
Saat sampai di depan meja yang kak yovi gunakan johan langsung gebrak mejanya sehingga menimbulkan suara yang nyaring karna meja di resto itu terbuat dari lempengan besi
Nb: aku udah nyeritain siapa kak yovi ke johan waktu disekolahan , itu juga karna terpaksa sebab johan terus - terusan nanya siapa pacar ku
saat itu juga kami menjadi pusat perhatian banyak orang yang ada di dalem resto , kak yovi dan wanita itu mendongak menatap kami dengan raut wajah terkejut
" maksud lu apa ?" kak yovi berdiri dan mencengkram kerah baju johan
kak yovi nggak liat aku karna aku ada di belakang pungung johan
" Ri Rina ??" saat kak yovi melihat ku dia melepaskan cengkraman dari kerah johan dan berjalan kearah ku
aku menatap nya dengan amarah , sumpah aku benci dia sekarang ,mata ku memanas mati- matian aku nahan agar air mata ku nggak keluar
" ka kamu ke kenapa disini?" tangan nya keangkat ngusap pipi ku tp langsung ku tepis kasar
" harus nya gue yang nanya , kenapa lu disini ?" aku nahan nada suara ku
"aku udah pulang kan aku izin ma kamu cuma 2 minggu yang"
__ADS_1
" kenapa lu nggak ngabar in gue , kenapa hp lu nggak aktif dan selalu sibuk ha?!"
" itu karna aku ada tugas kuliah yang " jawab kak yovi
" Sayang dia siapa ?" tiba- tiba cewek yang makan satu meja dengan kak yovi berdiri dan langsung memegang lengan kak yovi
" sayang?, siapa dia ?" aku mulai greget ma suasana ini
" sayang dengerin aku dulu " kak yovi mencoba memegang tangan ku tp aku selalu menepisnya
"SIAPA DIA HAH??!!!" emosiku nggak bisa aku tahan lagi
kak yovi tetep diam sambil natep aku
" HEH LU TU SIAPA BERANI- BERANINYA BENTAK PACAR GUE HAH?!!!"
bukan kak yovi yang menjawab melainkan cewek yang ada di sebelahnya
" pacar?, hah" aku tersenyum miring , ternyata orang yang selama ini aku percaya mempunya i sifat sebrengsek ini
__ADS_1
" LU DUA IN GUE DENGAN CEWEK MURAHAN KAYAK DIA !!!!"
" plak" telapak tangan kekar mendarat mulus di pipiku , kak yovi nampar aku keras ( nggak usah nanya gimana rasanya , PERIH cuy)
" LU UDAH NGEHINA PACAR GUE ,LU YANG MURAHAN , LU YANG NGGAK TAU TERIMA KASIH , MASIH UNTUNG GUE MAU PACARAN AMA ORANG BURIK KAYAK LU , SADAR DIRI DONG BAHKAN LU AMA DIA BEDA LEVEL " rentetan kata - kata menusuk yang begitu tajam lolos dari mulut kak yovi , kata- kata yang sangup menghancurkan hati yang selama ini aku jaga hanya untuk nya
" brukkk" kak yovi tersungkur ke lantai resto sebab johan membogem wajahnya lalu johan menindih tubuh kak yovi sambil meremas bajunya
" BRENGSEK LU ANJING ,LU NGGAK PANTES BUAT RINA , BAHKAN RINA BISA DAPET ORANG YANG JAUH DARI LU ,JANGAN MIKIR KALAU LU PALING BENER ANJINGGG ..... " kata johan dengan suara penuh amarah
" bruk bruk bruk" johan meninju wajah kak yovi beberapa kali
karna suasana udah kacau banget aku berusaha melerai keduanya , aku menarik johan dari atas kak yovi
aku menatap kak yovi yang sedang memegang i wajah nya , darah mengalir dari bibir , pelipis dan juga pipi
" kita putus" aku langsung berlari meninggalkan resto membelah kerumunan yang sengaja berkumpul untuk menyaksikan keributan , ada juga yang sengaja merekam nya
(ramen nya udah di bayar ya )
__ADS_1