, sepertinya mereka mengintai Istri kecilku" kata Sagara yang bergegas untuk pergi meninggalkan apartemen

__ADS_1


"Ayhan kirimkan beberapa anak buah kita di cafe tengah kota" perintah sagara panik


sementara di Cafe, Embun dan Anne biasa saja mengobrol dan bercerita tentang kehidupan mereka, tanpa perduli dengan sekitar


hingga akhirnya ada telfon masuk di handphone nya Anne


"Embun sayang sekali kita tidak bisa mengobrol lebih lama, ibuku sudah menelfonku untuk segera pulang karena di rumahku sedang ada acara" kata Anne


"Tidak apa apa an, kita bisa mengobrol lain waktu kan" kata Embun


"Thank you,, Aku pamit ya"


"Yaa, hati hati di jalan"


tiba tiba pengawal yang tadi di suruh sagara untuk mengawasi Embun di bekap dan di singkirkan secara halus oleh Seseorang, dan karena Embun tak merasa membawa pengawal maka dia biasa saja..


Embun pun di bekap dan di bawa ke mobil.. Untungnya seperginya mobil itu Sagara melihatnya dan langsung mengejarnya..


"Bajingan, berani nya dia kepada istriku" kata sagara yang mulai panik


Semua anak buah sagara mengikuti mobil sagara yang mengejar Mobil Penculik Embun


"Aku akan memenggal kepala mereka jika sampai istriku kenapa napa" omel sagara di dalam mobil


Mereka menembak ban mobil Sagara, sehingga Sagara kehilangan kendali setirnya dan mobilnya menabrak pembatas jalan

__ADS_1


"Sialan" kata sagara kesal


untung saja Ayhan dan anak buah nya segera datang dan sagara dengan cepat naik di mobil ayhan dan menyusul penjahat itu


tiba tiba handphone Sagara berbunyi,


dan Sagara pun segera mengangkat telfonnya


"Sagara Mathew Alexander, kau pasti sedang khawatir dengan istri kecilmu yang cantik ini" kata suara berat di sebrang sana


"Bajingan, jangan kau berani sentuh istriku, atau kepalamu akan ku habisi" kata sagara keras


"Tenang Mathew tenang, aku hanya ingin bersenang senang dengan istrimu seperti yang kau lakukan kepada adik perempuanku" kata laki laki di sebrang sana


"Bajingan, adik perempuanmu itu seorang ******, dia sendiri yang memberikan tubuhnya kepadaku dan membocorkan rahasia bisnismu, berbeda dengan istriku yang seorang wanita baik baik" kata Sagara marah


"Adikku juga seorang anak baik baik mathew, tapi setelah kau beri harapan palsu dia menjadi bodoh dan mengorbankan segalanya untuk laki laki bejat sepertimu. Aku akan bersenang senang dengan istrimu yang sangat cantik ini" pria di sebrang telfon segera mematikan ponselnya


"Tuan mathew kita kehilangan jejak" kata anak buahnya


"Dasar bodoh, kau tidak bisa menyetir?" kata sagara marah


"Tuan, kita lacak saja nomor telfon yang tadi" saran ayhan


"Ide bagus" kata Sagara

__ADS_1


__ADS_2