Cinta Di Balik Kebencian

Cinta Di Balik Kebencian
Sahabat dan Rekan Bisnis


__ADS_3

"Ambilkan semua baju keluaran musim ini yang sesuai dengan ukuran istri saya" titah Andra pada salah satu pelayan toko yang dia masuki


"baik tuan" beberapa pelayan toko mengikuti dan mengambil semua yang di punya Andra


tak butuh waktu lama, pelayan tadi membawa beberapa rak gantung yang penuh dengan berbagai model dan warna baju keluaran terbaru musim ini.


Andra melihat lihat baju baju yang di bawa pelayan toko.hhbvhuiuiuibj d


"Kinar kemarilah" ucapnya


"lihat lah, kau suka dengan baju baju ini?" tanyanya lagi


"suka" jawabnya sikat


"kalau begitu bungkus semua baju baju ini dan kirimkan semua ini ke alamat ini" memberikan kartu namanya


"Andra, ini terlalu banyak. aku tidak butuh baju sebanyak ini" tolak Kinar


"tidak apa apa, aku akan tetap membelikannya untuk mu"


"tapi baju ku saja masih banyak yang belum aku pakai" masih tetap menolak


"Kinar ku mohon" memegang tangan Kinar mencoba membujuknya. tatapan Andra kembali membuatnya luluh.


"Baiklah" Andra kembali memerintahkan para pelayan untuk membungkus semua pakaian tadi


setelah melakukan pembayaran dengan jumlah yang sangat fantastis, Kini Andra mengajak Kinar melihat heels sepatu dan sebagian tas untuknya. Andra kembali membayar semua yang dia belanjakan untuk Kinar.


"Andra, aku lapar" rengek Kinar.


sebenarnya itu hanyalah sebuah alasannya saja, dia tidak ingin Andra menghabiskan lebih banyak lagi uang hanya hal yang menurutnya bisa dia beli sendiri. Andra menghentikan aktifitasnya dan melihat jam tangan yang sudah menunjukkan jam tiga sore.


"maaf aku terlalu asyik berbelanja untuk mu, kau pasti lapar" ucap Andra dan digangguin oleh Kinar


"kau tidak mau membeli apa apa lagi?" tawa Andra sebelum beranjak dari toko tas yang di kunjungi tadi


Kinar menggeleng. "tidak, itu semua sudah cukup" ucap KInar sembari memperlihatkan senyuman cantiknya


sebenarnya Kinar sudah membeli setelan jas yang menurutnya sangat pas warnanya dengan jam yang sudah dia beli untuk Andra kemarin, tidak lupa pula beberapa dress untuk mertuanya dan memerintahkan karyawan toko untuk mengirim ke alamat hotel yang dimana dia menginap sekarang.


______


Di dalam mobil Andra tidak pernah melepaskan genggaman tangannya pada Kinar, seolah mengatakan bahwa dia tidak akan melepaskan sangka di genggamannya untuk yang ke sekian kalinya.


"Aku mempunyai kenalan disini, dan kebetulan dia juga pemilik salah satu restoran terbesar di negara ini" spontan ucapan Andra membuat Kinar menoleh kearahnya.

__ADS_1


"Gimana kalau kita kesana" ajaknya


"terserah kamu saja" lagi lagi tatapan penuh binar itu membuat Kinar tidak bisa menolak ajakan Andra.


rencana yang awalnya akan membuat Andra kesulitan dalam masa percobaannya namun malah berbanding terbalik ketika dia selalu mendapat kelembutan dan ketulusan dari tatapan Andra yang terpancar.


Andra membelai lembut rambut indah yang tergerai di hadapannya dan meraih wajah Kinar mendekat kearahnya.


CUP.......


kecupan singkat di dahi Kinar kembali membuat darahnya berdesir dan jantungnya pun kembali berdegup sangat kencang.


"Terimakasih" ucap Andra.


kini senyumannya mengembang sempurna di wajah tampannya. sungguh Kinar pun ingin mencium wajah putih mulus tanpa cela sedikitpun itu saat ini, tapi ketika mengingat Andra masih dalam masa percobaan jadi dia menahannya agar tak melakukan hal itu


lagi pula Andra masih hari pertama dalam percobaan tersebut dan tidak mungkin baginya akan mengakhiri itu semudah ini .


Kinar hanya kembali mengangguk dan mengalihkan tatapannya agar tidak kembali bertemu dengan tatapan penuh cinta milik Andra.


Mobil terus melaju, terlihat Andra sedang sibuk dengan hpnya membalas pesan seseorang yang di curigai oleh Kinar. karena Andra sampai melepas genggaman tangannya darinya.


padahal yang dia curigai adalah Andra sedang bertukar pesan dengan teman yang akan menyambut kedatangan meraka nantinya.


sekitar tiga puluh menit mobil berhenti di area parkir restoran mewah yang sangat jelas restoran tersebut hanyalah untuk kalangan kelas atas.


bukannya dia tuan Alex dari perusahaan Roberto Company. Batin Kinar saat Andra menuntunnya ke arah pria yang di kenali olehnya


"Apa kabar Lex?" Tanya Andra kemudian menyalami Alex dengan gaya pertemanan


"Baik, kamu bagaimana? Udah lama balik ke Indonesia?" Tanya Alex


"sekitar dua bulan yang lalu"


"Katanya tidak mau pulang lagi?" ejek Alex sambil terkekeh


" kamu tidak mau ngajak aku masuk nih?" sudah kesel karena tak kunjung di ajak masuk


"Oiya aku sampai lupa, ayo masuk. aku sudah siapkan ruang privat untuk mu" ajak Alex sampai tak menyadari siapa wanita yang berada di pangkuan Andra


Sesampainya di ruang terpisah dari semua pengunjung, bisa di katakan ruangan itu adalah ruangan VVIP. dan sudah tersedia beberapa hidangan yang sudah di pesan oleh Andra tadi saat berada di perjalanan .


