
" hahahahahahahah" semua yang ada disini tertawa hanya aku yang diam karna aku tak mengerti apa yang sedang mereka tertawakan ,
aku melihat kak rama yang duduk disamping ayah untuk memberikan penjelasan kepadaku
" gini lho dek kakak jelas in ya" kak rama bangkit dari duduk nya dan menghampiri ku
"sebenarnya kita semua udah tau kalau kamu akan pulang larut , tadi yovi udah telfon kakak kata nya dia ingin nyatain perasaannya ke kamu" jelas kak rama sambil tersenyum
"apaaaaaa" aku kaget karna perjelasaan kak rama ,aku langsung menoleh ke kak yovi yang ada di belakang ku dia juga tertawa-tawa kecil
"kenapa kamu nggak kasih tau aku sih, terus kapan kamu nelfon kak rama?" aku menghadap kak yovi
" tadi waktu kamu pamit ke toilet "jawab nya
"terus kenapa mama marah -marah nyuruh aku pulang kalau mama udah tau?" aku langsung berbalik ke arah mama
"siapa yang marah ,tadi mama telfon kamu karna mama udah penasaran banget ,gimana jawaban mu tentang perasaan nak yovi ini"
"akh....resek kalian "aku langsung duduk dan memasang wajah cemberut ,
"yah ,mereka tu yah jahil banget,aku kan jadi malu yah" aku mengadu ke ayah sementara mama,kak rama dan kak yovi tertawa melihat ku, wajah ku sudah memerah seperti tomat yang sudah matang beberapa hari
__ADS_1
" udah udah sekarang kita makan malem dulu mama udah siapin makanan buat kita semua,nak yovi kamu juga ikut makan ya , ayok"ajak mama ke kita semua , mama menghampiri kak yovi menarik tangan nya menuju meja makan sementara kak yovi hanya menurut i mama
" dek , baru aja jadi pacar mu tapi mama udah sesayang itu ,kita anak nya malah ditelantarkan" keluh kak rama kepadaku
"iyh yh kita nggak diperdulikan " jawab ku
" kalian berdua ngapain masih disini , ayo mama udah nunggu in tu malah ngosip aja " kata ayah dari belakang ku dan kak rama
"ye ayah lha emang benerkan yah " kak rama berjalan mendahuluiku dan ayah
kami semua berkumpul di meja makan , mama dari dapur membawakan sup ayam yang masih panas terlihat sangat enak , saat kak rama ingin mengambil sup ayam nya tangan nya dipukul mama
"lah ma aku mau makan ma" kata kak rama dengan wajah binggung
" tidak apa tante saya bisa ambil sendiri" sahut kak yovi ,
" kok panggilnya tante lagi sih , panggilnya mama dan ini kamu bisa panggil ayah aja nggak papa" mama melihat ke arah kak yovi
aku , kak rama dan juga ayah hanya bisa diam sebab kalau berdebat dengan mama urusan nya akan panjang nanti ,disela - sela makan mama bertanya sama kak rama
" rama lihat adik mu sekarang sudah punya pacar , terus kamu kapan? " tanya mama tapi kesannya seperti mengoda , mama sengaja tanya itu karna kak rama masih jomblo
__ADS_1
" maunya secepatnya ma tapi belum dipertemukan aja "jawab kak rama ,
setelah obrolan singkat itu suasana kembali hening,
waktu makan malam telah berlalu perut juga sudah terisi penuh , kak yovi langsung pamit pulang karna malam sudah sangat larut
" maaf saya harus pulang sekarang ini sudah sangat malam , besok harus sekolah " kak yovi berkata sambil berdiri dari duduk nya
" iya bener pulang lah adik ipar , kalau nggak kami benar- benar akan terlupakan sebagai anak mama" kata kak rama
" lah apa an tadi adek ipar , bener- bener kakak " batin ku dalam hati,
" aku antar kamu kedepan " aku mengandeng tangan kak yovi untuk keluar dari rumah ,
" makasih atas makanan nya , keluargamu sangat hangat mereka juga suka bercanda " kata kak yovi menatap ku
" hmmm memang tapi sekarang mereka bukan hanya keluarga ku tp keluargamu juga , mama sudah menganggap mu seperti itu bukan , maaf kalau candaan keluargaku terlalu berlebihan " aku menatap kak yovi dia tersenyum melihatku , senyum yang termanis yang belum pernah aku lihat sebelumnya
"makasih yh makasih sekali lagi karna mu aku merasakan kasih sayang keluarga " kak yovi memegang tangan ku
" iya datang lah lagi kapan pun yang kamu mau , rumah ini akan selalu terbuka untuk mu "
__ADS_1
"iya pasti , besok aku jemput kamu kita berangkat sekolah bersama " aku hanya mengaggukan kepala tanda setuju