
Di rumah
Aleya, Devina, dan Riana sedang mengobrol bersama
"Dek kamu tau enggak? kalo baby nya udah sekitar 16 minggu keatas dia bakal nendang nendang" kata devina
Embun hanya tersenyum sambil memegangi perut nya
"Aku waktu hamil queen, enggak ada tendangan sampe ke 24 minggu. aku sampe takut banget, takut anakku kenapa kenapa. untung mas vano itu dokter" kata Riana
"mommy ketika mengandung, diantara vano dan vina, embun yang lebih sering menendang, daddy sama kak vano yang selalu mengelus elus perut mommy, sampai embun tenang" sambung aleya
"kira kira usia kandunganku berapa hari ya" tanya embun heran
"kenapa kamu bertanya demikian?" tanya devina yang bingung
"aku sama sagara aja baru malam pertama, eh pagi nya malah di pisahin" jawab Embun polos
"ya allah dek" kata mommy aleya sambil tertawa, menertawakan kepolosan embun
"berarti kamu baru sekali dek?" tanya Devina
Embun mengangguk
"Tokcer juga pedang sagara" kata Devina sambil tertawa
"kakak ihh" kata aleya
"gapapa kali mom, kan semuanya juga sudah menikah ini" jawab devina
"Perempuan kalo ngobrol mesum juga ya ternyata" kata devano yang baru saja datang bersama reynathan suami devina yang kebetulan mendengar obrolan mereka
__ADS_1
"enggak kak, ini cuma kembaranmu yang otaknya mesum" jawab Embun
"tapi emang bener, Sagara tokcer juga. baru pertama kali main, terus 18 hari kemudian embun hamil" kata devina
"mamiiiii" panggil reynathan"
"apa sih pih orang bener juga"
"anak itu anugrah dari tuhan, kita tidak pernah tau kapan datangnya" kata aleya
tiba tiba dexter datang dengan wajah serius
devina langsung terdiam
"kakak kenapa enggak nyeloteh lagi pas daddy pulang?" tanya embun berbisik
"diem dek" kata devina yang takut
"dek ikut daddy ke ruangan kerja daddy" panggil dexter dengan nada serius
Sekarang giliran embun yang degdegan
"kak" panggil embun takut
"gapapa, kakak akan selalu ada di belakangmu" kata devano berbisik
Devano dan Embun sadar, dexter pasti akan membicarakan tentang sagara
Embun pun berjalan mengikuti langkah kaki dexter masuk ke dalam ruangan kerja dexter
Embun menunduk dan tak berani menatap dexter
__ADS_1
"daddy tau, suami mu ada di indonesia. dimana dia menginap?" tanya dexter menatap embun lekat lekat
Dugaannya benar, daddy pasti menanyakan keberadaan sagara
Embun tetap diam, dan tetap menunduk
"Adek, sedang bicara. dimana attitude mu?" tanya dexter serius
"maaf daddy" jawab embun lalu menatap dexter
"dimana sagara menginap?"
"aku belum pernah bertemu dengannya secara sembunyi sembunyi dari daddy dan mommy kok" jawab embun
"itu bukan jawaban dari pertanyaan daddy"
"daddy, sagara ikut ke indonesia untuk memperjuangkan aku, dia berkali kali menelfon akan menemui dan memohon kepada daddy tapi aku yang melarangnya, dia kesini untuk memperjuangkan aku, kumohon jangan sakiti dia lagi hiks..hiks..hikss" kata embun menangis
Dexter mendekati embun, dengan pandangan lurus dia memeluk embun dengan gaya cool nya
"daddy hanya bertanya dimana dia menginap. minta dia untuk datang kesini bertemu dengan daddy kemudian mengantarmu periksa ke rumah sakit besok pagi" kata dexter sambil mengusap kepala Embun
"daddy seriuss?" tanya embun berbinar binar
Dexter mengangguk
"daddy, i love u so muchhhhhh" kata embun lalu memeluk dengan erat badan dexter
.
.
__ADS_1
Ayo like n komen!!!!