"Oiya An siapa yang kamu bawa ini?" tanya Alex seketika langsung memusatkan perhatian pada wanita di samping Andra


"tunggu tunggu" belum sempat Andra menjawab Alex sudah mencegahnya ketika merasa tidak asing dengan wanita tersebut

__ADS_1


"Apa anda sudah melupakan saya tuan Alex?" tanya Kinar menampilkan senyum yang sangat menawan di wajahnya dan Alex langsung menyadari siapa wanita yang di bawa oleh Andra


"bagaimana bisa saya melupakan wanita secantik dan sehebat diri mu nona Kinar" jawab Alex dan mengulurkan tangannya ke arah Kinar.


Belum sempat Andra mencegah, Kinar sudah mengulurkan tangannya pada Alex dan langsung saja pria bule itu mencium punggung tangan Kinar.


"Terimakasih" ucap Kinar, mereka saling melemparkan senyum.


"Kalian sudah saling kenal?" tanya Andra yang terasa di asingkan oleh kedua manusia di hadapan nya ini.


"Dia rekan bisnis baru ku disini, aku kemari bersaing dengan perusahaan perusahan internasional untuk memenangkan kerja sama dengannya" jawab Kinar menjelaskan


"An kamu kenal dengan nona Kinar" tanya Alex.


kesempatan buat kenalin Kinar sebagai istri. Batin Andra, kembali mengembalikan kepercayaan dirinya yang hampir hilang setelah melihat betapa akrabnya Kinar dengan sahabatnya ini.


"Kenalin Lex, Kinar istriku" ucap Andra lantang seolah mengatakan wanita yang di puji puji oleh sahabatnya ini adalah istrinya.


Deg Kinar tidak percaya bahwa Andra akan mengenalkannya sebagai istrinya pada sahabatnya


sedangkan Tawa Alex pecah seketika


"sialan kamu Lex, kenapa tertawa? kamu tidak percaya?" tanya Andra kesal


" ya jelas lah tidak percaya" memegang perutnya yang sakit karena tidak bisa berhenti tertawa, Kinar hanya mengerutkan kening heran kenapa rekan bisnisnya ini yang sekaligus adalah sahabat suaminya tidak percaya bahwa dia istri dari sahabatnya sendiri


"aku tau banget siapa kamu Andra . sudah banyak banget wanita yang kamu tolak di Amrik, bahkan primadona kampus yang menyatakan perasaannya dulu kepadamu kamu tolak mentah mentah" Alex menggeleng gelengkan kepalanya mengingat betapa bodohnya sahabatnya ini


"Dan aku ingat, saat wanita wanita kampus dulu kamu tolak. Kamu selalu mengatakan. Aku sudah mempunyai seseorang di dalam hati ku yang selalu aku rindukan selama ini. itu yang selalu kamu katakan" ucap Alex


Siapa wanita yang di maksud Andra. Batin Kinar , kalau benar memang ada wanita lain dalam hati Andra, kenapa dia meminta kesempatan kedua kepadanya. pikirnya


Dia lupa bahwa Andra selalu mengatakan bahwa dari dulu seseorang yang di cintai Andra adalah dirinya.


"Kamu tidak percaya kan? tanya sendiri pada orangnya" ucap Andra


"nona Kinar, yang dikatakan sahabat saya ini tidak benar kan?" beralih pada Kinar yang sedari tadi hanya menyimak perdebatan kecil antara suami dan rekan bisnisnya.


" tapi maaf tuan Alex semua yang di katakan sahabat Andra sangat benar sekali, dia suamin saya" ucap Kinar


Andra lebih membusungkan dadanya karena dapat pengakuan itu dari Kinar.


"bagaimana? kamu sudah percaya kan?" tanya Andra pad aAlex yang sudah memasang wajah syok tidak percaya wanita yang di dambakan nya sudah berstatus seorang istri dan yang lebih parahnya dia istri sahabatnya sendiri.


"sebentar, Aku masih belum percaya mengingat bagaimana kamu dulu dengan setia selalu menempatkan satu wanita di hati kamu, tapi kamu malah menikah dengan wanita lain" selidik Alex mencoba mencari celah yang dia kira hanya kebohongan sahabatnya saja.

__ADS_1


"atau jangan jangan" tunjuk Alex yang melongo pada Kinar karena tidak menemukan celah apapun di tatapan keduanya.


"iya, tebakan mu benar, dialah orangnya" ucapan Andra seketika membuat Alex percaya dengan semua yang di katakan olehnya.


__ADS_2