Cinta Membawa Luka

Cinta Membawa Luka
Pertemuan berujung petaka


__ADS_3

" Mas ke rumah teman sayang, teman mas baru pindahan di komplek sebelah, dia juga buka usaha kelontong kecil- kecilan, jadi mas membantunya menata barang dan lainnya" jelas dika panjang lebar dengan gugupnya.


" Rumah teman apa rumah mantan "? ucapku asal.


" Sayang mas benar-benar hanya menganggap dewi sebagai teman, dan mas murni hanya niat membantu, itu saja " Mas dika keceplosan


" Ohh jadi benar, rumah mantan "timpalku lagi.


" Hubungan mas sama dewi sudah lama berlalu sayang, sekarang istri mas adalah kamu sayang, kamu yang mas cinta " ucap mas dika


" Mas mohon sayang, mas janji tidak akan menemui dewi lagi " bujuk mas dika


" Sayang satu- satunya wanita yang mas cintai "


" Mas mohon maafkan ke khilafan mas sayang "mas dika meneteskan air mata.


" Mas hatiku sudah terlanjur terluka dan tidak bisa sembuh begitu saja, aku butuh waktu mas "ucapku lirih


" Baiklah sayang, mas janji kejadian itu takkan terulang lagi, mas akan berusaha agar sayang bisa memaafkan kesalahan mas "mas dika mendekat memeluk ku


Bagiku selama ini mas dika adalah seorang suami tanpa cela, ia taat beribadah, selalu memenuhi nafkah untukku lahir dan batin, walau hingga kini kami tak kunjung di karunia si buah hati tapi tak membuat cinta mas dika berkurang padaku, rasanya tak sanggup ku membayangkan jika suatu saat mas dika memberikan cinta dan kasih sayang nya pada wanita lain.


          4 bulan kemudian. .


" Mas aku pamit ke salon ya " ku cium takzim tangan suamiku


" Iya sayang, mas juga mau ke toko, tapi mas mau ke kamar mandi dulu " ucapnya.


" Baiklah aku duluan ya mas "


Assalamu'alaikum "


. .


Drrtt... Drrtt.. drrtt..


" Assalamu'alaikum, siapa ya "sapa dika sopan


" Waalaikumsalam mas, ini dewi mas "


Deg!!


" Adapa wi, kenapa menelfon saya "tanya dika datar


" Mas dika bisa ke sini sebentar, tolong dewi "


" Ada apa dewi "?

__ADS_1


" Mas tolong dewi mas, (terdengar dewi bicara sambil menangis) "


Lalu tanpa bertanya lagi dika mematikan telepon dan bergegas ke rumah dewi, dika sudah melupakan janjinya kepada sang istri.


Assalamu'alaikum, dewi "!


waalaikumsalam,"


dewi berlari ke arah dika dan memeluknya.


Jangan begini dewi, katakan ada apa..


" Mas aku kena tipu investasi bodong, semua modal usaha ku habis semua mas " ucap dewi terisak.


            ****Di tempat lain****. .


" Gimana salon hari ini sin? "


" Lancar-lancar saja buk? "jawab sindy salah satu karyawan salon.


" Alhamdulillah, hari ini juga rame ya sin "


"Iya buk, alhamdulillah rezeki kita lancar, nanti bonus juga pasti meluncur buk" sindy menjawab sambil terkekeh.


"Bisa aja kamu sin, kalo soal bonus bisa di atur sin,, kalian kerja saja yang benar ", ucapku tersenyum.


****Di rumah dewi****. .


" Dewi harus gimana mas, dewi bingung mau ngadu kemana "ucap dewi sendu.


" Ini musibah wi, kamu harus sabar "ucap dika


"Mas, gimana ya nasibku setelah ini, semua uangku lenyap tak bersisa, termasuk semua uang tabungan ku selama ini "dewi mengeluhkan nasibnya.


" Kamu pasti bisa melewati ini dewi, bukalah kedai seperti biasa, setidaknya ada perputaran uang yang bisa kamu gunakan dari hasil penjualan sehari-hari untuk makan " ucap mas dika.


"Mas diminum tehnya, keburu dingin karena dengar curhatku " pinta dewi tersenyum simpul.


Dika menyeruput teh nya, berniat setelah habis minum ia akan langsung pulang, teringat jika istrinya tau ia menemui dewi lagi pasti kali ini sang istri takkan memaafkan nya lagi, haripun hampir sore, dika ingin beranjak dari tempat duduknya, tiba-tiba rasa kantuk melanda dan Brukk, dika terduduk kembali dan tertidur.


. . .


Aku tiba di rumah hampir magrib, karena tadi mampir dulu beli makanan buat ku makan dengan mas dika nanti, kulihat mas dika tak ada di rumah, **apa masih di toko ya**, pikirku.


Aku lalu masuk ke kamar dan membersihkan diri, jam sudah menunjukkan pukul 20.15 wib, namun mas dika tak kunjung pulang, handphone mas dika pun tidak aktif.


Tiba-tiba..

__ADS_1


Drrt.. drrt...


IBU MERTUA CALLING


" Assalamu'alaikum nak "mertua ku berbicara.


" Waalaikumsalam ibuk, apakabar buk, sehat ? ", tanyaku sopan.


" Alhamdulillah nak, ibu sehat. . ibu ingin mengabari kalau besok ada sedikit acara di rumah ibu, pulanglah nak, Heni besok lamaran "tutur ibuk terdengar bahagia.


"InsyaAllah buk, Nanda usahakan datang buk" jawab ku.


"Baiklah nak, Hati-hati di jalan pulang nanti, assalamu'alaikum"


"Waalaikumsalam".jawabku


tuutttt.... tuutttt..


aku mencoba menghubungi mas dika lagi, dan handphone nya sudah aktif.


" Assalamu'alaikum sayang, mas segera pulang sayang, tunggu mas ya, tut. "telepon di matikan tanpa sempat aku berkata-kata.


Aku duduk termenung menunggu kepulangan suamiku.tak lama terdengar suara motor mas dika memasuki halaman rumah.


" Assalamu'alaikum "mas dika memberi salam


" Waalaikumsalam " jawabku


"Duduk mas, minum dulu " ku suguhkan segelas teh hangat untuk suamiku.


" Terimakasih sayang " ucap mas dika tersenyum.


Ku lihat wajah mas dika agak pucat, Apa mas dika sakit, batin ku.


"Darimana mas " tanyaku.


" Dari toko sayang, tadi mas pusing jadi tiduran sebentar di toko, lalu mas pergi keluar untuk membeli obat, makanya mas terlambat pulang " jelas mas dika.


"Oh.. ya sudah istirahat lah mas, wajah mas sangat pucat" ucap ku.


Mas dika berlalu dan masuk ke kamar.


bzzt.. bzzt..


Hp mas dika tertinggal, tampak notifikasi layar mengambang, kuraih ponsel mas dika dan


DEG !!

__ADS_1


"Jangan marah mas, aku tau kamu juga menikmati nya"pesan masuk dari nomor tak dikenal.


__ADS_2