
"Ketika menikahi istriku 4 tahun yang lalu. aku menikahinya karena perjarjian kontrak, tidak ada cinta di antara kami. Istriku melayaniku dengan baik, bahkan dia menawarkan keperawanannya untuk suami kontraknya, aku sebagai laki laki pasti tidak menolak. sejak saat itu kami saling mencintai, hingga akhirnya istriku mengandung. di hari yang sama aku akan memberitahukan berita kehamilan ria pada daddy dan mommy, di hari itu juga mommy dan daddy mengetahui tentang nikah kontrakku bersama Riana. daddy menamparku dan mertuaku membawa paksa ria pergi dari diriku. hanya saja saat itu ria langsung bicara kalau daddy tidak bisa memisahkan anak ria dari ayah nya" kata devano bercerita
"Ko embun enggak tau kak" tanya embun memotong ucapan devano
"Kamu kebiasaan kalo ada orang cerita suka motong" kata devano
"Embun waktu itu sudah berangkat ke newyork" sambung devano
"Lalu kelanjutan ceritanya gimana kak?" tanya sagara
"Akhirnya daddy dexter dan daddy Al mertuaku, mengizinkan kami bersama lagi" jawab Devano
"Jadi, kesimpulan dari cerita kak vano. embun hamil dulu kali ya biar enggak di pisahin sama daddy" kata embun
"Kamu fikir hamil segampang jidatmu" jawab devano
"Sagara, apakah kamu benar benar bersedia memperjuangkan Embun?" tanya devano
"Tentu saja kak"
"Ambil hati daddy. hanya saja kamu pasti akan menerima pukulan pukulan dari orang orangnya daddy. itu resiko yang kamu hadapi" kata devano
"Jangan"
"Aku bersedia. aku juga akan berubah untuk istriku" kata sagara mantap
"Jangam sayang. aku gamau kamu kenapa napa" kata Embun
__ADS_1
"Kamu mungkin tidak tau daddy. tapi semakin Sagara tahan banting, daddy akan semakin luluh. artinya sagara benar benar memperjuangkan kamu dek" jawab devano
"Aku akan memperjuangkan embun kak. dalam hal apapun, dia cinta pertamaku. aku tidak mau kehilangan cinta pertamaku" kata sagara
"Really?" tanya devano sambil tertawa kecil
"Sure. aku tak memiliki hati sejak daddy meninggal, paman emil yang mendidikku untuk tidak berperasaan. tapi kemudian setelah kejadian aku menikahi embun, aku hidup bersamanya dan aku mengenal apa artinya cinta" jawab sagara
"Berarti kamu tidak pernah merasakan patah hati?" tanya devano lagi
"Pakek nanya. Saat ini kami berdua sedang patah hati kakak" jawab embun
"Mintalah kepada tuhan, supaya kalian berjodoh. percayalah semua ini akan menjadi kisah indah yang bisa kalian kenang suatu hari nanti" kata devano
"Di setiap sholat aku selalu berdoa meminta jalan keluar"
Embun dan sagara mengobrol sambil berpelukan. embun menyenderkan kepalanya di dada sagara. sedangkan devano memainkan ponselnya.
1 jam kemudian
"Sudah, aku sudah bosan melihat kalian bermesraan di depanku" kata devano
"Kakak Aku masih mau bersama suamiku"
"Ini sudah jam 5, kalian harus berpisah. kalau tidak daddy dan mommy akan mencari kita seperti jaman ketika embun masih SMP" kata devano sambil tertawa
"Ayo sayang. kita bisa bertemu lagi nanti, perpisahan ini hanya sementara" kata sagara
__ADS_1
Embun memeluk sagara erat, sagara mencium kening embun.
"Kakak sana keluar duluan" titah embun
"Kalian mau ngapain?" tanya devano
"Kakak ayolah. aku mau apapun bebas dong, kakak lupa sagara suami sah ku?" jawab embun
"Kalian mau mengikuti jejaku?" tanya Devano sambil tertawa dan berjalan keluar ruangan
Cupp
Embun mencium bibir sagara. Sebelum di lepaskan, sagara segera menahannya dan ******* bibir nya. setelah lama berciuman sagara pun melepaskannya
"Sayang aku kehabisan nafas" protes embun
"Maaf sayang. aku kangen banget soalnya, enggak ada morning kis apalagi morning ***" jawab sagara fulgar
"Kamu kalo ngomong jangan asal. ada ka vano di luar" protes embun
"Kami sama sama laki laki. kakakmu pasti mengerti" jawab sagara
.
.
Jangan lupa like n komen ya
__ADS_1