
karna tak bisa melawan nya aku hanya diam dan menurut tp air mata ku tak kunjung berhenti , di setiap jalan semua siswa -siswi melihat kearah kita dengan tatapan jijik
"Uks?" ya benar dia membawa ku ke uks sekolah ,dia langsung menarik ku kedalam dan mengunci pintu nya
"kenapa di kunci , Hehhh!!!!" aku berteriak tp apa yang aku dapat kan , dia tak mendengarkan ku dan kembali menarik ku
"duduk " kata nya dengan suara yang rendah tp justru membuatku takut , aku langsung duduk diatas ranjang uks sambil menunduk air mata ku terus jatuh membasahi pipi ku , dia (johan)yang ada didepan ku tak seperti johan yang aku kenal
suasana di uks sangat sepi , sunyi karna jam pelajaran telah di mulai lagi dan juga letak uks yang ada di belakang
johan berjalan ke lemari obat dan mengambil kotak P3K dia langsung berjalan dan mendekat ke arah ku
"kalau sakit bilang " lalu dia mengobati luka yang ada di sudut bibir ku , sungguh ini rasa nya sangat perih ,aku berkali- kali meringis kesakitan
"maaf " tiba- tiba dia minta maaf kepada ku tampa sebeb
"untuk apa ?" aku bener- bener bingung dengan sikap nya saat ini
"aku datang terlambat , harusnya aku tak meninggal kan mu disana sendiri maka ini semua tidak akan terjadi " kata nya sambil melihat kearah ku ,saat ini wajah kita cukup dekat , detak jantungku tiba- tiba tidak normal rasa aneh mulai menyapa , aku terus memandangi wajah nya , wajah nya menunjukan kekhawatiran , aku terbawa akan tatapan johan hingga beberapa menit tp setelah nya aku tersadar bahwa aku sekarang milik kak yovi
__ADS_1
aku mencoba menjauh dari nya
" tidak papa ni bukan salah lu " setelahnya dia bangkit , tangan nya mengepal erat wajah nya tiba-tiba menjadi merah
"mau kemana ?" aku memegang tangan nya
"mau bikin hancur orang yang udah sakitin kamu "
"enggak jangan , aku nggak mau ada masalah lagi " aku menatapnya membuat johan yakin akan kata- kata ku
"mereka udah keterlaluan "
"mereka sahabat ku " walau sebesar apa kebencian ku dan seberapa kasar ucapan ku tp masih ada rasa ingin kembali menjadi sahabat
aku takut ,aku bener - bener takut sekarang ,ini pertama kalinya aku lihat johan berteriak dangan amarah ,aku kembali menundukan kepala tak berani untuk menatapnya
"huuufff" dia kembali duduk di depan ku memegang erat tangan ku
"jangan menunduk , kamu orang yang berani , kamu orang kuat , kamu bukan orang lemah .....hanya makian dari mereka jangan kamu masukan ke hati , saya tau itu sangat sakit tp kamu jangan nunduk , jangan nangis , kamu harus buktikan kemereka bahwa apa yang mereka tuduhkan kekamu itu salah mb .....lihat saya " aku langsung menatapnya air mata ku tak ingin berhenti
__ADS_1
"air mata ini nggak pantas jatuh " johan menghapus air mata ku lembut , sumpah demi apa rasa aneh ini muncul lagi , rasa nyaman dan aman saat di dekat nya
"walau pun satu sekolah menjauh dari mb tp saya janji saya nggak akan pernah biarin mb sendiri , saya janji mb ... saya janji " dia langsung memeluk ku
"hangat " batin ku dalam hati , aku membalas pelukan nya ,pelukan yang aku rasakan saat bersama kak yovi kini aku merasakan nya saat johan memeluk ku
sekitar 2 menit kami berpelukan hingga johan melepaskan nya
" makasih " ucapku sambil tersenyum
" iya sama - sama mb ....oh ya mb maaf jika saya tadi membuat mb takut hihihihi" dia mengaruk tengkut nya yang mungkin tak gatal
"iya nggak papa ,makasih banget johan lu udah nguatin gue , makasih lu udah ada buat gue ,makasih karna lu gue nggak sendiri , gue bener- bener berterima kasih ke elu "
dia tersenyum dan mengangguk , setelah mengobat i dan berbincang sedikit johan mengajak ku pulang
" kok pulang kan ini sekolahnya belum selesai "
"santai mb saya akan izin kan kalau mb sakit , lalu saya antar mb pulang "
__ADS_1
setelah izin kami pun pulang , diperjalan an kami berdua banyak tertawa , hari kemarin dan hari ini berbeda , benar- benar berbeda , dia sahabat ku sekarang yang akan membuatkan ku cerita tampa kak yovi yang akan membuat ku nyaman saat kak yovi tak ada
dia johan