Cinta Membawa Luka

Cinta Membawa Luka
Episode 19


__ADS_3

" ihhhh , apaan sakit tau" setelah melepaskan tangan nya dari pipi ku aku berdiri


"mau kemana?" tanya nya sembari menarik ku untuk duduk lagi


" aku mau pulang udah malem , nanti ayah,mama dan kakak ku mencari ku " aku melepaskan gengamanya


"y udah aku antar"


"nggak nggak lu lagi sakit udah lu dirumah aja, gue bisa pulang sendiri "


"tapi ini udah malem , nanti kalau terjadi apa-apa di jalan gimana" wajahnya menatapku dengan kekuwatiran


" udah nggak papa, aku pulang dulu ya" aku beranjak dan pergi dari rumah kak yovi ,


menuju jalan raya di depan untuk menunggu angkot , sudah hampir 10 minitan tidak ada 1 pun angkot yang lewat , sampai tiba - tiba ada montor yang berhenti didepan ku , saat orang itu membuka hlem nya


" Riko?" orang yang berhenti di depan ku adalah riko sahabat ku


"ngapain lu ada disini?" tanya nya heran yang melihat ku


" tadi gue abis nolong in kak yovi ,dia kecelakaan jadi gue bantu in dia" jelas ku pelan -pelan

__ADS_1


"tapi lu jangan kasih tau alex ama cika ya gue takut mereka marah " lanjutku dengan memohon kepadanya


"gue nggak boleh kasih tau mereka karna lu takut mereka marah , lalu gue ,gue juga temen lu gue juga nglarang lu buat deket-deket sama tu orang , lu kira gue nggak akan marah apa?" riko berkata dengan nada tinggi di depan mukak ku, tapi aku sudah terbiasa dengan itu


"ya kan lu sahabat gue yang paling pengertian ma gue ,jangan marah dong maaf ya ya gue mohon ama lu ....plisssssss"


"y udah ya udah gue maaf in lu "


"yeeessss , makasih riko lu emang sahabat ku ter baik deh ,emmmm gue numpang lu ya , gue tadi naik taxsi kesini ya boleh ya" sebelum mendengar riko mengatakan iya gue langsung naik ke montor nya


" gue belum jawab iya lu udah naik " melirik ku dengan tatapan tajam


"hihihihihi, makasih Riko" tampa basa basi lagi riko melajukan montornya dengan kencang


"iya" jawabnya


sampai di depan supermarket aku turun dari montor


"riko makasih ya , lu udah anterin gue " kata ku dengan mengucek mata ku karna sudah ngantuk


"ye itu lu sendiri yang langsung naik, lu nggak papa nih gue anterin sampek sini " bertanya dengan ku

__ADS_1


" iyh nggak papa , bentar jadi lu nggak ikhlas gitu nolong in gue?" aku melihat nya dengan rasa kesal


" nggak hehehehe" dia melaju dengan montor nya sambil menjulurkan lidah nya kearah ku


" dasaaarrrrrr" teriak ku


aku mengambil sepedaku dan ku ayuh sampai depan rumah , setelah masuk kehalaman terlihat mama,ayah dan kak rama menunggu ku di pintu depan ,dari jauh sudah nampak bahwa mereka marah bercampur hawatir


"aduh mati gue" batin ku dalam hati


"ma , yah , kak rama" sapaku sampai di depan pintu


"jam berapa ini ha" jawab kak rama ajak berteriak,


aku melihat jam tangan yang aku kenakaan ternyata jam sudah menunjuk pukul 9 malem


"dari mana kamu?" tanya mama, sementara ayah hanya diam


" kamu tau kamu tu cewek jam segini baru pulang , mana ditelfon dari tadi nggak di jawab -jawab lagi" kak rama mendekat ke arah ku


" maaf , tadi aku nolong in teman ku yang kecelakaan di jalan depan supermarket , aku nganterin dia kerumah sakit dan pulang kerumahnya , habis itu aku pulang kerumah udah cuma itu" jawab ku dengan kepala yang tertunduk

__ADS_1


" dek , ayah nggak marah sama kamu kalo itu yang kamu lakuin tapi setidak nya kamu kasih kabar ke rumah, kamu dimana dan sedang apa jika kamu pulang terlambat , supaya orang rumah nggak kuwatir kayak gini" ayah mendekat dan memberi nasehat kepadaku


"iyah yah maaf , maaf kak ,mah" akhirnya aku berani menatap keluargaku


__ADS_2