
Setelah satu jam lebih, Andra ambruk di sebelah tubuh Kinar yang sudah terlelap karena kelelahan. Andra memeluk erat tubuh Kinar, mendekapnya dengan hangat.
"Aku sangat merindukan mu Kinar" mencium tengkuk wanita dalam depkapannya.
Ada rasa bahagia dalam diri Andra melihat bercak merah milih Kinar di atas seprei. tanda itu mengatakan bahwa Andra adalah pria pertama yang dapat merengkuhnya, Dan dia tidak akan membiarakan pria lain melakukan Hal itu padanya.
Andra bangkit menuju kamar mandi, dia membersihkan diri setelah melakukan ritual yang membuat dirinya di banjiri oleh Keringat .
setelah rapi dengan baju santainya, Andra mengambil Hpnya yang ia letakkan di atas meja. Andra mencari nama mamanya Dan menelepon wanita itu.
"Ada apa sayang?" Tanya seseorang di seberang.
"Kalian sudah berangkat kan?" Tanya mama lagi
"Andra Dan Kinar tidak jadi pergi ma, Kinar sedang sakit" jawab Andra
"Apa? Kinar sakit? kok bisa, perasaan tadi malam dia baik baik saja" Tanya mama penasaran
"Kalau mama tidak Percaya, nanti Andra kirimin foto Kinar" Tanpa menunggu jawaban mama yang akan sangat panjang Andra memutuskan sambungan teleponnya lebih dulu. dia kembali menghampiri Kinar yang sudah dia tutupi dengan selimut.
Andra mengambil beberapa foto kinar, Dan mengirim ya ke mama. mau tidak mau mama bella Percaya dengan ucapan Andra.
Andra mengusap sisa air mata di wajah Kinar yang sembab. Andra mengecup keningnya cukup lama, berharap suatu saat Kinar akan kembali menjadi Kinar yang dia kenal dulu.
Andra bangkit, berlalu meninggalkan Kinar di dalam kamar, Dan saat Andra sudah benar benar menutup pintu Kinar kembali terisak. Dia tidak menyangka Andra akan melakukannya padanya.
Meskipun dia sudah menjadi istrinya, bukankah mereka sepakat untuk tidak melakukan Hal yang di lakukan suami istri, kenapa Andra mengingkarinya.
__ADS_1
Padahal Kinar Masih menjaga kehormatannya untuk seseorang yang benar benar mencintainya Dan dia cintai.
Lalu apa perasaan Andra padanya? Bahkan dia sendiri yang melempar syarat syarat itu terlebih dahulu pada Kinar.
Mungkin kalau dulu, Kinar akan melakukannya dengan senang hari. karena dia tau, dulu Andra melimpahkan semua perhatian Dan cintanya pada Kinar. Tapi setelah kejadian enam tahun lalu di bar, semua menjadi hancur. hubungannya yang hampir melebihi batas persahabatan, sirna dalam sekejap.
Kinar berjalan ke arah kamar mandi, tubuh yang sudah polos itu terpampang jelas di cermin, air matanya kembali tumpah melihat tanda kecupan yang di tinggalkan Andra di tubuhnya. Kinar meremas jemarinya kuat.
kenapa kau tidak pernah berhenti menoreh Luka dalam hati ku Andra. Kinar menangis dalam diam, guyuran air shower menyapu tubuh polosnya Dan membuatnya kembali menjadi lebih segar.
Setelah cukup lama, Kinar yang hendak melangkah. merasakan perih di daerah intimnya, meskipun Kinar baru pertama mengalaminya dia akhirnya tau penyebab nyeri itu datang.
Kinar mencoba mengabaikannya Dan melangkahkan kakinya perlahan menuju ruang baju.
...****************...
"tuan dimana ya pak?" Tanya Kinar ketika melihat penjaga di depan
"tuan katanya mau pergi sebentar Nona, tidak tau kemana" jawab penjaga itu
"Baiklah" Kinar menuju Indri yang sudah dia hubungi tadi sebelum mandi
"Ini yang Anda minta Nona" menyodorkan map pada Kinar
"Terimakasih" Kinar menerimanya Dan kembali pada penjaga yang Masih stay di tempatnya
"Berikan ini pada tuan" ucapnya Dan berlalu Tanpa menunggu jawaban Dari penjaganya
__ADS_1
penjaga itu hanya Memandang heran kepergian Kinar, namun dia mengabaikannya karena dia berpikir Kinar hanya akan pergi ke Perusahaan sebab saat masihlah jam kerja
Kinar Memandang nanar pemandangan di luar jendela Mobil, pandangannya kosong. indri yang sedari tadi memperhatikannya merasa sangat khawatir dengan sikap Kinar yang tidak biasa dia lihat. Apalagi beberapa saat lalu setelah dia mendapat telfon Darinya.
"Indri?"
"iya Nona"
"keberangkatan ku ke Paris apa bisa di percepat?" tanyĆ Kinar pada Indri. perjalanan bisnis yang seharusnya Masih akan di laksanakan bulan depan tetapi Kinar ingin mempercepat kepergiannya.
"Sepertinya Masih harus menunggu minggu depan Nona" jawab Indri
"Baiklah, lebih cepat lebih baik" ucapnya Dan kembali Mengalihkan pandangannya
...****************...
"Tuan, Nona tadi menitipkan ini pada saya" ucap Penjaga tadi ketika Andra turun Dari mobilnya
"Memang Kinar kemana?" Tanya Andra penasaran Dan mengambil map yang di sodorkan padanya
"Sepertinya ke Perusahaan tuan" jawab penjaga itu lagi
Andra mengangguk Dan masuk ke dalam rumah membawa makanan yang Dia beli untuk Kinar, namun Makanan itu tergeletak ke lantai setelah Andra melihat isi map yang Kinar berikan.
Surat perceraian. Andra meremas kertas yang dia pegang Dan kembali melajukan mobilnya. dia menuju ke arah Perusahaan Kinar dengan perasaan marah sekaligus rasa takut. dia takut Kinar akan benar benar ingin meninggalkannya Dan dia juga marah karena Kinar Masih berpikir untuk pergi Darinya.
Jika Kinar benar benar pergi meninggalkannya bukan hanya rencana bulan madu yang gagal tapi rencananya untuk kembali dekat dengan Kinar juga akan gagal
__ADS_1