Cinta Membawa Luka

Cinta Membawa Luka
Episode 31


__ADS_3

baru pukul jam 5 pagi aku sudah siap-siap karna aku ingin terlihat sempurna didepan pacarku (kak yovi)


" jam segini udah serapi ini ,ckckck..." tak kusangka kak rama sudah didepan pintu kamar ku ,aku sedikit heran melihatnya sudah bangun biasanya dia bangun kalau jamnya sudah mepet


"biarin" jawab ku singkat


"mentang-mentang udah punya pacar kakak dicuek in" kak rama masuk ke dalam kamar ku melihat buku-buku novel koleksiku ,aku tak mengubrisnya dan aku masih sibuk pada penampilan ku


"tingtong" bel rumah berbunyi aku dan kak rama saling pandang , sebenar nya kami sudah tau siapa yang datang sepagi ini kerumah


"biar kakak aja yang bukak in" kata kak rama sambil berjalan keluar kamar dan menuju pintu depan .


sampai didepan kak rama membuka pintunya ,mempersilahkan tamu itu untuk duduk didalam


"adek ipar mau jemput rina , kok pagi banget?" saat kak rama bertanya aku sudah ada disampinnya

__ADS_1


"apa sih kak adek ipar-adek ipar dia tu nama nya kak yovi kita baru pacaran belum nikah " kataku sambil berdiri


"lah emang kenapa orang dia nya mau kok aku panggil adek ipar , iya kan adek ipar" sambil menghadap ke kak yovi , kak yovi hanya tersenyum mendengar pertanyaan kak rama


"iya nggak papa kok kak hihihi" jawab kak yovi sambil nyengir .


"udah yuk kita pergi, nanti ucapan kak rama tambah nglantur lagi kalau kita masih disini "tangan kak yovi aku tarik untuk keluar dari rumah tapi kak yovi menahan nya


"kenapa ?" tanya ku


"oh mama sama ayah udah pergi tadi pagi" kata kak rama


"udah sana ,kakak udah nggak tahan ni lihat kalian berduaan " sambung kak rama sambil melangkah masuk kedalam


"ye bilang aja iri " jawab ku sambil sedikit berteriak

__ADS_1


Didalam perjalanan kami hanya diam karna merasa aneh sekarang setatus kami bukan hanya kakak senior dan junior bukan pula sebagai teman tapi setatus kami sekarang adalah sebagai pacar , beberapa menit kami sudah sampai diparkiran untuk sepeda montor ,ya kak yovi menjemputku dengan sepeda montor nya karna aku yang meminta ,awal nya dia ingin menjemputku dengan mobil tapi aku menolak ,karna menurut ku naik sepeda montor lebih mengasikan dari pada naik mobil .


aku turun dari montor dan berjalan duluan kearah kelas ku sementara kak yovi aku tinggal dibelakang ,walau pun sudah aku tinggal tapi kak yovi bisa menyusul ku


"kenapa buru-buru , malu pacaran sama aku ?" kata kak yovi , aku langsung berhenti saat dia mengatakan itu


"tidak siapa yang malu malahan aku bangga punya pacar ketua osis + ketua basket ganteng lagi , aku buru-buru karna tugas ku belum ku selesaikan"jawab ku berbohong


"ya sudah ayok" ajaknya sambil tersenyum , jujur aku sedikit tertekan dan malu bukan karna pacaran dengan nya tapi karna saat aku dan kak yovi berjalan berdua semua mata memandang kearah kami tapi kak yovi bersikap sangat tenang seakan-akan sudah hal biasa baginya,


sampai dipersimpangan lorong kelas ,kami berpisah memuju kelas masing-masing


sebelum masuk ke kelas jantungku sudah dag dig dug tak karuan sebab aku yakin bahwa teman-teman ku akan marah jika tau kalau aku dan kak yovi sudah pacaran ,setelah berfikir aku langsung masuk kelas dan berlagak tak ada sesuatu yang terjadi


"hai semua" sapa ku kepada mereka tapi tak ada satu pun dari mereka yang menjawab sapaan ku bahkan mereka semua tak menoleh kearah ku

__ADS_1


__ADS_2