
aku tak berani untuk bertanya sekarang hal yang lebih baik dilakukan saat ini adalah diam
" ayo barang-barang nya udah saya kemas sebaiknya kita pulang sekarang "kata kak rama memecah keheningan
"ahhh iya iya ayo kak kita pulang" jawab ku dengan menghembuskan nafas lega
kami semua berjalan melewati koridor rumah sakit menuju ke parkiran , baru sampai didepan lobi kak rama bertanya pada ketiga teman ku
" hai apa kalian tidak bawa montor tadi?" tanya kak rama melihat mereka
"tidak kak " jawab riko , memang benar bahwa mereka bertiga tidak membawa kendaraan tadi
"lalu bagaimana kalian pulang nanti" sambung kak rama
" tak apa kak nanti kami pulang maik taxsi saja, jam segini taxsi masih banyak kok kak" jawab cika, terlihat bahwa kak rama sedang berfikir
__ADS_1
" emmmm apa gini aja kak , kan aku bawa mobil gimana kalau rina sama aku terus kak rama sama teman-teman nya rina , gimana?" tiba -tiba kak yovi menyambung , kami yang ada disini kaget karna tak terbayangkan bahwa kak yovi akan mengajak ku pulang bersama nya
"iyh yah gitu juga boleh " kak rama menghiyakan perkataan kak yovi , aku membulatkan mataku
" kenapa kak rama bilang gitu sih , kenapa dia nggak tanya dulu ke aku " batin ku , sementara teman - temanku melihat ku dengan tatapan tajam ,
" ya udah ayok ngapain kalian masih bengong disini" kata kak rama menyadarkan ku dan juga yang lainnya
aku masuk ke dalam mobil kak yovi , baru pertama ini aku naik mobilnya , diperjalanan pulang kak rama duluan sementara mobil yang aku tumpang i dengan kak yovi tertinggal agak jauh
" em rina ,gue mau ajak lu ke suatu tempat karna kemarin nggak jadi gimana kalau sekarang , lu mau nggak ?" kak yovi bertanya padaku tapi tatapan nya masih fokus kedepan
" ada deh , tapi mau kan?"
" iya aku mau " jawab ku singkat tapi dikepalaku banyak sekali pertanyaan yang ingin aku lontarkan padanya
__ADS_1
1 jam kami perjalanan akhirnya kami tiba di sebuah taman , taman itu sangat indah dengan dihiasi lampu lampion beraneka bentuk , ditengah -tengah taman ada kerumunan orang -orang dengan suara tawa mereka ,
" kak kesana yuk kayak nya asik deh" aku mengajak kak yovi untuk mendekat kekerumunan awalnya dia menolak tp karna aku memaksa jadi dia mau iku bersama ku .
sampai di sana aku melihat seseorang dengan menggunakan kostum beruang yang sangat lucu dia menari dengan riang , aku mengulurkan tangan ku kearah badut beruang itu supaya aku bisa menyentuh nya , saat beruang itu melihat ku dia langsung memegang tangan ku , aku senang seperti aku bersentuhan dengan idola favorit ku padahal cuma badut , tak ku sadar i aku memeluk kak yovi sambil terus tersenyum ,
" ya ampun kamu sama beruang itu sama , sama -sama lucu hahahahahah" tawa kak yovi menyadarkan ku , aku langsung melepaskan pelukan ku dari nya
"hihihi maaf ya kak aku nggak sengaja" wajah ku merah menahan rasa malu ,entah apa yang dia pikirkan tentang ku saat ini
" tidak apa , qpa kamu tidak pernah melihat badut dengan berkostum beruang hingga kamu sangat seneng saat melihat nya "
"hiiiiii kak aku ketoilet dulu yh" aku langsung pergi meninggal kan nya mencari toilet di sudut taman, aku berada di dalam toilet cukup lama karna untuk menghilangkan rasa malu ini
"akhhhhh kenapa aku sangat naif sungguh memalukan " aku mencuci wajah ku dengan air keran ,saat rasa malu ku sudah berkurang aku keluar dari toilet , baru beberapa langkah aku menaprak pungung seorang pria
__ADS_1
"brakkk"
"akh , maaf maaf aku tak sengaja " aku meminta maaf padanya , saat dia menghadap ku , aku langsung merasa lega