
air mata ku menetes dipipi ku rasanya sakit sekali saat sahabat ku sendiri membentakku dan mengacuhkan ku
"apa salah ku ,kenapa mereka seperti itu?" gumam ku dalam hati , aku duduk di bangku ku menangis tampa suara sembari terus mempikirkan perkataan cika
"apa yang tadi cika bilang , kak yovi musuh nya dan dia bilang kalau kak yovi bukan cowok baik , apa maksud nya?" kalimat itu terus terngiang-ngiang di benak ku ,
jam pelajaran di mulai dan aku tidak pemperhatikan pelajaran sama sekali sedang kan teman-teman ku yang duduk di depan dan belakang ku tak mengubrisku seakan-akan aku tak ada
jam sekolah telah usai yang lain sudah keluar kelas duluan sedangkan aku keluar paling akhir , saat aku keluar kak yovi sudah menunggu ku di depan kelas , dia menghadangku dengan tangan nya
"hai apakah kau melamun?" dia berkata padaku, aku menatapnya kesal
" mau apa lu?" aku menepis tangan nya dan berlalu dari hadapannya
__ADS_1
"ada apa dengan mu , sikapmu beda sekali dari kemarin ,apa gue punya salah ama lu?" dia berjalan tepat di samping ku ,karna aku risih akan keberadaannya aku menghentikan langkah ku
" lu tu mau nya apa sih , sekarang mood gue lagi buruk , jadi lu sebaiknya pergi" dia nampak terkejut akan perkataan ku
"gue nggak tau apa masalah lu, gue juga nggak tau apa yang lu rasain , tapi jangan lampias in kekesalan lu pada orang lain" setelah berkata itu dia berlalu bergitu saja ,ada rasa menyesal karna telah membentaknya
" dia benar, harus nya gue nggak membentaknya tadi , karna teman - temanku dia jadi kena imbasnya , apa gue udah keterlaluan" kataku dalam hati , entah apa yang terjadi pada ku hari ini , aku benci cika ,aku kesal dengan alex dan riko sekarang aku membentak kak yovi kakak senior ku sendiri
diperjalanan pulang aku terus menangis dan saat aku hendak menyebrang jalan tiba -tiba sebuah mobil membunyikan klakson nya dengan sangat keras aku terkejut mendengarnya hingga aku terjatuh , untung nya mobil itu bisa berhenti tepat didepan ku ,
" apa kau punya mata ,apa kau bosan hidup , kenapa menyebrang jalan tak lihat kanan dan kiri , aku tadi udah menjalankan mobil ku sepelan mungkin tapi kau , kau ini sungguh ceroboh " dia terus mengomel tampa tau keadaan ku sekarang
"kemari ,aku bantu kau berdiri" aku meraih tangan nya untuk berdiri , saat aku melihat wajahnya aku sempat tersentak sedikit
__ADS_1
"elu?" ternyata orang yang hampir menabrak ku tadi adalah erik , dia adalah pemuda yang menabrak kak yovi kemarin,
" kenapa kau tak melihat jalan nya , maaf sudah mengomel i mu tadi , aku hanya terkejut saat kau tiba-tiba menyebrang jalan" kata maaf terlontar dari mulutnya
"iyh nggak papa gue yang salah jadi gue minta maaf"
"ayo" dia mengajak ku duduk di taman , sebelumnya dia sudah memakirkan kendaraan nya dulu
"apa kamu ada masalah?" tanyanya sambil duduk di dekat ku
" emmmmmm"
"apa kamu ragu untuk menceritakan nya , tak apa kita juga baru bertemu dan kita bertemu di situasi yang tidak tepat , jadi tak heran jika kau ragu untuk menceritakan masalah mu padaku " dia berkata dengan nada yang kecewa
__ADS_1
" emmm, maaf aku tak bisa menceritakan nya ini masalah pribadiku , biarkan aku saja yang memendamnya" jawabku dengan kepala tertunduk
"iya saya mengerti , kamu tunggu disini aku pergi dulu dan akan kembali ke sini jadi kamu harus menungguku okeeee" dia beranjak pergi menuju ke sebrang jalan , sudah terlihat bahwa dia membeli sesuatu