Cinta Di Atas Hitam

Cinta Di Atas Hitam
Bertemu di Bandara


__ADS_3

Di bandara


Aleya sedang mengurus sesuatu, Dexter dan embun menunggu di kursi tunggu. Dexter berdiri sambil menatap Embun sedangkan Embun sibuk dengan ponsel nya


tiba tiba Embun berdiri dan berjalan


"mau kemana? tanya dexter


"kamar mandi. mau di awasin juga?" jawab embun ketus


"Jangan lama lama. sebentar lagi pesawat kita terbang" kata dexter


Embun melanjutkan jalannya dan pergi ke kamar mandi


dia melihat sekeliling, dan


"Sayang" panggil seseorang


Embun menoleh


"Sayangg, aku kangennnn" jawab embun lalu memeluk sagara


"Ko kamu tau aku di kamar mandi?" tanya sagara


"Sejak tadi kan kita chatingan. ketika kamu izin ke toilet, tentu saja aku segera menyusul" jawab embun


"Kamu enggak kenapa kenapa kan di pukuli orang orangnya daddy kemarin? aku minta maaf ya, gara gara aku semua ini...." ucapan embun terpotong


"pertama aku gapapa, kedua ini bukan salah kamu. orang tua manapun pasti akan melakukan hal yang sama ketika tau anak kesayangan mereka menikah dengan seorang mafia. yang kamu tau sendiri, hidupmu tidak aman denganku, lari larian dengan musuh seperti kemarin" jawab sagara


"No. aku sudah terbiasa dengan itu, lagi pula kau selalu melindungi aku" kata Embun


Sagara memeluk embun erat,


"Aku pasti akan membawa mu kembali bersama ku. kita akan bersama sama lagi" kata sagara


"Aku percaya. yang penting jangan anggap daddy ku musuh mu hehe. jangan bunuh daddy, soalnya aku cuma punya satu daddy hehe" kata embun sambil tertawa


"Mana mungkin aku membunuh orang tua dari perempuan yang berhasil membuat ku jatuh cinta" jawab sagara

__ADS_1


Embun tersenyum mendengar sagara


"Sayang, itu kaya mommy" kata sagara pada embun


Embun menoleh dan benar saja. mereka melihat aleya yang berjalan menuju kamar mandi


"Masuk masuk sayang. kamu masuk toilet laki laki, aku masuk toilet perempuan, setelah aku bawa mommy pergi, kamu baru keluar" kata embun


Lalu mereka pun masuk ke toilet


Embun pura pura sedang cuci tangan di wastafel


Aleya masuk dan tatapan mereka bertemu


"dek, sudah selesai?" tanya aleya


"Kenapa? takut aku kabur sampe di susul kesini?" tanya embun


"Bukan begitu. mommy seperti ini, melakukan yang terbaik untukmu sayang" jawab aleya


"Yang terbaik tapi memisahkan aku dari suamiku" jawab embun


Sagara mendengar semua pembicaraan embun dan Aleya dari balik pintu, untung saja kamar mandi sedang sepi..


Embun berjalan, kemudian di ikuti oleh aleya keluar dari kamar mandi


Sepergi nya embun dan Aleya, Sagara keluar dari toilet


"Maafkan aku sayang, karenaku hubungan kamu dengan mommy jadi retak" kata sagara lirih


Pesawat embun dexter dan aleya pun terbang. Embun mengira dia akan bersebelahan dengan Sagara tapi ternyata orang tua nya membeli tiket VIP


Beberapa jam kemudian


Mereka tiba di indonesia


Embun langsung mengaktifkan sinyal di handphone nya, dia segera menghubungi sagara untuk memilih penginapan di dekat rumah Devano. kakak nya, Agar ketika ingin menemui Sagara embun bisa dengan mudah keluar rumah


Di Bandara internasional soekarno-hatta

__ADS_1


terlihat kedua kakak nya sudah menunggu Embun, Dexter dan Aleya


"Adekkkk" Teriak devina sambil merentangkan tangannya


"Kakakk" kata embun membalas pelukan devina


"Kakak kangen tau dek sama kamu" kata devina


"Embun juga kangen banget sama kakak" jawab Embun


"Aku di lupain nih?" tanya devano


"Nggak dong. Embun kangen kangen kangen bangett sama kak Vano" kata embun


"Hallo my queen, kangen sama aunty enggak?" tanya Embun


"Ade kangen sana onty. tapi onty jarang pulang" jawab Queen anak Devano dan Riana


"iya, sekarang aunty pulang nih. sini gendong aunty" ajak Embun


"El mana kak?"


"Sama mas Rey" jawab Devina


"Kakak berapa bulan?" tanya Embun sambil mengelus perut Devina


"4 bulan dek"


"Mbak Ria juga isi lagi tau"


"Mbak ria berapa bulan?" tanya Embun


"Baru 2 bulan mbak" jawab Riana


"Mbak Ria kebiasaan deh, panggilnya Embun aja. jangan pake mbak lagi" protes Embun


Riana hanya tertawa


.

__ADS_1


.


Devano dan Devina kembar kakak nya Embun, sementara Embun dan kedua kakaknya berjarak 8 tahun. Sedangkan Devano dan Riana berjarak 10 tahun, yang artinya Riana 2 tahun lebih muda dari Embun


__ADS_2