
setelah perdebatan itu aku merasa canggung dengan teman-teman ku sampai pulang sekolah pun aku hanya tetap diam .
aku pulang sendiri karna kak rama maupun ayah tak bisa menjemput ku , sampai di rumah aku duduk di sofa ruang tamu aku merasa bingung ,gelisah , marah , dan sedih semua tercampur jadi satu ,
"akhhhhhhhh udah ah nggak tau , mending gue keluar rumah cari angin dari pada pusing mikir in ini " aku langsung kekamar dan menganti pakaian sekolah dengan pakaian santai , setelah selesai aku ambil sepeda ku di garansi ,
aku bersepeda mengelilingi komplek sampai di sebuah supermarket aku berhenti untuk beli es crim , aku memang suka es crim walau umur ku sudah 17 tahun tapi aku tetap menyukai nya , aku makan es crim di depan supermanket itu ,saat aku sedang enak -enak an makan terdengar seperti benturan yang cukup keras di sebrang jalan , aku lansung berlari untuk mmengetahui apa yang sebenarnya terjadi,
setelah tiba ditempat kejadian sudah banyak orang yang membantu , aku menyelip-menyelip untuk melihat korban ,betapa terkejutnya aku saat mengetahui orang yang mengalami kecelakaan itu adalah kak yovi
" kak yoviiiii!!!!" aku berteriak dan langsung menghampiri nya , dia terluka tapi nampak nya tidak terlalu parah, seseorang keluar dari mobil , seorang pemuda yang penampilannya kacau tapi aku tak mengubris nya , aku tetap fokus pada kak yovi
"kamu tidak papa?" aku bertanya kedia karna aku merasa kuwatir akan keadaan nya , terlihat dari wajahnya bahwa dia kesakitan , aku langsung membawanya ke rumah sakit dengan bantuan warga sedangkan orang menabrak juga ikut ke rumah sakit ,
__ADS_1
beberapa menit mobil yang kami tumpangi berhenti di rumah sakit terdekat ,
"suster tolongggggg" aku berteriak untuk meminta bantuan ,aku sangat panik apalagi kak yovi sudah pingsan saat diperjalanan tadi
aku menunggunya diluar ruang UGD dengan seorang pemuda yang menabrak kak yovi, dia menghampiriku dan berdiri didepan ku ,
" maaf saya tidak sengaja , hari ini saya mengalami hal yang buruk jadi saya melampiaskan dengan mengebut di jalan ,saya sungguh minta maaf" katanya padaku
" lu ngerti ngak cara lu untuk melampiaskan kekesalan lu itu bisa bikin nyawa orang lain hilang , lu denger gue baik-baik jika sesuatu terjadi dengan temen gue ,lu nggak akan gue maaf in" aku marah banget sama orang itu karna kebodohan nya kak yovi jadi korban
"iya itu harus karna lu yang salah " kataku dengan pandangan masih menatap ke pintu UGD
setelah menunggu cukup lama akhirnya dokter yang menangani kak yovi ke luar, aku langsung berlari menghampirinya
__ADS_1
" dokter gimana keadaan temen saya?" tanya ku kedokter itu
"syukurlah temen mu baik- baik saja tidak ada luka yang serius , nanti dia sudah boleh pulang " kata dokter menjelaskan
"hussssssss, syukurlah dia baik-baik saja "aku menghela nafas lega , terdengar pemuda itu juga menghela nafas nya setelah mendengar perkataan dokter
"dokter apa saya boleh masuk?"
"boleh silahkan " dokter memperboleh kan aku masuk ,saat aku ingin masuk ke ruangan ada tangan yang menghentikan ku
" tunggu aku akan membayar atministrasi dulu nanti aku akan balik lagi" kata pemuda itu padaku
" terserah " jawab ku cuek , aku langsung mengibaskan tangan nya yang masih menggegam tangan ku
__ADS_1
selesai berkata padanya aku berberlari kedalam ruangan ,